KAIDAH DALAM MENGAMBIL ILMU DARI SESEORANG!

//KAIDAH DALAM MENGAMBIL ILMU DARI SESEORANG!

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 

KAIDAH DALAM MENGAMBIL ILMU DARI SESEORANG!
 
Al-‘Allamah Asy-Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah al-Jabiri (‘Ulama Besar Ahlussunnah Kota Madinah) hafizhahullah:
 
“Aku menasihati kalian, jika kalian memang mencintai para pemberi nasihat, agar kalian tidak mengambil (mendengarkan) kaset dan (tidak pula membaca) kitab, kecuali dari (pemateri) yang engkau ketahui bahwasanya:
 
1) Mereka di atas Sunnah.
2) Dipersaksikan (oleh ulama sunnah) akan hal itu.
3) Dikenal dengannya (Sunnah).
4) Dan tidak nampak darinya penyelisihan terhadap Sunnah.
 
Ini adalah kaidah umum, baik di masa hidup atau setelah matinya. Siapa yang mati sedangkan dia sebagaimana yang kita sangka berada di atas Sunnah, maka dia di sisi kita (memang) di atasnya. Kita (juga) memohon kepada Allah agar mengokohkan dia di atas Sunnah di Akhirat, sebagaimana Dia mengokohkan di atasnya di masa hidupnya. Aamiin.”
 
Sumber: Majmu’atur Rasa’il al-Jabiriyyah-al-Haddul Fashil hal. 226
 
قال العلامة عبيد الجابري حفظه الله:
أنصحكم إن كنتم تحبون الناصحين ألا تقبلوا شريطا ولا كتابا إلا ممن عرفتم أنه على السنة مشهود له بذلك واشتهر بها ولم يظهر منه خلاف ذلك.
وهذه قاعدة مطَّردة في حياته وبعد موته، فمن مات وهو -فيما نحسبه- على السنة، فهو عندنا عليها، نسأل الله أن يثبته عليها في الآخرة، كما ثبته عليها حياً -آمين-
 
 
مجموعة الرسائل الجابرية – الحد الفاصل ص (٢٢٦)

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#kiatmengambililmu #tipscaramengambililmu #lihatlahsiapagurumu #urgensimemilihguruustadz

2018-07-22T23:20:23+00:0022 July 2018|Nasihat Ulama|0 Comments

Leave A Comment