بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 

HAKIKAT KESABARAN
 
Berkata Sa’id ibn Jubair rahimahullah:
 
اﻟﺼﺒﺮ اﻋﺘﺮاﻑ اﻟﻌﺒﺪ ﻟﻠﻪ ﺑﻤﺎ ﺃﺻﺎﺏ ﻣﻨﻪ، ﻭاﺣﺘﺴﺎﺑﻪ ﻋﻨﺪ اﻟﻠﻪ ﺭﺟﺎء ﺛﻮاﺑﻪ، ﻭﻗﺪ ﻳﺠﺰﻉ اﻟﺮﺟﻞ ﻭﻫﻮ ﻣﺘﺠﻠﺪ ﻻ ﻳﺮﻯ ﻣﻨﻪ ﺇﻻ اﻟﺼﺒﺮ.
 
“Sabar adalah pengakuan seorang hamba kepada Allah, bahwa musibah yang menimpanya (berasal dari-Nya) dan mengharapkan pahala di sisi Allah. Kadang seorang itu tidak sabar dalam keadaan dia kuat, dan kokoh tidak nampak darinya kecuali sabar.”
 
HASAN
 
[Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Hatim dalam At-Tafsir: 1/262, dan dihasankan oleh Syaikh Muhammad Al-Imam (Bahjatun-Nãzhirin: 36). Akan tetapi, di dalam sanadnya terdapat Ibnu Lahi’ah, penulis lebih condong bahwa ibnu Lahi’ah dha’if sekalipun rawi darinya Abadilah. Wallahu A’lam ]
 
Faidah:
Sekadar menampakkan kuat dalam menghadapi musibah tidaklah dinamakan sabar sampai seorang itu mengakui bahwa musibah itu dari Allah dan dia mengharap pahala dari Allah.
 
 
Penulis: Muhammad Abu Muhammad Pattawe [Darul-Hadits Ma’bar-Yaman]

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#hakikatkesabaran #hakekatkesabaran #sabardalamIslam #kesabarandalamIslam