, ,

SHOLAT SUNNAH DUA RAKAAT DI MALAM PERTAMA PENGANTIN

SHOLAT SUNNAH DUA RAKAAT DI MALAM PERTAMA PENGANTIN

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

SHOLAT SUNNAH DUA RAKAAT DI MALAM PERTAMA PENGANTIN

Di Antara Adab Malam Pertama

Pertanyaan:

Apakah ada sholat sunah dua rakaat setelah proses akad nikah?

Jawaban:

Bismillah, was sholatu was salamu ‘ala Rosulillah, amma ba’du,

Dianjurkan bagi penganti baru, untuk memulai malam pertamanya dengan sholat dua rakaat berjamaah. Dalil yang menunjukkan hal ini adalah:

Dalil pertama: dari Abu Said beliau mengatakan:

Saya menikahi seorang wanita ketika saya masih sebagai budak. Kemudian saya mengundang beberapa sahabat Nabi ﷺ. Di antara mereka ada Ibnu Mas’ud, Abu Dzar, dan Hudzifah radhiallahu’anhum. Lalu tibalah waktu sholat, Abu Dzar bergegas untuk mengimami sholat. Tetapi mereka mengatakan ‘Kamulah (Abu Sa’id) yang berhak!’ Ia (Abu Dzar) berkata: ‘Apakah benar demikian?’ ‘Benar!’ jawab mereka. Aku pun maju mengimami mereka sholat. Ketika itu aku masih seorang budak. Selanjutnya mereka mengajariku:

إذا دخل عليك أهلك فصل ركعتين ثم سل الله من خير ما دخل عليك وتعوذ به من شره ثم شأنك وشأن أهلك

“Jika istrimu nanti datang menemuimu, hendaklah kalian berdua sholat dua rakaat. Lalu mintalah kepada Allah kebaikan istrimu itu dan mintalah perlindungan kepada-Nya dari keburukannya. Selanjutnya terserah kalian berdua.” (HR. Ibnu Abi Syaibah Al-Mushannaf no. 29733 dan dishahihkan Al-Albani)

Dalil kedua: dari Syaqiq, beliau mengatakan:

Ada seseorang yang bernama Abu Hariz mengatakan: “Saya menikahi seorang perawan yang masih muda, dan saya khawatir dia akan membenciku. Kemudian Ibnu Mas’ud memberi nasihat:

إن الإلف من الله والفرك من الشيطان يريد أن يكره إليكم ما أحل الله لكم فإذا أتتك فأمرها أن تصلي وراءك ركعتين

“Sesungguhnya kasih sayang itu dari Allah dan kebencian itu dari setan untuk membenci sesuatu yang dihalalkan Allah kepadamu. Jika istrimu datang kepadamu, perintahkanlah istrimu untuk melaksanakan sholat dua rakaat di belakangmu. Lalu ucapkanlah:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَهْلِي وَبَارِكْ لَهُمْ فِيَّ اَللَّهُمَّ اجْمَعْ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ بِخَيْرٍ وَفَرِّقْ بَيْنَنَا إِذَا فَرَّقْتَ إِلَى خَيْرٍ

Allohumma baariklii fii ahlii wabaariklahum fiyya. Allohummaj ma’  baynanaa maa jama’ta bikhoirin wa farriq baynanaa idzaa farraqta ilaa khoirin

Artinya:

“Ya Allah, berikanlah keberkahan kepadaku dan istriku, serta berkahilah mereka dengan sebab aku. Ya Allah, berikanlah rezeki kepadaku lantaran mereka, dan berikanlah rezeki kepada mereka lantaran aku. Ya Allah, satukanlah antara kami (berdua) dalam kebaikan dan pisahkanlah antara kami (berdua) dalam kebaikan.”(Diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf no. 17156 dan dishahihkan Al-Albani).

Tata caranya sholat sebelum malam pertama:

  1. Tata cara sholat dua rakaat ketika malam pertama, sama dengan tata cara sholat biasa, yaitu
  2. Suami menjadi imam bagi istrinya.
  3. Bacaan sholat boleh dikeraskan.
  4. Tidak ada anjuran untuk membaca surat atau ayat tertentu.
  5. Tidak ada doa khusus, selain doa di atas dan dibaca setelah sholat.

 

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

Sumber: https://konsultasisyariah.com/8726-sebelum-malam-pertama.html

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *