بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
 
AS-SUNNAH SEPERTI PERAHU NABI NUH
 
Imam Malik rahimahullah berkata:
 
السنة سفينة نوح ، من ركبها نجا ومن تخلّف عنها غرق
 
“As Sunnah itu bagaikan perahu Nabi Nuh.
Siapa yang naik ke atas perahu, dia akan selamat.
Siapa yang tertinggal dari perahu (tidak naik), maka dia akan tenggelam.” [Dzammu al-Kalam, oleh al-Harawy 4/124]
 
Dalam riwayat yang lain, beliau rahimahullah berkata:
“Tidak akan menjadi baik generasi umat yang terakhir ini, kecuali dengan apa yang telah menjadikan BAIK generasi sebelumnya (SALAF).” [Iqtidha shirathal mustaqim, 2/762,763]
 
Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah menyatakan:
 
أن الإقتداء بالصحابة فيه النجاة، هو سفينة النجاة، لأنهم شاهدوا نزول الوحي، وتلقوا فقه القرآن والسنة وتطبيق ذلك من رسول الله عليه الصلاة والسلام، فهم قدوة.
 
“Meneladani para sahabat merupakan keselamatan.
Ia bagaikan sebuah bahtera keselamatan.
Sebab para sahabat dahulu benar-benar menyaksikan proses turunnya wahyu.
Mereka juga menerima pemahaman Alquran dan Sunnah, serta cara penerapannya langsung dari Rasulullah ﷺ.
Mereka benar-benar menjadi teladan (yang baik).” [Syarah Ushul as-Sunnah, hlm. 9]
 
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Twitter: @NasihatSalaf
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
Baca juga:
AS-SUNNAH SEPERTI PERAHU NABI NUH