بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
 
MEMBANTAH SYUBHAT UNTUK MENGGANTIKAN COFID19 DENGAN QIF19
 
Kembali banyak yang bertanya (via DM, PM & inbox). Banyak orang awam yang terpengaruh dan bisa jadi mereka percaya. Ini COCOKOLOGI BAHASA. Jawaban dari cocokologi ini adalah:
 
1. Corona bukan dari bahasa Arab, tapi istilah medis.
 
2. Lafal قرن adalah fi’il madhi (past tense), yang artinya merangkaikan, memasangkan, menggabungkan , menghubungkan. Ini TIDAK ada kaitannya dengan penularan virus Corona.
 
3. Tidak ada istilah Corona19. Yang ada itu Covid19. Corona itu nama virusnya, sedangkan penyakit akibat inveksi virus Corona disebut penyakit Covid19.
 
4. Jadi TIDAK tepat pernyataan minta mengantikan Corona19 dengan Qif19.
 
5. Qif19 artinya “Berhentilah 19”. Dari istilahnya saja TIDAK tepat. Dan apakah dengan mengatakan Qif19, wabah akan berhenti? Tentu tidak.
 
Yuk belajar bahasa Arab, karena itulah bahasa Alquran, hadis, dan bahasa agama kita. Ulama menjelaskan bahwa salah satu penyebab kemunduran kaum Muslimin adalah dijauhkan dari bahasa Arab.
 
Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu berkata:
 
تعلموا العربية فإنها من دينكمم
“Pelajarilah bahasa Arab. Sesungguhnya ia bagian dari agama kalian.” [Iqtidha’ shiratal mustaqim hal 521-522 jilid I]
 
 
Penyusun: Raehanul Bahraen
(Alumni Ma’had Al-Ilmi Yogyakarta)
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Twitter: @NasihatSalaf
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
Baca juga:
MEMBANTAH SYUBHAT UNTUK MENGGANTIKAN COFID19 DENGAN QIF19