,

SELAYAKNYA KITA LEBIH MALU KEPADA ALLAH

SELAYAKNYA KITA LEBIH MALU KEPADA ALLAH

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

?? SELAYAKNYA KITA LEBIH MALU KEPADA ALLAH ? ?

?Imam Ibnu Katsir rahimahullah menukilkan:

?Bahwasanya budak Ibnu Umar melakukan suatu kesalahan, lantas Ibnu Umar hendak menghukumnya atas kesalahan yang ia lakukan. Dia pun berkata: “Wahai tuanku, tidakkah Anda memunyai dosa yang menjadikan Anda takut kepada Allah Ta’ala?

?Ibu Umar menjawab: “Iya, punya”.

?Budak itu berkata: “Maka demi Dzat yang menangguhkan dari menyiksa Anda, kenapa Anda tidak menangguhkan dari menyiksaku?.”

⚡Kemudian budak itu melakukan kesalahan yang kedua kali, beliau pun ingin menghukumnya. Lantas budak itu mengatakan hal yang sama, dan beliau pun memaafkannya. Kemudian budak tersebut melakukan kesalahan yang ketiga kalinya, lantas Ibnu umar menghukumnya, tapi ia tidak berkata sedikit pun.

✏Maka Ibnu Umar bertanya kepadanya: “Kenapa kamu tidak mengatakan seperti yang kamu katakan dua kali sebelumnya?”

✒Dia menjawab: “Wahai tuanku, saya malu dari kesabaran (kemurahan hati) Anda, sedangkan saya terus mengulang kesalahanku”.

?Maka Ibnu Umar menangis, seraya berkata: “Seharusnya aku lebih merasa malu kepada Rabb-ku. Dengan mengharap ridha Allah, kamu sekarang merdeka”.

[Lihat: “Al-Bidayah wa an-Nihayah, 17/300].

⤵️Mutiara Hikmah:

✔️ Kalau budak saja malu kepada Ibnu Umar dan tidak meminta keringanan hukuman atau penundaan hukuman lagi karena sudah seringnya berbuat dosa dan kesalahan, bagaimana tentang malu kita kepada Alloh, yang mana kita terlalu banyak dosa kepada Alloh, dan Alloh selalu memaafkan kita, dan selalu memberi kesempatan kepada kita lebih hebat lagi dengan berbuat dosa. Kita berharap selamat dari siksa-Nya dan selalu meminta rezeki kepada-Nya.

❤️Astagfirullooh wa atuubu ilaih.

❤️Alloohumma sholli wasallim ‘ala nabiyyinaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad.

Broadcasted by: Abu Zaidan Agus & Partner

 

┄┄┉┉✽̶»̶̥  ?? ? »̶̥✽̶┉┉┄┄

 

من قصص السلف

?نقل الحافظ إبن كثير رحمه الله:

?أن خادمًا لعبدالله بن عمر أذنبَ، فأرادَ ابن عمر أن يعاقبه على ذنبه، فقال: يا سيدي؛ أما لَكَ ذنبٌ تخافُ الله تعالى منه؟

?قال: بلى.

?قال: فبالذي أمهلكَ لمََا أمهلتني.

⚡ثم أذنب العبدُ ثانيًا، فأراد عقوبته، فقالَ له مثل ذلك، فعفا عنه، ثم أذنب الثالثة، فعاقبه وهو لا يتكلم.

✏فقال له ابن عمر: مالكَ لَمْ تقل ما قلتَ في الأولتين؟

✒فقال: يا سيدي، حياءٌ مِنْ حِلمك مع تكرار جُرمي.

?فبكى ابن عمر وقال: أنا أحقُّ بالحياء من ربي، أنتَ حرٌ لوجه الله تعالى.
:

?البداية والنهاية” ٣٠٠/١٧

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *