,

HIKMAH MEMBUNUH CICAK

HIKMAH MEMBUNUH CICAK

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ HIKMAH MEMBUNUH CICAK   Pertanyaan: Saya belum memahami hikmah perintah membunuh cicak. Jika membaca riwayat berikut: Diriwayatkan dari Imam Ahmad, “Bahwasanya ketika Ibrahim dilemparkan ke dalam api, maka mulailah semua hewan melata berusaha memadamkannya, kecuali cicak, karena sesungguhnya cicak itu mengembus-embus api yang membakar Ibrahim.” [HR. Imam Ahmad, 6:217]   Cicak […]

,

AMANAT BERAT PADA MANUSIA

AMANAT BERAT PADA MANUSIA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ   AMANAT BERAT PADA MANUSIA   Amanat berat telah disematkan pada manusia. Amanat ini berupa perintah dan larangan dari Allah ta’ala. Ada manusia yang bisa memikul beban ini secara lahir dan batin, merekalah orang-orang beriman. Dan ada yang menerimanya dengan melakukan kemunafikan dan kesyirikan.   Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di […]

,

MAKNA TAUHID YANG TERKANDUNG DALAM IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA‘IN

MAKNA TAUHID YANG TERKANDUNG DALAM IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA‘IN

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ   MAKNA TAUHID YANG TERKANDUNG DALAM IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA‘IN Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Di dalam kalimat ‘IYYAKA NA’BUDU’ terkandung Tauhid Uluhiyah yaitu mengesakan Allah dengan perbuatan-perbuatan hamba yang disyariatkan oleh Allah untuk mereka, karena uluhiyah bermakna ibadah. Dan ibadah itu adalah bagian dari perbuatan hamba. Adapun ‘WA IYYAKA […]

,

TAUHID IKATAN CINTA YANG HAKIKI DAN ABADI

TAUHID IKATAN CINTA YANG HAKIKI DAN ABADI

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ TAUHID IKATAN CINTA YANG HAKIKI DAN ABADI >> Makna Kalimat Syahadat Laa Ilaha Illallah   Syahadat Laa ilaha illallah maknanya adalah seorang hamba mengakui dengan lisan dan hatinya, bahwa tidak ada Ma’bud [Sesembahan] yang benar kecuali Allah ‘azza wa jalla. Karena ilah bermakna Ma’luh [Sesembahan], sedangkan kata ta‘alluh bermakna ta‘abbud [beribadah]. […]

,

HUKUM MEMAJANG FOTO DI DINDING

HUKUM MEMAJANG FOTO DI DINDING

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ   HUKUM MEMAJANG FOTO DI DINDING   1. Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz   Pertanyaan: Apa hukum memajang foto (manusia) di dinding? Bolehkah memajang foto saudara atau foto ayah atau yang semisal dengan mereka?   Jawaban: Memajang foto makhluk yang bernyawa di dinding TIDAK DIPERBOLEHKAN, baik itu di rumah, di […]