TAUTAN UNDUH KAJIAN KITAB AL-QOWA’IDUL’ ARBA’ (EMPAT KAIDAH PENTING UNTUK MEMAHAMI TAUHID DAN SYIRIK)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

KITAB AL-QOWA’IDUL’ ARBA’ (EMPAT KAIDAH PENTING UNTUK MEMAHAMI TAUHID DAN SYIRIK)

001 Pelajaran Penting dari Basmalah (Muqoddimah 4 Kaidah) » http://bit.ly/1UF3h4n

002 Tiga Kunci Kebahagiaan (Muqoddimah 4 Kaidah) » http://bit.ly/1pPokWG

003 Kaidah Pertama (Musyrikin Jahiliyah Beriman terhadap Rububiyah) »http://bit.ly/1pxwOBV

004 Kaidah Kedua (Memohon Syafa’at dan Tawassul yang Syirik) » http://bit.ly/1S7medS

005 Kaidah Ketiga (Larangan Menyekutukan Allah dengan Siapa Pun) » http://bit.ly/1LtZS6Z

006 Kaidah Keempat (Kesyirikan Zaman Ini Lebih Jelek) » http://bit.ly/1PfgpXl

 

 

Sumber: http://sofyanruray.info/kajian-kitab-rutin-bersama-mahasiswa-lipia-jakarta-dan-terbuka-untuk-umum/

Admin Nasihat Sahabat

Artikel Terbaru

CAHAYA SEMPURNA DI HARI KIAMAT

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ CAHAYA SEMPURNA DI HARI KIAMAT عن بُريدَة – رضي الله عنه – ، عن…

4 months lalu

DENGAN DALIH TOLERANSI, JANGAN SAMPAI KITA KEBABLASAN

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ DENGAN DALIH TOLERANSI, JANGAN SAMPAI KITA KEBABLASAN Dengan dalih toleransi, jangan sampai kita kebablasan.…

7 months lalu

BOLEH TOLERANSI, TAPI JANGAN KEBABLASAN

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   BOLEH TOLERANSI, TAPI JANGAN KEBABLASAN Boleh toleransi, tapi jangan kebablasan. Tidak sedikit orang…

7 months lalu

BOLEH DAN TIDAK BOLEH TERHADAP NON-MUSLIM (TAUTAN e-BOOK)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   BOLEH DAN TIDAK BOLEH TERHADAP NON-MUSLIM (TAUTAN e-BOOK) Agar toleransi tidak kebablasan, cobalah…

7 months lalu

LIMA PRINSIP RUMAH TANGGA ISLAMI (E-BOOK)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   LIMA PRINSIP RUMAH TANGGA ISLAMI (E-BOOK) Islam agama yang sempurna. Maka pasti ada…

7 months lalu

KABAR GEMBIRA BAGI YANG TELAH MENYESALI DOSANYA (e-BOOK)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   KABAR GEMBIRA BAGI YANG TELAH MENYESALI DOSANYA (e-BOOK) Oleh: Ustadz: Dr. Abu Hafizhah…

7 months lalu