BEGINILAH PAHALA MENEMANI ISTRI BELANJA

///BEGINILAH PAHALA MENEMANI ISTRI BELANJA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 

BEGINILAH PAHALA MENEMANI ISTRI BELANJA
 
Sekadar pergi menemani istri dan anak-anak berbelanja, jalan jalan dengan rasa bahagia dan ikhlas, ganjaran pahala yang menanti bisa melebihi dari pahala iktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh.
 
Ini dalilnya. Dari Ibnu ‘Umar, Nabi ﷺ bersabda:
 
أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ , وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ , أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً , أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا , أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا , وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا
 
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat Muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang Muslim untuk suatu keperluan, lebih aku cintai daripada beritikaf di masjid ini (Masjid Nabawi) selama sebulan penuh.” [HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 13280, 12: 453. Syaikh Al [Albani mengatakan bahwa hadis ini Hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jaami’ no. 176]
 
Begitu besar kemualiaannya hingga diberikan ganjaran melebihi pahala beriktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh. Padahal itu dilakukan untuk saudara Muslim, yang bisa saja tidak memiliki hubungan khusus. Bagaimana dengan istri, orang yang memang berhak dan wajib dibahagiakan? Tentu saja kemuliaannya akan semakin besar lagi.
 
Rasulullah ﷺ bersabda:
 
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا
 
“Orang yang imannya paling sempurna di antara kaum Mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya.” [HR At-Thirmidzi no 1162, Ibnu Majah no 1987 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah no 284]
 
Beliau ﷺ juga bersabda:
 
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُم ْلِأَهْلِهِ وَأَنَاخَيْرُكُمْ لِأَهْلِي
 
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dalam bermuamalah dengan keluargaku.” [HR At-Thirmidzi no 3895,Ibnu Majah no 1977, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah no 285]
 
Demikianlah, bahwa AKHLAK SESEORANG BERSAMA ISTRINYA ADALAH AKHLAK SEBENARNYA.
 
Imam Muhammad bin Ali Asy-Syaukani rahimahullah berkata:
 
“Pada hadis ini terdapat peringatan, bahwa orang yang paling tinggi kebaikannya dan yang paling berhak untuk disifati dengan kebaikan adalah orang yang paling baik bagi istrinya. Karena istri adalah orang yang berhak untuk mendapatkan perlakuan mulia, akhlak yang baik, perbuatan baik, pemberian manfaat dan penolakan mudharat. Jika seorang lelaki bersikap demikian, maka dia adalah orang yang terbaik. Namun jika keadaannya adalah sebaliknya, maka dia telah berada di sisi yang lain, yaitu sisi keburukan.
Banyak orang yang terjatuh dalam kesalahan ini. Engkau melihat seorang pria, jika bertemu dengan istrinya maka ia adalah orang yang terburuk akhlaknya, paling pelit, dan yang paling sedikit kebaikannya. Namun jika ia bertemu dengan orang lain, maka ia akan bersikap lemah lembut, berakhlak mulia, hilang rasa pelitnya, dan banyak kebaikan yang dilakukannya. Tidak diragukan lagi, barang siapa yang demikian kondisinya, maka ia telah terhalang dari taufik (petunjuk) Allah, dan telah menyimpang dari jalan yang lurus. Kita memohon keselamatan kepada Allah.” [Nailul Authar 6/245-256, Darul Hadis, Mesir, cet. I, 1413 H, Syamilah]
 
 
 
 
Sumber:
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#pahalamenemaniistribelanja #itikafsatubulandiMasjidNabawi #keutamaanberjalanmenemanikeperluansaudaraMuslim #adabakhlak #akhlakmulia
2018-08-10T22:08:04+00:00 10 August 2018|Adab & Akhlak|0 Comments

Leave A Comment