Posts

,

DOA PERLINDUNGAN DARI FITNAH (HAFALKAN DOA INI)

DOA PERLINDUNGAN DARI FITNAH (HAFALKAN DOA INI)
DOA PERLINDUNGAN DARI FITNAH (HAFALKAN DOA INI)
 
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
 
Salah satu doa yang diajarkan Allah kepada Nabi-Nya Muhammad ﷺ:
 
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنِى إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونٍ
 
Allahumma inni as-aluka fi’lal khoirot wa tarkal munkarot wa hubbal masakin. Wa idza arod-ta bi ‘ibaadika fitnatan, faq-bidh-nii ilaika ghoiro maf-tuun.
 
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu taufik untuk bisa mengamalkan semua kebaikan, meninggalkan semua kemungkaran, dan bisa mencintai orang miskin. Jika Engkau menghendaki untuk menimpakan ujian (fitnah) bagi hamba-hamba-Mu, maka wafatkanlah aku, tanpa terkena fitnah itu.
 
Keutamaan Doa:
 
Doa ini diajarkan oleh Allah kepada Nabi-Nya ﷺ agar dibaca ketika shalat. Ini menunjukkan nilai keistimewaan doa ini, hingga Allah perintahkan Nabi-Nya untuk membacanya DALAM shalat.
 
Dalam hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ menceritakan mimpi beliau. Dalam mimpi itu, beliau ﷺ bertemu Allah. Salah satu yang diajarkan:
 
يَا مُحَمَّدُ إِذَا صَلَّيْتَ فَقُلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ…
 
Wahai Muhammad, jika kamu shalat, bacalah doa: Allahumma inni as-aluka fi’lal khoirot… dst. [HR. Ahmad 22109, Turmudzi 3541, dan dishahihkan al-Albani]
 
Di samping itu, Nabi ﷺ secara khusus memerintahkan untuk mempelajari dan memahami kandungan makna doa ini. Dalam riwayat Turmudzi terdapat tambahan, pernyataan Nabi ﷺ:
 
إِنَّهَا حَقٌّ فَادْرُسُوهَا ثُمَّ تَعَلَّمُوهَا
 
Kalimat ini benar, karena itu hafalkan dan pelajari kandungannya. [HR. Turmudzi 3543]
 
Keterangan:
 
Dalam doa ini Rasulullah ﷺ meminta kepada Allah semua kebaikan dunia dan Akhirat. Dalam doa itu, beliau ﷺ memohon empat hal:
 
Pertama: Petunjuk agar bisa mengamalkan semua kebaikan
 
Ada banyak alasan, mengapa kita harus memohon petunjuk kepada Allah untuk mengamalkan semua kebaikan:
 
[a] Setiap orang butuh pahala amal, karena ini modal hidup bahagia di Akhirat.
 
[b] Dengan keterbatasan manusia, mereka tidak tahu apa saja kebaikan yang bisa mengantarkan kepada Surga, sehingga mereka sangat butuh petunjuk dari Allah. Allah berfirman dalam Hadis Qudsi:
 
يَا عِبَادِي وَكُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلَّا مَنْ هَدَيْتُ، فَاسْتَهْدُونِي أَهْدِكُمْ
 
Wahai para hamba-Ku, kalian semua sesat, kecuali mereka yang Aku beri petunjuk. Karena itu mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya Aku beri petunjuk kepada kalian. [HR. Ahmad 21367 & Muslim 6737]
 
Semakin banyak seorang hamba memohon petunjuk dan merasa butuh kepada Allah akan petunjuk, semakin besar peluang dia untuk mendapat petunjuk dari Allah.
 
[c] Faktor lingkungan terkadang membuat manusia tidak semangat melakukan ketaatan. Sehingga dia butuh taufik dari Allah, agar semangat dalam mengamalkan ajaran Islam.
 
Karena makna petunjuk bisa berarti keterangan mana yang baik, mana yang salah, dan bisa juga dipahami semangat untuk mengamalkan kebaikan.
 
Kedua: Taufik dan hidayah untuk bisa meninggalkan setiap kemungkaran
 
Beberapa alasan mengapa kita harus memohon petunjuk untuk meninggalkan kemungkaran:
 
[a] Kita sangat butuh perlindungan dari Neraka. Dan untuk menghindari hukuman di Neraka, hamba harus berusaha meninggalkan setiap kemungkaran. Sehingga hakekat dari permohonan ini adalah memohon agar dilindungi dari setiap sumber dosa.
 
[b] Kita tidak tahu mana yang munkar mana yang makruf, kecuali setelah mendapat petunjuk dari Allah.
 
[c] Terlebih bagi kita yang hidup di zaman serba berhias maksiat. Untuk bisa meninggalkan semua kemungkaran, butuh perjuangan sangat berat.
 
Ketiga: Mencintai orang miskin
 
Ada apa dengan mencintai orang miskin, sehingga Nabi ﷺ meminta agar hatinya dibuat bisa mencintai orang miskin?
 
Manusia, umumnya mereka mencintai sesuatu, jika yang dia cintai itu bisa memberikan manfaat kepadanya. Setidaknya ada hasil yang bisa dia dapatkan. Bagaimana dengan mencintai orang miskin, yang mereka tidak berharta?
 
Justru ini yang menjadi alasan besar, mengapa kita disarankan mencintai orang miskin. Mengingat mereka tidak berharta, sehingga tidak ada latar belakang duniawi ketika mencintai mereka. Karena itu, cinta yang kita berikan hanya ada dua kemungkinan:
 
[a] Kita mencintai orang miskin agar kita bisa semakin bersyukur dengan nikmat yang ada. Yang ini akan membuat orang lebih bersikap qanaah terhadap rezeki yang dia miliki. Dia selalu melihat orang yang secara materi lebih rendah dari pada dirinya.
 
[b] Mencintai orang miskin yang Muslim berarti mencintai karena Allah. Ketika tidak ada latar belakang dunia yang bisa dia dapatkan, cinta yang dia bangun akan mengantarkannya untuk mencintai karena Allah.
 
Keempat: Perlindungan dari fitnah
 
Fitnah (ujian) adalah bagian yang tidak mungkin bisa dipisahkan dalam hidup manusia. Setiap orang pasti mengalaminya. Fitnah berarti setiap ujian yang bisa mempengaruhi keutuhan iman seseorang.
 
Karena itulah Nabi ﷺ memerintahkan kepada umatnya untuk rajin-rajin memohon perlindungan dari bahaya fitnah. Beliau ﷺ bersabda kepada para sahabat:
 
تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
 
Berlindunglah kepada Allah dari setiap fitnah, yang nampak maupun yang tidak nampak. [HR. Muslim 7392]
 
Dan terkadang ada satu kondisi, di mana fitnah datang secara besar-besaran, sehingga tidak bisa dibendung. Terutama ketika masyarakat dalam kondisi tidak stabil, baik karena iklim politik atau munculnya aliran sesat, atau sebab lainnya, sehingga terjadi banyak perusakan, pembantaian, dst. Di saat itu bisa saja orang menjual agamanya untuk menyelamatkan harta dan nyawanya.
 
Dalam doa ini kita memohon kepada Allah agar terlindungi dari fitnah itu sampai mati. Bisa dalam bentuk kita di jauhkan dari sumber fitnah itu, atau kita diwafatkan sebelum bencana dan fitnah itu terjadi. Karena orang yang jauh dari fitnah, agamanya lebih terjaga dibandingkan orang yang mendekat ke fitnah. Sehingga kita meminta, agar dilindungi dari pengaruh buruk fitnah sampai kita meninggal.
 
Dari Mahmud bin Labid radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
“Ada dua hal yang dibenci manusia:
Pertama: Kematian. Padahal bagi Mukmin, kematian lebih baik dari pada fitnah.
Kedua: Mereka benci hartanya sedikit. Padahal harta yang sedikit lebih memudahkan hisab.” [HR. Ahmad 23625 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth]
 
Semoga Allah melindungi kita dari setiap fitnah, yang nampak maupun yang tidak nampak.
 
Allahu a’lam.
 
 
 
Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
 
https://konsultasisyariah.com/25877-doa-perlindungan-dari-fitnah.html
#doazikir, #mohonberlindung, #perlindungan, #fitnah, #mencintaiorangmiskin, #ujian, #musibah #ujian
, ,

KEDUDUKAN TINGGI DI SISI ALLAH

KEDUDUKAN TINGGI DI SISI ALLAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
KEDUDUKAN TINGGI DI SISI ALLAH
 
 
Jika Allah menakdirkan kita sebagai seorang hamba dengan kedudukan tinggi di sisi-Nya, tetapi ternyata amalan-amalan yang kita miliki tidak dapat mencapai derajat tersebut, maka Allah akan menguji kita dengan nikmat dan cobaan, sehingga kita senantiasa bersyukur dengan nikmat yang diberikan-Nya, serta pula sabar dan rida ketika mendapati suatu cobaan/musibah. Maka sesungguhnya, dengan itulah Allah mengangkat kedudukan kita sebagai seorang hamba.
 
إِذَا سَبَقَتْ لِلْعَبْدِ مِنْ اللَّهِ مَنْزِلَةٌ لَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلِهِ ابْتَلَاهُ اللَّهُ فِي جَسَدِهِ أَوْ فِي مَالِهِ أَوْ فِي وَلَدِهِ ثُمَّ صَبَّرَهُ حَتَّى يُبْلِغَهُ الْمَنْزِلَةَ الَّتِي سَبَقَتْ لَهُ مِنْهُ
 
“Jika seseorang hamba ditetapkan kedudukan mulia dari Allah, sementara ia belum mencapainya dengan amalannya, maka Allah akan memberinya musibah pada tubuhnya, atau hartanya, atau anaknya. Lalu Allah akan menjadikannya sabar (yakni, Allah memberi taufik kepadanya sehingga ia bersabar), sehingga kesabaran tersebut menghantarkanya hingga mencapai kedudukan mulia yang telah ditetapkan untuknya.” [HR. Ahmad Shahih, silsilah Al-Haadits Ash-shahihah 2599]
 
Mari kita renungkan …
Bukankah Allah taala akan menghapuskan dosa dari hamba-Nya yang bersabar dalam menghadapi ujian maupun cobaan? Dan juga bukankah Allah taala akan mengangkat derajat orang-orang yang bersabar?
 
Maka hendaklah kita selalu bersabar serta berharap balasan pahala yang terbaik, bahkan bisa lebih baik daripada apa yang kita duga dan dari apa yang kita upayakan..
 
وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
 
“Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl 96]
 
________________________________
 
Penulis: Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)
 
#kedudukantinggidisisiAllah #kedudukanmuliadisisiAllah #sabar, #bersabar,  #fitnah, #ujian, #musibah, #menggugurkandosadosa #pahalaorangbersabar
, , ,

JIKA BENAR MENJADI GHIBAH, JIKA SALAH MENJADI FITNAH

JIKA BENAR MENJADI GHIBAH, JIKA SALAH MENJADI FITNAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
JIKA BENAR MENJADI GHIBAH, JIKA SALAH MENJADI FITNAH
>> Mari kita biasakan menjaga adab yuk
 
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
. ( أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ). قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ ( ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ). قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ ( إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ )
“Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata: “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ﷺ ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi ﷺ: “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” [HR. Muslim no. 2589]
 
 
Sumber: [ShahihFiqih.Com]

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#ghibah #namimah #adudomba #masalah #fitnah #saksipalsu #kesaksianpalsu #fitnah #penyakithati #tuduhan #korupsi #lisan #bahayalisan #surga #neraka #akhlakburuk #jika benar menjadi ghibah #jikasalahmenjadifitnah

,

SEGALA NIKMAT YANG DIMILIKI ADALAH SEBUAH UJIAN

SEGALA NIKMAT YANG DIMILIKI ADALAH SEBUAH UJIAN

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

 

 

SEGALA NIKMAT YANG DIMILIKI ADALAH SEBUAH UJIAN
>> Kita terkadang lupa, bahwa segala nikmat yang dimiliki adalah sebuah ujian

Ingatlah apa yang diucapkan oleh Nabi Sulaiman ‘alaihis salam tatkala mendapatkan nikmat, beliau mengatakan :

“Ini termasuk karunia dari Rabb-ku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur ataukah mengingkari (nikmat-Nya). Dan barang siapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Rabb-ku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” [QS. An-Naml: 40]

Oleh karenanya, mari kita perbanyak bersyukur atas segala nikmat dan rezeki yang kita miliki dan dapatkan. Karena dengan bersyukur, nikmat tersebut akan bertambah. Dan apabila kita ingkar, maka Allah pun tidaklah menyukai keingkaran tersebut…

Wallahu a’lam.

 

Sumber: Radio Muslim Jogja

 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#QSAnNamlayat40 #segalamilikkita #ujian #fitnah #cobaan #bersyukur #bertambahnyanikmat

, ,

MUSIBAH ANTARA UJIAN ATAUKAH AZAB

MUSIBAH ANTARA UJIAN ATAUKAH AZAB
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
MUSIBAH ANTARA UJIAN ATAUKAH AZAB
Di antara hikmahnya adalah:
 
1. Musibah yang menimpa sebagaimana yang menimpa para Nabi dan Rasul, misalnya dengan ditimpakan penyakit dan tidak diberikan keturunan, maksud musibah seperti ini adalah untuk meninggikan derajat, memperbesar pahala, dan sebagai qudwah (teladan) bagi yang lainnya untuk bersabar.
Dari Mush’ab bin Sa’id -seorang tabi’in- dari ayahnya, ia berkata: “Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau ﷺ menjawab: “Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi.” [HR. Tirmidzi no. 2398]
 
2. Musibah bisa jadi pula sebagai sebab dihapuskannya dosa, sebagaimana firman Allah taala:
“Barang siapa yang melakukan keburukan (baca: maksiat), maka dia akan mendapatkan balasan karena keburukan yang telah dilakukannya”[QS An Nisa: 123]
Nabi ﷺ bersabda: “Tidaklah menimpa seorang Mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran (pada pikiran), sedih (karena sesuatu yang hilang), kesusahan hati, atau sesuatu yang menyakiti, sampai pun duri yang menusuknya, melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” [HR. Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573]
 
3. Musibah bisa jadi adalah hukuman yang disegerakan (baca: siksaan atau azab) di dunia disebabkan tumpukan maksiat dan tidak bersegera untuk bertobat.
Dari Anas bin Malik, Nabi ﷺ bersabda: “Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelekan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada Hari Kiamat kelak.” [HR. Tirmidzi no. 2396, hasan shahih kata Syaikh Al Albani]
[Dikembangkan dari Fatwa Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz]
 
Ya Allah, jadikanlah kami hamba yang bersabar dalam menghadapi setiap musibah. Semoga mendapat pahala serta tergugurkannya dosa lewat musibah tersebut. Wallahu waliyyut taufiq.
Sumber: [Rumaysho.Com]
kuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#musibah, #adzab, #azab, #ujian,  #tujuan, #bencana, #malapetaka, #fitnah
,

KARAKTERISTIK ULAMA BESAR ADALAH MENENANGKAN & MEMBERIKAN BIMBINGAN TERBAIK KEPADA UMAT, DI SAAT FITNAH MELANDA

KARAKTERISTIK ULAMA BESAR ADALAH MENENANGKAN & MEMBERIKAN BIMBINGAN TERBAIK KEPADA UMAT, DI SAAT FITNAH MELANDA
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
KARAKTERISTIK ULAMA BESAR ADALAH MENENANGKAN & MEMBERIKAN BIMBINGAN TERBAIK KEPADA UMAT, DI SAAT FITNAH MELANDA
 
Al-Imam an-Nawawy rahimahullahu berkata:
 
ينبغي للعالم والرجل العظيم المُطاع وذي الشّهرة أن يُسكّن الناس عند الفتن ويعظهُم ويوضّح لهم الدلائل.
“Seorang ulama, orang yang besar dan banyak pengikutnya dan orang yang terkenal, seharusnyalah melakukan upaya-upaya yang menimbulkan ketenangan bagi manusia di masa fitnah, menasihati mereka, dan menjelaskan kepada mereka bimbingan-bimbingan yang terbaik.” [Al-Minhaj fi Syarh Shahih Muslim bin al-Hajjaj, jilid 2 hlm. 107]
 
Sumber: @JakartaMengaji
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#nasihatulama, #petuahulama, #karakteristik, #ciriciri, #tandatanda, #karekteristikulamabesar, #syaikh, #syeikh, #menenangkan, #memberikanbimbinganterbaik, #fitnahmelanda, #fitnahujian, #cobaan
,

UJIAN DAN MUSIBAH TANDA ALLAH CINTA

UJIAN DAN MUSIBAH TANDA ALLAH CINTA
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
 
 
UJIAN DAN MUSIBAH TANDA ALLAH CINTA
>> Pahala yang Setimpal
 
hadist hadis Allah menguji hambanya jika Allah mencintai suatu kaum maka Allah akan mengujinya apabila Allah mencintai hambanya bila alloh cinta maka diuji jika Allah mencintai seorang hamba
 
Inilah yang patut dipahami setiap insan beriman, bahwa cobaan kadang dapat meninggikan derajat seorang Muslim di sisi Allah dan tanda, bahwa Allah semakin menyayangi dirinya. Dan semakin tinggi kualitas imannya, semakin berat pula ujiannya. Namun ujian terberat ini akan dibalas dengan pahala yang besar pula. Sehingga kewajiban kita adalah bersabar. Sabar ini merupakan tanda keimanan dan kesempurnaan tauhidnya. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
 
إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَفَّى بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
 
“Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelekan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada Hari Kiamat kelak.” [HR. Tirmidzi no. 2396, Hasan shahih kata Syaikh Al Albani]
 
Juga dari hadis Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau ﷺ bersabda:
 
إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ
 
“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barang siapa yang rida, maka ia yang akan meraih rida Allah. Barang siapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” [HR. Ibnu Majah no. 4031, Hasan kata Syaikh Al Albani]
 
Faidah dari dua hadis di atas:
 
1- Musibah yang berat (dari segi kualitas dan kuantitas) akan mendapat balasan pahala yang besar.
 
2- Tanda Allah cinta, Allah akan menguji hamba-Nya. Dan Allah yang lebih mengetahui keadaan hamba-Nya. Kata Lukman, seorang shalih, pada anaknya:
 
يا بني الذهب والفضة يختبران بالنار والمؤمن يختبر بالبلاء
 
“Wahai anakku ketahuilah, bahwa emas dan perak diuji keampuhannya dengan api, sedangkan seorang Mukmin diuji dengan ditimpakan musibah.”
 
3- Siapa yang rida dengan ketetapan Allah, ia akan meraih rida Allah dengan mendapat pahala yang besar.
 
4- Siapa yang tidak suka dengan ketetapan Allah, ia akan mendapat siksa yang pedih.
 
5- Cobaan dan musibah dinilai sebagai ujian bagi wali Allah yang beriman.
 
6- Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia dengan diberikan musibah yang ia tidak suka sehingga ia keluar dari dunia dalam keadaan bersih dari dosa.
 
7- Jika Allah menghendaki kejelekan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada Hari Kiamat kelak. Ath Thibiy berkata: “Hamba yang tidak dikehendaki baik, maka kelak dosanya akan dibalas hingga ia datang di Akhirat penuh dosa sehingga ia pun akan disiksa karenanya.” [Lihat Faidhul Qodir, 2: 583, Mirqotul Mafatih, 5: 287, Tuhfatul Ahwadzi, 7: 65]
 
8- Dalam Tuhfatul Ahwadzi disebutkan: “Hadis di atas adalah dorongan untuk bersikap sabar dalam menghadapi musibah setelah terjadi, dan bukan maksudnya untuk meminta musibah datang karena ada larangan meminta semacam ini.”
 
Jika telah mengetahui faidah-faidah di atas, maka mengapa mesti bersedih? Sabar dan terus bersabar, itu solusinya.
 
Semoga Allah memberi kita taufik dalam bersabar ketika menghadapi musibah.
WAllahul muwaffiq.
 
Penulis: Al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc hafizhahullah
[www.rumaysho.com]
 
 
 
 
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#pahalayangsetimpal, #pahalabesar, #balasanujianberat, #Allahcintasuatukaum, #Allahmencintaisuatukaum, #Allahmenimpakanujian, #ridho, #ridha, #rida, #ujianAllah, #Allahmurka, #Allahtidakmurka, #meraihridaAllah, #meraihridhaAllah #ridhaAllah #ridhoAllah #ridaAllah #mutiarasunnah #ujiandanmusibah, #tandaAllahcinta, #tandacintaAllah, #besarnyapahala, #besarnyaujian, #fitnah, #ujian #hadist #hadis #Allahmengujihambanya #jikaAllahmencintaisuatukaum #Allahakanmengujinya #apabilaAllahmencintaihambanya #bilaallohcinta #diuji #jikaAllahmencintaiseoranghamba #ujiandanmusibah, #tandaAllahcinta, #tandacintaAllah, #besarnyapahala, #besarnyaujian, #fitnah, #ujian
, ,

APA MAKSUD SYIRIK YANG SAMAR?

APA MAKSUD SYIRIK YANG SAMAR?

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

#MutiaraSunnah

APA MAKSUD SYIRIK YANG SAMAR?

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Maukah kamu kuberitahu tentang sesuatau yang menurutku lebih aku khawatirkan terhadap kalian daripada (fitnah) Al masih Ad Dajjal? Para sahabat berkata: “Tentu saja”. Beliau ﷺ bersabda: “Syirik khafi (yang tersembunyi), yaitu ketika sesorang berdiri mengerjakan shalat, dia perbagus shalatnya karena mengetahui ada orang lain yang memerhatikannya.“ [H.R Ahmad dalam musnadnya. Dihasankan oleh Syaikh Albani Shahiihul Jami’ (2604)]

Rasulullah ﷺ menjelaskan, bahwa riya’ termasuk syirik khafi yang samar dan tersembunyi. Hal ini karena riya’ terkait dengan niat dan termasuk amalan hati, yang hanya diketahui oleh Allah ta’ala. Tidak ada seorang pun yang mengetahui niat dan maksud seseorang kecuali Allah semata. Hadis di atas menunjukkan tentang bahaya riya’, karena Nabi ﷺ khawatir riya’ menimpa para sahabat yang merupakan umat terbaik. Apalagi terhadap selain mereka. Kekhawatiran beliau ﷺ lebih besar daripada kekhawatiran terhadap ancaman fitnah Dajjal, karena hanya sedikit yang dapat selamat dari bahaya riya’ ini. Fitnah Dajjal yang begitu berbahaya hanya menimpa pada orang yag hidup pada zaman tertentu, sedangkan bahaya riya’ menimpa seluruh manusia di setiap zaman dan setiap saat. [I’aanatul Mustafiid II/90]

 

Sumber: https://muslim.or.id/5470-riya-penghapus-amal.html

 

══════

Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke kerabat dan sahabat terdekat..!
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: @NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

TANDA KEBAIKAN DAN KEBURUKAN DALAM MUSIBAH

TANDA KEBAIKAN DAN KEBURUKAN DALAM MUSIBAH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

TANDA KEBAIKAN DAN KEBURUKAN DALAM MUSIBAH
 
Jika Allah menguji hamba-Nya dengan sesuatu, maka Allah akan mengujinya dengan beberapa jenis ujian:
 
Jika dia diuji, dan mengembalikan permasalahannya kepada Rabbnya, maka itu adalah tanda kebahagiaan, dan tanda datangnya kebaikan baginya. Dan kau yakin, bahwa kesempitan itu tidak akan berlangsung selamanya, meskipun lama.
 
Adapun seseorang, yang jika dia diuji, dia tidaklah mengembalikan permasalahannya kepada Allah, bahkan hatinya lari dari-Nya menuju makhluk, lupa dengan mengingat Rabbnya, lupa untuk mendekat kepada Rabbnya, lupa untuk merendahkan diri kepada-Nya, lupa untuk bertaubat dan kembali pada-Nya, maka ini adalah tanda kecelakaan baginya, dan tanda datangnya keburukan bagi dirinya. [Ibnul Qoyyim rahimahullahu, Thoriqul Hijratain]
 
Sumber: @kemuslimahan_ypia

══════

Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke kerabat dan sahabat terdekat..!
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: @NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

WANITA-WANITA YANG BERPAKAIAN TAPI TELANJANG

WANITA-WANITA YANG BERPAKAIAN TAPI TELANJANG

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 

#MuslimahSholihah

WANITA-WANITA YANG BERPAKAIAN TAPI TELANJANG

Rasulullah ﷺ bersabda:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَ

“Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat. Satu kaum yang selalu bersama cambuk, bagaikan ekor-ekor sapi, dengannya mereka memukul manusia. Dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan dengan melenggak-lenggok menimbulkan fitnah (godaan). Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak pula mencium baunya, dan sungguh bau Surga itu bisa tercium dari jarak demikian dan demikian”. [HR. Muslim dari Abu Hurairahradhiyallahu’anhu]

Ringkasan Penjelasan Makna Hadis “Wanita-wanita yang Berpakaian tapi Telanjang”:

1) Hanya menutupi sebagian tubuhnya dan menyingkap yang lainnya agar terlihat kecantikannya, kemolekannya, dan yang semisalnya.

2) Mengenakan pakaian yang tipis, tembus pandang.

3) Mengajarkan perbuatan mereka kepada orang lain (persis seperti para artis dan foto model yang mengajarkan model-model pakaian yang membuka aurat dan pergaulan tak senonoh antara lawan jenis).

4) Tampil modis di depan umum, bergaya dalam berjalan.

5) Mengikuti mode rambut wanita-wanita nakal.

6) Kepala-kepala mereka menonjol dengan hiasan-hiasan seperti punuk unta.

7) Berpakaian nikmat Allah, tapi telanjang dari kesyukuran.

[Lihat Syarhu Muslim lin Nawawi rahimahullah, 14/110]

8) Menyambung rambut dengan rambut palsu [Lihat Fathul Bari, 10/375]

9) Berpakaian di dunia, telanjang di Akhirat, sebagai hukuman dari Allah ‘azza wa jalla bagi para wanita yang tidak menutup auratnya [Lihat Syarhul Bukhari libni Batthol rahimahullah, 3/117]

10) Pakaian ketat [Lihat Syarhul Muntaqo lil Baaji rahimahullah, 4/308]

11) Berpaling dari kebenaran dan durhaka kepada suami [Lihat Al-Istidzkar libni Abdil Barr rahimahullah, 9/283]

12) Menggoda kaum lelaki dan tidak menundukkan pandangan [Lihat Syarhus Sunnah lil Baghawi rahimahullah, 10/272]

13) Menutup bagian atas, bawah terbuka [Lihat Gharibul Hadis libnil Jauzi rahimahullah, 2/290]

14) Tertawa dengan keras hingga terdengar oleh kaum pria, bahkan tertawa bersama kaum pria [Lihat Syarhu Riyadhis Shalihin libnil ‘Utsaimin rahimahullah]

15) Fitnah (cobaan) berpakaian tapi telanjang lebih dahsyat dibanding benar-benar telanjang, sebab nafsu akan menuntut untuk melihat lebih dari itu [Lihat Syarhut Tirmidzi lisy Syinqithi rahimahullah]

 

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

 

Penulis: Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah

 

Sumber:

💄 WANITA-WANITA YANG BERPAKAIAN TAPI TELANJANG ➡ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, صِنْفَانِ مِنْ أَ…

Posted by Sofyan Chalid bin Idham Ruray – www.SofyanRuray.info on Sunday, July 16, 2017

 

Video Sifat-sifat Penghuni Neraka – Ustadz Khalid Basalamah: https://youtu.be/8qFWURVfDdc