بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
 

DITULISKAN 20 KEBAIKAN DAN DIGUGURKAN 20 DOSA

 
« إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى مِنَ الْكَلاَمِ أَرْبَعاً سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ فَمَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ عِشْرِينَ حَسَنَةً أَوْ حَطَّ عَنْهُ عِشْرِينَ سَيِّئَةً وَمَنْ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ مِنْ قِبَلِ نَفْسِهِ كُتِبَتْ لَهُ ثَلاَثُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ ثَلاَثُونَ سَيِّئَةً
 
Dari Abu Sa’id Al Khudri dan Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya Allah telah memilih empat perkataan:
• Subhanallah (Maha suci Allah) dan
• Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) dan
• Laa ilaaha illa allah (Tidak ada Sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah) dan
• Allahu akbar (Allah Maha Besar).
 
• Barang siapa mengucapkan Subhanallah, maka Allah akan menulis dua puluh kebaikan baginya, dan menggugurkan dua puluh dosa darinya, dan
 
• Barang siapa mengucapkan Allahu Akbar, maka Allah akan menulis seperti itu juga, dan
 
• Barang siapa mengucapkan Laa Ilaaha illallah, maka akan seperti itu juga, dan
 
• Barang siapa mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin dari relung hatinya, maka Allah akan menulis tiga puluh kebaikan untuknya, dan digugurkan tiga puluh dosa darinya.” [HR. Ahmad 2/302. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya Sahih]
 
Maksud Zikir Empat Kalimat Mulia
Yang dimaksud bacaan Tasbih (Subhanallah = Maha Suci Allah) adalah menyucikan Allah dari segala kekurangan yang tidak layak bagi-Nya.
 
Yang dimaksud bacaan Tahmid (Alhamdulillah = Segala puji bagi Allah) adalah menetapkan kesempurnaan pada Allah dalam nama, sifat dan perbuatan-Nya yang mulia.
 
Yang dimaksud bacaan Tahlil (Laa ilaha illallah = Tidak ada Sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah) adalah berbuat ikhlas, dan menauhidkan Allah, serta berlepas diri dari kesyirikan.
 
Yang dimaksud bacaan Takbir (Allahu akbar = Allah Maha Besar) adalah menetapkan keagungan atau kebesaran pada Allah tala dan tidak ada yang melebihi kebesaran-Nya. [Lihat risalah sederhana dengan judul Fadhlu Kalimatil Arba’, Syaikh ‘Abdur Rozaq bin ‘Abdul Muhsin Al Badr]
 
Empat kalimat mulia tersebut bisa berfaidah, jika bukan hanya di lisan, namun direnungkan maknanya di dalam kalbu, dalam hati yang paling dalam.
 
 
 
www.nasihatsahabat.com
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Twitter: @NasihatSalaf
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
Baca juga:
DITULIS 30 KEBAIKAN DAN DIGUGURKAN 30 DOSA