KEUTAMAAN ZIKIR RIDA ALLAH SEBAGAI RAB, ISLAM SEBAGAI AGAMA DAN MUHAMMAD SEBAGAI NABI

/, Fikih dan Muamalah/KEUTAMAAN ZIKIR RIDA ALLAH SEBAGAI RAB, ISLAM SEBAGAI AGAMA DAN MUHAMMAD SEBAGAI NABI

سْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

#DoaZikir

KEUTAMAAN ZIKIR RIDA ALLAH SEBAGAI RAB, ISLAM SEBAGAI AGAMA DAN MUHAMMAD SEBAGAI NABI

Rasulullah ﷺ bersabda:

Barang siapa yang pada waktu pagi mengucapkan:

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-Islaami diinaa, wa bi-Muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.

Artinya:

“Aku rida Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.”

Maka aku adalah penjamin. Benar-benar akan aku pegang tangannya, hingga aku masukkan ia ke dalam Surga [Lihat Ash Shahihah no 2686]

Di antara faidah lainnya juga adalah: Barang siapa yang mengucapkan dikir ini sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka pantas baginya mendapatkan rida Allah. [HR. Abu Daud no. 5072, Tirmidzi no. 3389. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini Hasan]

 

2017-08-11T17:56:00+00:00 11 August 2017|Doa dan Dzikir, Fikih dan Muamalah|0 Comments

Leave A Comment