KISAH WANITA PEZINA YANG MEMBERI MINUM ANJING

/, Fikih dan Muamalah, Kisah Muslim/KISAH WANITA PEZINA YANG MEMBERI MINUM ANJING

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

#KisahMuslim, #MutiaraSunnah

KISAH WANITA PEZINA YANG MEMBERI MINUM ANJING

Ada hadis yang membicarakan tentang keutamaan memberikan minum pada hewan. Ini menunjukkan, bahwa Islam mengajarkan untuk berbuat baik pada setiap makhluk, termasuk pula hewan. Di antara hadis yang diangkat adalah membicarakan wanita pezina yang memberi minum anjing, dan akhirnya ia mendapatkan pengampunan dosa. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:

أَنَّ امْرَأَةً بَغِيًّا رَأَتْ كَلْبًا فِى يَوْمٍ حَارٍّ يُطِيفُ بِبِئْرٍ قَدْ أَدْلَعَ لِسَانَهُ مِنَ الْعَطَشِ فَنَزَعَتْ لَهُ بِمُوقِهَا فَغُفِرَ لَهَا

“Ada seorang wanita pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik. Anjing itu menngelilingi sumur tersebut sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia pun diampuni karena amalannya tersebut.” [HR. Muslim no. 2245]

Beberapa faidah dari hadis di atas, di antaranya:

1- Yang dimaksud dengan hewan yang ditolong adalah hewan yang dihormati, yang tidak diperintahkan untuk dibunuh. Memberi minum pada hewan itu akan meraih pahala. Memberi makan juga termasuk bentuk berbuat baik padanya. Demikian penjelasan dari Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (14: 214).

2- Boleh bersafar seorang diri tanpa membawa bekal, selama tidak khawatir kesulitan berat saat safar. (Fathul Bari, 5: 42).

3- Hadis di atas juga berisi motivasi untuk berbuat baik pada manusia. Jika dengan memberikan minum pada anjing bisa mendapatkan pengampunan dosa, maka memberi minum pada manusia tentu pula akan mendapatkan pahala yang besar. (Idem)

4- Boleh memberikan sedekah sunnah pada orang musyrik, selama tidak ada yang Muslim. Namun jika ada, ia lebih berhak. (Idem)

5- Jika ada hewan yang butuh minum, manusia pun demikian. Maka manusia yang lebih didahulukan. (Idem)

6- Memberikan minum pada hewan yang membutuhkan, termasuk pula anjing, akan menuai pahala dan terhapusnya dosa.

7- Besarnya karunia Allah dan keluasan rahmat-Nya. Dia membalas dengan balasan yang besar atas perbuatan yang sedikit. Allah mengampuni dosa orang tersebut hanya dengan sedikit perbuatan, yaitu dengan memberi minum anjing.

8- Seorang Muslim pelaku dosa besar tidak divonis kafir. Bisa jadi Allah mengampuni dosa besar tanpa tobat, karena dia melakukan kebaikan, yang dengannya Allah mengampuninya. Wanita pezina itu diampuni bukan karena tobatnya, namun karena dia memberi minum anjing, sebagaimana hal itu jelas terlihat dari hadis. Tidak mengafirkan seorang Muslim karena suatu dosa adalah sesuatu yang ditetapkan di dalam syariat Taurat, juga dalam syariat Islam.

Semoga bermanfaat.

 

Penulis: Al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc hafizhahullah

Sumber: https://rumaysho.com/7395-kisah-wanita-pezina-yang-memberi-minum-pada-anjing.html

2017-08-07T06:02:34+00:00 7 August 2017|Akidah & Tauhid, Fikih dan Muamalah, Kisah Muslim|0 Comments

Leave A Comment