TAUHID IKATAN CINTA YANG HAKIKI DAN ABADI

/, Fatwa Ulama/TAUHID IKATAN CINTA YANG HAKIKI DAN ABADI
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
TAUHID IKATAN CINTA YANG HAKIKI DAN ABADI
>> Makna Kalimat Syahadat Laa Ilaha Illallah
 
Syahadat Laa ilaha illallah maknanya adalah seorang hamba mengakui dengan lisan dan hatinya, bahwa tidak ada Ma’bud [Sesembahan] yang benar kecuali Allah ‘azza wa jalla. Karena ilah bermakna Ma’luh [Sesembahan], sedangkan kata ta‘alluh bermakna ta‘abbud [beribadah].
 
Di dalam kalimat ini terkandung penafian dan penetapan. Penafian terdapat pada ungkapan LAA ILAHA, sedangkan penetapan terdapat pada ungkapan ILLALLAH.
 
Sehingga makna kalimat ini adalah pengakuan dengan lisan, setelah keimanan di dalam hati, bahwa tidak ada Sesembahan yang benar selain Allah. Dan konsekuensinya adalah memurnikan ibadah kepada Allah semata, dan menolak segala bentuk ibadah kepada selain-Nya.
 
[Lihat Fatawa Arkan al-Islam, Hal. 47 oleh Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah]
 
Sumber: indonesiabertauhidofficial
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#tauhid, #tawheed, #ikatancinta, #hakikidanabadi, #kalimattauhid, #kalimatsyahadat, #LaaIlahaIllallah, #penetapandanpenafian, #penafian, #penafikan, #memurnikanibadahkepadaAllahsemata, #pemurnianibadah, #murnikanibadahuntuk Allah, #murniibadah
2017-10-19T05:19:48+00:0019 October 2017|Akidah & Tauhid, Fatwa Ulama|0 Comments

Leave A Comment