بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

 #DakwahSunnah

KATANYA SETAN DIBELENGGU TAPI KENAPA MASIH SAJA ADA YANG BERMAKSIAT?!

=====

Dibelenggunya setan pada waktu Ramadan adalah hakikat yang telah disabdakan oleh Nabi ﷺ [Lihat riwayat sahihnya di Sunan Annasa’i: 2106, Musnad Ahmad: 7148].

Adapun mengapa masih ada orang yang bermaksiat, maka ada beberapa jawaban, di antaranya:

  1. Meskipun setan telah dibelenggu, tapi pada asalnya manusia memiliki nafsu syahwat. Ini tidaklah hilang dengan dibelenggunya setan pada waktu Ramadan. Hanya saja pengaruhnya akan semakin lemah.
  2. Sebagian ulama mengkhususkan belenggu itu hanya pada setan-setan kelas kakapnya saja, sehingga setan-setan kroconya tidak demikian. Mereka mengambil pengkhususan ini dari riwayat Imam Nasa’i dalam Sunannya: 2106.
  3. Sebagian ulama memberikan jawaban, bahwa belenggu tersebut tidak melumpuhkan setan secara total dalam mengganggu manusia, namun melemahkannya.

Tingkat lemahnya setan dalam menggoda manusia, sangat tergantung pada kualitas puasa orang tersebut. Semakin tinggi kualitas puasanya, semakin kuat belenggunya, dan semakin lemah godaannya. Semakin rendah kualitas puasanya, semakin lemah pula belenggunya, dan semakin kuat godaannya.

Tapi karena dia tetap terbelenggu pada waktu Ramadan, sehingga godaannya di bulan itu lebih lemah daripada godaannya di bulan lainnya. [Lihat Majmu’ Fatawa 25/246, dan Fathul Bari 4/114]

Silakan di-share. Semoga bermanfaat.

Penulis: Ad Dariny hafizahullah