JANGAN BERBUAT SYIRIK APA PUN YANG TERJADI…!

JANGAN BERBUAT SYIRIK APA PUN YANG TERJADI...!

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

#DakwahTauhid
#MenuntutIlmuSyari

JANGAN BERBUAT SYIRIK, APA PUN YANG TERJADI…!

Tauhid adalah kewajiban hamba yang terbesar, karena itulah hak Allah yang paling agung, dan tujuan penciptaan makhluk, serta misi diutusnya para nabi dan rasul ‘alaihimussalaam. Dan itu pula jaminan masuk Surga dan selamat dari azab Neraka.

Sebaliknya, dosa syirik, dosa yang dapat membatalkan tauhid, adalah dosa yang terbesar, yang TIDAK AKAN diampuni pelakunya jika dia mati sebelum bertaubat. Dan yang paling mengerikan adalah, pelakunya pasti masuk Neraka dan kekal di dalamnya untuk selama-lamanya, menjadi makhluk yang paling hina. Maka apa pun yang terjadi, jangan berbuat syirik…!

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ شَيْئًا، وَإِنْ قُطِّعْتَ وَحُرِّقْتَ ، وَلَا تَتْرُكْ صَلَاةً مَكْتُوبَةً مُتَعَمِّدًا ، فَمَنْ تَرَكَهَا مُتَعَمِّدًا ، فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ الذِّمَّةُ ، وَلَا تَشْرَبِ الْخَمْرَ ، فَإِنَّهَا مِفْتَاحُ كُلِّ شَرٍّ

“Janganlah kamu menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, walau engkau dibunuh dengan cara dicincang dan dibakar. Dan janganlah kamu meninggalkan sholat dengan sengaja. Karena siapa yang meninggalkan sholat dengan sengaja, maka terlepas darinya perjanjian. Dan janganlah kamu minum khamar, karena khamar adalah kunci segala kejelekan.” [HR. Ibnu Majah dari Abud Darda’ radhiyallahu’anhu, Shahihul Jaami’: 7339]

Namun sangat disayangkan, masih banyak orang yang mengaku Muslim, tapi melakukan berbagai dosa syirik. Dan kebanyakan sebabnya adalah karena kebodohan terhadap ilmu agama, dan tidak mengenal tauhid dan syirik. Oleh karena itu wajib menuntut ilmu agama, terutama ilmu tauhid.

 

Penulis: Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah

Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/737895206359964:0

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *