HATI-HATI DENGAN NIAT MEMPELAJARI ILMU

HATI-HATI DENGAN NIAT MEMPELAJARI ILMU

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

HATI-HATI DENGAN NIAT MEMPELAJARI ILMU
>> Tiga Niatan yang Benar dalam Menuntut Ilmu
 
Di antara ibadah yang paling penting yang mudah mendekatkan seorang hamba pada Allah adalah Tholabul ‘Ilmi atau Belajar Ilmu Agama. Sedangkan perkara yang amat penting yang perlu diperhatikan dan selalu dikoreksi adalah niat dalam belajar. Tidak ada kebaikan yang diperoleh jika seseorang ketika belajar malah ingin mencari rida selain Allah. Oleh karena itu para ulama sangat memperhatikan niatnya dalam belajar, apakah sudah benar ataukah tidak. Karena jika tidak ikhlas, maka dapat mencacati ibadah yang mulia ini.
 
Syaikh ‘Abdus Salam Asy Syuwai’ir mengatakan, bahwa ada tiga perkara yang mesti dipenuhi agar seseorang disebut memiliki niatan yang benar dalam menuntut ilmu:
 
Pertama: Menuntut ilmu diniatkan untuk beribadah kepada Allah dengan benar.
 
Kedua: Berniat dalam menuntut ilmu untuk mengajarkan orang lain. Sehingga para ulama seringkali mengatakan, bahwa hendaklah para pria menguasai perkara haid, agar bisa nantinya mengajarkan istri, anak dan saudara perempuannya.
Imam Ahmad ditanya mengenai apa niat yang benar dalam belajar agama. Beliau menjawab: “Niat yang benar dalam belajar adalah apabila belajar tersebut diniatkan untuk dapat beribadah pada Allah dengan benar dan untuk mengajari yang lainnya.”
Dari sini menunjukkan, bahwa niat belajar yang keliru adalah jika ingin menjatuhkan atau mengalahkan orang lain, atau ingin mencari kedudukan mulia di dunia.
 
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Barang siapa menuntut ilmu hanya karena ingin digelari ulama, untuk berdebat dengan orang bodoh, supaya dipandang manusia, maka silakan ia mengambil tempat duduknya di Neraka.” [HR. Hakim dalam Mustadroknya]
 
Ketiga: Istiqamah atau terus menerus dalam amal dan menuntut ilmu butuh waktu yang lama (bukan hanya sebentar).
 
Dalam belajar itu butuh kesungguhan. Muhammad bin Syihab Az Zuhri berkata:
“Yang namanya ilmu, jika engkau memberikan usahamu seluruhnya, ia akan memberikan padamu sebagian.”
 
Dalam Hadis Riwayat Muslim, Abu Katsir berkata:
“Ilmu tidak diperoleh dengan badan yang bersantai-santai.” [HR. Muslim no. 612]
 
Ya Allah, berilah kami ilmu yang bermanfaat dan niatan yang ikhlas dalam belajar serta beramal.
 
Penulis: Al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc hafizhahullah
Sumber: [Rumaysho.com]

══════

Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke kerabat dan sahabat terdekat..!
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: @NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *