BEDA‬ ANTARA KHILAFIYAH DAN IJTIHADIYAH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
BEDA‬ ANTARA KHILAFIYAH DAN IJTIHADIYAH
Sebagian orang tidak bisa membedakan masalah khilafiyah dan ijtihadiyah.
Masalah khilafiyah adalah masalah yang diperselisihkan.
Sedangkan masalah ijtihadiyah adalah masalah yang tidak ada nash yang sharih tidak pula Ijma ulama.
Yang perlu diingat:
Tidak setiap masalah khilafiyah itu masuk dalam kategori ijtihadiyah.
Tidak setiap yang diperselisihkan diterima pendapatnya. Seperti perselisihan antara Ahlussunnah dengan Syiah. Atau perselisihan Ahlussunnah dengan Khawarij dan Murjiah.
Karena bila telah ada nash yang sharih atau Ijma ulama, pendapat yang menyelisihinya dianggap menyimpang dan sesat.
Sedangkan masalah ijtihadiyah, maka kita tidak boleh saling memaksakan pendapat. Apalagi memvonisnya pelakunya sebagai ahlul bidah.
Syaikhul Islam ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
Sebagaimana kaum Muslimin berbeda pendapat, apakah lebih utama tarji’ dalam azan atau tidak. Apakah lebih utama mengganjilkan iqamah atau menduakan? Apakah Shalat Fajar lebih utama di waktu gelap atau di waktu agak terang? Apakah Qunut Subuh disunnahkan atau tidak? Apakah Bismillah dibaca dengan keras atau sirr, dan sebagainya.
Ini adalah masalah ijtihadiyah diperselisihkan oleh para ulama terdahulu. Setiap mereka mengakui ijtihad ulama lainnya. Siapa yang benar, ia mendapat dua pahala dan siapa yang telah berijtihad lalu salah, maka kesalahannya dimaafkan.
Ulama yang memandang lebih kuat pendapat Asy Syafii tidak mengingkari orang yang menguatkan pendapat Malik.
Siapa yang menguatkan pendapat Ahmad, tidak mengingkari orang yang menguatkan pendapat Asy Syafii dan seterusnya. [Majmu fatawa 20/292]
Imam Asy Syathibi berkata:
Bukan kebiasaan para ulama memutlakkan lafal bidah untuk masalah furu’ (ijtihadi). [Al I’tisham 1/208]
Inilah sikap yang benar dalam masalah ijtihadiyah. Adapun masalah khilafiyah, maka wajib kita lihat apakah ia termasuk kategori ijtihadiyah atau bukan.
Wallahu a’lam.
Penulis: Badru Salam, حفظه الله تعالى
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: nasihatsahabatcom@gmail.com
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#bedaantarakhilafiyahdanijtihadiyah, #perbedaanantarakhilafiyahdanijtihadiyah, #perbedaan, #beda #khilafiyah #ijtihadiyah #khilafiyyah #ijtihadiyyah #perbedaanpendapatulama
Admin Nasihat Sahabat

Artikel Terbaru

CAHAYA SEMPURNA DI HARI KIAMAT

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ CAHAYA SEMPURNA DI HARI KIAMAT عن بُريدَة – رضي الله عنه – ، عن…

4 months lalu

DENGAN DALIH TOLERANSI, JANGAN SAMPAI KITA KEBABLASAN

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ DENGAN DALIH TOLERANSI, JANGAN SAMPAI KITA KEBABLASAN Dengan dalih toleransi, jangan sampai kita kebablasan.…

7 months lalu

BOLEH TOLERANSI, TAPI JANGAN KEBABLASAN

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   BOLEH TOLERANSI, TAPI JANGAN KEBABLASAN Boleh toleransi, tapi jangan kebablasan. Tidak sedikit orang…

7 months lalu

BOLEH DAN TIDAK BOLEH TERHADAP NON-MUSLIM (TAUTAN e-BOOK)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   BOLEH DAN TIDAK BOLEH TERHADAP NON-MUSLIM (TAUTAN e-BOOK) Agar toleransi tidak kebablasan, cobalah…

7 months lalu

LIMA PRINSIP RUMAH TANGGA ISLAMI (E-BOOK)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   LIMA PRINSIP RUMAH TANGGA ISLAMI (E-BOOK) Islam agama yang sempurna. Maka pasti ada…

7 months lalu

KABAR GEMBIRA BAGI YANG TELAH MENYESALI DOSANYA (e-BOOK)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ   KABAR GEMBIRA BAGI YANG TELAH MENYESALI DOSANYA (e-BOOK) Oleh: Ustadz: Dr. Abu Hafizhah…

7 months lalu