SUNNAH PAKAIAN WARNA PUTIH

/, Fikih dan Muamalah, Muslimah/SUNNAH PAKAIAN WARNA PUTIH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 

 

SUNNAH PAKAIAN WARNA PUTIH

 
Imam Nawawi rahimahullah dalam Riyadhus Sholihin berkata:
“Disunnahkan memakai pakaian berwarna putih.”
 
Pakaian warna putih itu lebih bersih dan lebih bercahaya. Itulah sebabnya Rasul ﷺ menganjurkan memakai pakaian warna putih dibanding warna lainnya. Di antara hadis yang Imam Nawawi maksudkan adalah:
 
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمُ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا مِنْ خَيْرِ ثِيَابِكُمْ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ
 
“Pakailah oleh kalian pakaian yang putih karena itu termasuk pakaian yang paling baik. Dan berilah kafan pada orang mati di antara kalian dengan kain warna putih.” [HR. Abu Daud no. 4061, Tirmidzi no. 994 dan Ibnu Majah no. 3566. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini Hasan]
 
Dari Samurah bin Jundub radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
 
الْبَسُوا الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا أَطْهَرُ وَأَطْيَبُ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ
 
“Kenakanlah pakaian warna putih karena pakaian tersebut lebih bersih dan paling baik. Kafanilah pula orang yang mati di antara kalian dengan kain putih.” [HR. Tirmidzi no. 2810 dan Ibnu Majah no. 3567. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini Shahih]
 
Kata Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin:
“Benarlah apa yang dikatakan oleh Nabi ﷺ. Pakaian warna putih adalah pakaian yang lebih baik dari yang lain. Pakaian putih lebih bercahaya. Kalau pakaian tersebut terkena kotoran, maka begitu nampak, sehingga segera pakaian tersebut dicuci. Adapun pakaian warna lain, kotoran pada permukaannya tidak begitu nampak. Seseorang tidak tahu kalau pakaian tersebut kotor. Jika dicuci pun tidak nampak bersihnya. Makanya Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya pakaian warna putih adalah pakaian yang terbaik, dan kafanilah pula salah seorang mayit di antara kalian dengan kain warna putih.”
 
Juga Syaikh rahimahullah menerangkan, bahwa yang dimaksud pakaian putih adalah pakaian atas dan bawah (kemeja maupun celana atau sarung). Yang terbaik adalah warna putih. Warna tersebut lebih baik. Akan tetapi jika seseorang memakai warna lain tidaklah mengapa, asal tidak menyerupai warna pakaian wanita. Jika itu adalah warna pakaian wanita, maka tidak boleh pria mengenakannya. Karena Nabi ﷺ melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan sebaliknya. Begitu pula dipersyaratkan warnanya bukanlah merah polos. Namun jika ada warna merah, juga putih, maka tidaklah masalah. Demikian penyampaian Syaikh dalam Syarh Riyadhis Sholihin, 4: 270.
 
Semoga bermanfaat.
Hanya Allah yang memberi taufik.
 
 
 
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
[Artikel Rumaysho.Com]

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#SyaikhIbnUtsaimin #hijabsyari #jilbabsyari #pakaianmuslimah #warnapakaianmuslimah #bolehkahpakaijilbabwarnaputih #bolehkahpakaijilbabselainwarnahitam #warnapakaianIslami #hukumpakaianwarnaputih #hukumpakaianwarnahitam #sunnahpakaianwarnaputih #tabaruj #tabarruj
2018-07-13T13:31:24+00:00 13 July 2018|Fatwa Ulama, Fikih dan Muamalah, Muslimah|0 Comments

Leave A Comment