بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

HIKMAH DI BALIK MENYEMBELIH KURBAN
 
Pertama: Bersyukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan.
 
Kedua: Menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim -kholilullah (kekasih Allah)- ‘alaihis salaam yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan, yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika Hari An Nahr (Idul Adha).
 
Ketiga: Agar setiap Mukmin mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan Isma’il ‘alaihimas salaam, yang ini membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak. Pengorbanan seperti inilah yang menyebabkan lepasnya cobaan, sehingga Isma’il pun berubah menjadi seekor domba. Jika setiap Mukmin mengingat kisah ini, seharusnya mereka mencontoh dalam bersabar ketika melakukan ketaatan pada Allah, dan seharusnya mereka mendahulukan kecintaan Allah dari hawa nafsu dan syahwatnya. [Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 5: 76]
 
Keempat: Ibadah kurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang senilai dengan hewan kurban. Ibnul Qayyim berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhal daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut. Oleh karenanya, jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamattu’ dan qiron, meskipun dengan sedekah yang bernilai berlipat ganda, tentu tidak bisa menyamai keutamaan udhiyah.” [Lihat Talkhish Kitab Ahkamil Udhiyah wadz Dzakaah, hal. 11-12 dan Shahih Fiqh Sunnah, 2: 379]
 
Semoga kita bersemangat untuk melakukan ibadah yang mulia ini dan semoga Allah beri kemudahan dan kekuatan dalam beramal baik.
 
 
 
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc hafizhahullah
 
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: nasihatsahabatcom@gmail.com
Twitter: @NasihatSalaf
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
Baca juga:
HIKMAH DI BALIK MENYEMBELIH