JANGAN TIDUR SETELAH SUBUH, JIKA MEMANG MENGANTUK TUNGGU HINGGA MATAHARI TERBIT

//JANGAN TIDUR SETELAH SUBUH, JIKA MEMANG MENGANTUK TUNGGU HINGGA MATAHARI TERBIT

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 

 

JANGAN TIDUR SETELAH SUBUH, JIKA MEMANG MENGANTUK TUNGGU HINGGA MATAHARI TERBIT

Langsung tidur setelah salat Subuh ternyata tidak dianjurkan dalam Islam, dan beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh (jika tidak ada uzur dan keperluan). Selain itu kurang baik juga untuk pola hidup yang sehat. Setelah salat Subuh adalah waktu turunnya berkah dan rezeki. Jika tidur maka tidak mendapatkan berkah ini.
 
Rasulullah ﷺ berdoa:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
 
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” [HR. Abu Daud no. 2606. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Abi Daud]
 
Beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh. Urwah bin Zubair berkata:
كان الزبير ينهى بنيه عن التصبح ( وهو النّوم في الصّباح )
 
“Zubair bin Awwam melarang anaknya tidur setelah Subuh.” [HR. Ibnu Abi Syaibah 5/222]
 
Jika berbicara tentang “berkah” terkadang tidak masuk logika dan hitungan matematika. Mungkin ada yang bilang: “Saya sering tidur setelah Subuh (bahkan kelewatan salat Subuh), tapi rezeki saya lancar.”
Jawabnya: walaupun secara hitungan rezekinya banyak, tetapi belum tentu berkah. Belum tentu ia qanaah dan bahagia dengan banyaknya hartanya. Bisa jadi banyak ia dapat, banyak juga ia keluarkan dalam hal yang tidak bermanfaat. Atau hartanya “dibuang-buang” oleh anaknya dan keluarganya dalam hal maksiat dna dosa.
 
Sebaiknya jangan tidur setelah Subuh, karena waktu itu juga turunya rezeki dan berkah. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
 
وَنَوْمُ الصُّبْحَةِ يَمْنَعُ الرِّزْقَ؛ لِأَنَّ ذَلِكَ وَقْتٌ تَطْلُبُ فِيهِ الْخَلِيقَةُ أَرْزَاقَهَا، وَهُوَ وَقْتُ قِسْمَةِ الْأَرْزَاقِ، فَنَوْمُهُ حِرْمَانٌ إِلَّا لِعَارِضٍ أَوْ ضَرُورَةٍ،
 
“Tidur setelah Subuh mencegah rezeki, karena setelah Subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah Subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan.” [Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad 4/222, Muassah Risalah, Beirut, cet. Ke-27, 1415 H]
 
Bahaya Pola Tidur Setelah Subuh Secara Medis
 
Secara medis, pola tidur setelah Subuh kurang sehat. Perlu diingat, yang namanya pola hidup tidak sehat bukan sekarang akibatnya, tetapi akumulasi, dan akan terasa ketika usia mulai menua, karena pola hidup yang tidak sehat. Sebagaimana para perokok yang mengaku:
“Saya perokok tetapi masih kuat nih olahraga, masih sehat kok.”
Jawabnya: “Nanti kita lihat ketika ia sudah akan tua. Banyak keluhan kesehatan bagi perokok ketika usia sudah tua.”
 
Tidur setelah Subuh tidak baik untuk kesehatan, karena saat itu adalah jam tubuh mulai melakukan metabolisme dan pemanasan. Jika tertidur lagi maka ibarat kendaraan yang tidak melakukan pemanasan. Ketika bangun jam 7 atau jam 8 pagi, terasa masih lemas dan kurang bersemangat.
 
Tidur setelah Subuh kurang sehat sebagaimana dijelaskan oleh ulama yang juga seorang dokter, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Beliau berkata:
 
وَهُوَ مُضِرٌّ جِدًّا بِالْبَدَنِ لِإِرْخَائِهِ الْبَدَنَ وَإِفْسَادِهِ لِلْفَضَلَاتِ الَّتِي يَنْبَغِي تَحْلِيلُهَا بِالرِّيَاضَةِ
 
“Tidur setelah Subuh sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa [metabolisme] yang seharusnya diurai dengan berolahraga/beraktivitas.” [Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad 4/222, Muassah Risalah, Beirut, cet. Ke-27, 1415 H]
 
Jika Bergadang Sebelumnya Dan Perlu Tidur, Diusahakan Tidur Setelah Terbit Matahari
Setelah begadang semalaman, tidurnya (untuk balas) tidak langsung setelah Subuh, tetapi setelah terbit matahari sekitar jam 6 pagi atau jam 6.30 (waktu Indonesia).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata:
 
ومن المكروه عندهم : النوم بين صلاة الصبح وطلوع الشمس فإنه وقت غنيمة ….حتى لو ساروا طول ليلهم لم يسمحوا بالقعود عن السير ذلك الوقت حتى تطلع الشمس
 
“Di antara yang tidak disukai adalah tidur antara salat pagi dan ketika matahari terbit, karena tidur pada waktu itu kurang baik…. sampai-sampai jika seseorang berjalan (safar) sepanjang malam, mereka tidak diizinkan untuk duduk (tidur dan istirahat) sampai terbit matahari.”
 
Beberapa ulama yang cukup sibuk melakukan seperti ini, mereka tidur sebentar setelah terbit matahari, kemudian berangkat kerja dan mengajar.
 
 
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
[Artikel www.muslimafiyah.com]
https://muslimafiyah.com/anjuran-tidak-tidur-setelah-sahur-dan-subuh-syariat-dan-medis.html

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#jangantidursetelahSubuh #jangantidursesudahSubuh #tidursetelahSubuhmencegahrezeki #bahayatidursesudahSubuh #Keutamaan #WaktuPagi #JauhiTidurPagi #waktuberkahdipagihari #barokah #berkahpagihari #doaberkahpagihari #jangantidurpagi #jangantidursesudahSubuh

2018-07-12T02:05:01+00:0011 July 2018|Nasihat Ulama|0 Comments

Leave A Comment