بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

 

AGUNGNYA ITTIBA

Setiap pernyataan harus ada pembuktian.
Ittiba adalah bukti kecintaan hamba kepada Rabb-Nya.
Karena jika tidak ittiba, maka cintamu kepada Allah dan Rasul-Nya adalah dusta.
(Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafizhahullah pada kajian tematik Manhaj dan Akidah)

Katakanlah:
“Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS. Ali ‘Imran 3:31)]

Catatan Tambahan:

Ittiba adalah menempuh jalan orang yang (wajib) diikuti dan melakukan apa yang dia lakukan. [I’Iamul Muwaqqi’in 2/171]

Seorang muslim wajib ittiba kepada Rasulullah ﷺ dengan menempuh jalan yang beliau ﷺ tempuh, dan melakukan apa yang beliau ﷺ lakukan.

 

Sumber: Indonesiabertauhid

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#ittiba #agungnyaittiba #itiba #contohtauladanNabi #hukumittiba