Posts

,

TAHUN BARU KOK MALAH ZIKIR BERSAMA???

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

 

TAHUN BARU KOK MALAH ZIKIR BERSAMA???

Jujur, dari dulu saya pun heran, kenapa sebagian dari umat Muslim malah mengadakan acara keislaman seperti zikir bersama atau tabligh akbar saat tahun baru 1 Januari. Wake up dooong ayo sadaaar. Perayaan ini datangnya dari orang kafir.

Dikutip dari tulisan Ustadz Ammi Nur Baits dalam artikelnya, tahun baru merupakan pesta warisan dari orang Romawi. Mereka (orang-orang Romawi) mendedikasikan perayaan itu untuk Dewa Janus, yakni The God of Gates, Doors, and Beginnings. Dewa Janus memiliki dua wajah, satu menatap ke depan dan satunya lagi menatap ke belakang, sebagai filosofi masa depan dan masa lalu, layaknya momen pergantian tahun.

Lalu apakah dengan melakukan zikir bersama pada malam perayaan tahun baru, untuk Dewa Janus, akan menjadikannya diperbolehkan dalam Islam???

🔽
Perbedaan orang yang zikir bersama dengan orang yang begadang hura-hura saat tahun baru itu hanya pada CARA dia merayakannya. Orang yang satu dengan ibadah, sementara yang satu dengan maksiat. Tapi tetap kedua-duanya SALAH. Sama-sama bertasyabbuh. Karena poinnya di sini BUKAN pada “BAGAIMANA merayakan itu” tapi “APA perayaan itu”. Entah kita berusaha mengislam-islamkan tahun baru dengan zikir pun, itu TIDAK AKAN mengubah kenyataan, bahwa tahun baru adalah perayaan agama lain.

🔽
Saudara Muslim kita merayakan tahun baru mungkin didasari atas ketidakpahaman mereka. Maka tugas kita adalah menasihati mereka agar mereka tidak merayakannya lagi. Bukan lantas mengemas acara tahun baru dengan konsep Islami. Ini justru akan menimbulkan keyakinan pada mereka, bahwa merayakan tahun baru itu boleh, asal dengan ibadah.

Apakah jika orang Nasrani merayakan Natal dengan bernyanyi lalu orang Islam merayakan Natal dengan bershalawat? Itu akan menjadikan perayaan Natal diperbolehkan dalam Islam??? Tidak toh?! Begitu pula dengan tahun baru. Berpikirlah wahai umat Muhammad ﷺ. Jangan kita perlahan menyerupai Yahudi dan Nasrani.

Allah ﷻ berfirman dalam QS al-Baqarah ayat 42, Janganlah kamu campur adukkan yang haq dengan yang batil.

Barakallahu fiik.

 

 

Silakan simak video berikut ini:

Atau

 

 

 

 

Atau:

 

 

 

 

 

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#tahunbaru, #NewYear, #merayakantahunbaru #happynewyear #perayaantahunbaru, #mengucapkanselamattahunbaru, #hukum, #tasyabuh, #tasyabbuh #Majusi #Yahudi #Nasrani #Nasharoh #perayaanorangkafir #zikirbersamatahunbaru, #dzikirbersamatahunbaru, #zikirtahunbaru #zikirmalamtahun, #zikirperayaantahunbaruhijriyah #hijriyyah, #masehi, #tahunbarumasehi, #tahunbaruhijriyah #bidah #bukanperayaankesilaman #taonbaru #taunbaru #dzikirakbar, #zikirakbar, #bidah, #doabersamamalamtahunbaru

 

 

 

,

TAHUN BARU PERAYAAN JAHILIYAH

TAHUN BARU PERAYAAN JAHILIYAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
TAHUN BARU PERAYAAN JAHILIYAH
 
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, dahulu orang-orang Jahiliyyah memiliki dua hari di setiap tahun, yang mana mereka biasa bersenang-senang ketika itu. Ketika Nabi ﷺ datang ke kota Madinah, beliau ﷺ bersabda:
“Dahulu kalian memiliki dua hari di mana kalian bersenang-senang ketika itu. Sekarang Allah telah menggantikan untuk kalian dengan dua hari besar yang lebih baik, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.” [HR. Abu Daud no. 1134; An-Nasa’i no. 1556. Sanad hadis ini Shahih menurut Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan dalam Minhah Al-‘Allam, 4: 142]
 
Yakin masih ingin merayakan Tahun Baru?
  • Yang menyalakan kembang api seperti kaum Majusi,
  • Meniup terompet seperti kaum Yahudi,
  • Bernyanyi layaknya kaum Nasrani, dst.
 
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
‘Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka” [HR Abu Dawud]
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#tahunbaru #bidah #NewYear #perayaantahunbaru, #tahunbarujahiliyah, #jahiliyyah, #jahiliyah, #tahunbarujahiliyah #Yahudi, #Majusi, #Nasrani, #Nashrani, #Nasharoh #duahariIed, #IdulFitri, #IdulFithri, #IdulAdha #bersenangsenang #bermainmain

SANBENITO, TOPI KHAS TANDA MUSLIM TELAH MURTAD, YANG KINI DIJADIKAN SIMBOL PERAYAAN TAHUN BARU

SANBENITO,-TOPI-KHAS-TANDA-MUSLIM-TELAH-MURTAD-YANG-KINI-DIJADIKAN-SIMBOL-PERAYAAN-TAHUN-BARU
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
SANBENITO, TOPI KHAS TANDA MUSLIM TELAH MURTAD, YANG KINI DIJADIKAN SIMBOL PERAYAAN TAHUN BARU
 
Setiap momen perayaan ulangtahun serta pergantian tahun baru Masehi, kita sudah terbiasa melihat penggunaan topi kerucut dan juga mendengar tiupan terompet yang bersahut-sahutan. Bahkan tak jarang kita belikan anak-anak kita, karena mereka merajuk ingin sama seperti teman-teman yang lain.
 
Akan tetapi pikir sekali lagi untuk membiarkan anak kita menggunakan topi kerucut dan terompet. Selain tidak ada contoh dari Rasulullah ﷺ, sejarah penggunaan topi dan terompet tahun baru ini sangat mencengangkan.
 
Topi Tahun Baru yang Berbentuk Kerucut Ternyata adalah Topi Sanbenito, Tanda Muslim Telah Murtad
 
Sanbenito (dalam bahasa Spanyol disebut Sambenito) adalah pakaian “tobat” untuk kalangan Kristen yang menyimpang dari paham gereja. Jika mereka mau kembali ke paham gereja Katolik Roma dengan memakai Sanbenito yang meliputi jubah dan topi kerucut, mereka diampuni dari inkuisisi.
 
Pada perkembangannya, topi Sanbenito dipaksakan pula kepada kaum Muslimin Andalusia. Ketika kaum Frank menyerang Spanyol Muslim (Andalusia) pada masa Raja Ferdinand dan Ratu Isabela (keduanya penganut Kristiani) berkuasa di Andalusia, kaum Muslimin dibantai. Keduanya memberi jaminan hidup kepada orang Islam dengan satu syarat, yakni keluar dari Islam.
 
Maka untuk membedakan mana yang sudah murtad dan mana yang belum adalah ketika seorang Muslim menggunakan baju seragam dan topi berbentuk kerucut. Jadi Sanbenito adalah sebuah tanda berupa pakaian khusus untuk membedakan, mana yang sudah di-converso (murtad).
 
“Saat itu umat Islam di Andalusia dibantai, kecuali yang memakai Sanbenito. Itu sama artinya bersedia mengikuti agama Ratu Isabela. Topi ala Sanbenito itulah sebagai simbol orang Islam yang sudah murtad. Topi itu digunakan saat keluar rumah, termasuk ketika ke pasar. Dengan menggunakan Sanbenito mereka aman dan tidak dibunuh.
 
Setelah pembantaian selesai, agenda Ratu Isabela selanjutnya adalah mengejar Muslim yang lari dan bersembunyi ke Amerika Selatan. Orang Islam yang tertangkap lalu diseret ke lembaga inkuisi (penyiksaan) yang dilaksanakan oleh orang gereja. Adapun pastur pertama yang ditunjuk Ferdinand dan Isabela untuk melaksanakan inkuisi adalah pastur bernama Torquemada. Ia adalah Jenderal Yahudi yang dikenal sebagai pembantai umat Islam Andalusia.
 
Bukan hanya orang Islam saja yang diseret ke lembaga inkuisisi, tapi juga orang Yahudi yang menolak masuk Kristen. Di tanah lapang, mereka kemudian ada yang dibakar hidup-hidup, ada pula yang disiksa dengan kayu yang diruncingkan sehingga bokongnya akan tertusuk. Penyiksaan lainnya ada yang dipatahkan kakinya. Kekejaman inkuisisi itu memang hendak membuat mati seseorang dengan secara perlahan. Sadis!
 
Jika topi Sanbenito identik dengan “pertobatan” Kristen, maka terompet identik dengan ritual Yahudi. Sejarah mencatat sejak tahun 63 SM, Yahudi sudah akrab dengan penggunaan terompet. Dan hal itu berlangsung hingga zaman Rasulullah Muhammad ﷺ.
 
Oleh karena itulah, Rasulullah ﷺ menolak ketika ada yang mengusulkan memakai terompet untuk memanggil kaum Muslimin menjelang shalat berjamaah. “Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi,” sabda beliau ﷺ seperti diabadikan dalam hadis riwayat Abu Daud.
 
Demikianlah sejarah topi kerucut Sanbenito dan terompet. Semoga kita semua terlindung dari memakai topi kerucut Sanbenito dan juga meniup terompet, kapanpun dan di mana pun.
 
Wallahu a’lam.
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#topikerucut, #Sanbenito, #tahunbaru, #newyear #perayaantahunbaru #simbolsimbol, #atribut #terompet #Yahudi #meniupterompetkebiasaanYahudi #tanda muslim telah murtad
,

TEROMPET ITU BUDAYA YAHUDI

TEROMPET ITU BUDAYA YAHUDI
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
TEROMPET ITU BUDAYA YAHUDI
 
Terompet itu budaya Yahudi. Namun itulah yang dilakukan oleh kaum Muslimin di malam tahun baru, hanya mengekor budaya Yahudi.
 
Tak percaya?
 
Silakan renungkan hadis berikut ini. Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah Anshar:
 
عَنْ أَبِى عُمَيْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ عُمُومَةٍ لَهُ مِنَ الأَنْصَارِ قَالَ اهْتَمَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- لِلصَّلاَةِ كَيْفَ يَجْمَعُ النَّاسَ لَهَا فَقِيلَ لَهُ انْصِبْ رَايَةً عِنْدَ حُضُورِ الصَّلاَةِ فَإِذَا رَأَوْهَا آذَنَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا فَلَمْ يُعْجِبْهُ ذَلِكَ قَالَ فَذُكِرَ لَهُ الْقُنْعُ – يَعْنِى الشَّبُّورَ – وَقَالَ زِيَادٌ شَبُّورَ الْيَهُودِ فَلَمْ يُعْجِبْهُ ذَلِكَ وَقَالَ « هُوَ مِنْ أَمْرِ الْيَهُودِ ». قَالَ فَذُكِرَ لَهُ النَّاقُوسُ فَقَالَ « هُوَ مِنْ أَمْرِ النَّصَارَى ». فَانْصَرَفَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ رَبِّهِ
 
“Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan: ‘Kibarkanlah bendera ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar, maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat’. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar memakai terompet. Nabi pun tidak setuju. Lantas beliau bersabda: ‘Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi.’ Orang ketiga mengusulkan agar memakai lonceng. Nabi berkomentar: ‘Itu adalah perilaku Nasrani.’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pun pulang.” [HR. Abu Daud no. 498. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini Shahih)
 
Dari hadis di atas menunjukkan bahwa terompet itu tradisi Yahudi. Nah itulah yang diikuti oleh orang-orang yang merayakan tahun baru. Budaya Yahudilah yang diikuti.
 
Memanfaatkan uang untuk membeli terompet tahun baru termasuk PEMBOROSAN karena telah menyalurkan harta tidak pada kebaikan. Allah ta’ala berfirman:
 
وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا
 
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” [QS. Al Isra’: 26-27]
 
Az Zujaj berkata, bahwa yang dimaksud boros adalah:
 
النفقة في غير طاعة الله
 
“Mengeluarkan nafkah pada selain ketaatan pada Allah.” [Disebutkan dalam Zaadul Masiir karya Ibnul Jauzi]
 
Apa seorang Muslim boleh mengikuti budaya Yahudi?
 
Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
 
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ ». قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ « فَمَنْ ».
 
“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, dan sehasta demi sehasta, sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang penuh lika-liku, pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata: “Wahai Rasulullah, Apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nasrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” [HR. Muslim no. 2669]
 
Silakan berpikir jika ingin menjadi seorang Muslim sejati.
Hanya Allah yang memberi hidayah.
 
 
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#terompetitubudayaYahudi, #terompet, #Yahudi, #kebiasaanYahudi, #tiupterompet, #tahunbaru, #bidah, #akidahIslam, #aqidahIslam, #lubangbiawak, #lubangdhob #boros, #pemborosan #malamtahunbaru, #NewYearseve