KENAPA MUSLIM TIDAK MERAYAKAN HARI VALENTINE?

/, Manhaj/KENAPA MUSLIM TIDAK MERAYAKAN HARI VALENTINE?
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
KENAPA MUSLIM TIDAK MERAYAKAN HARI VALENTINE?
 
Kapan seorang Muslim disebut meniru gaya orang kafir (Tasyabbuh)? Saat orang itu mengikuti apa-apa yang menjadi kekhasan orang kafir tersebut, baik dari pakaiannya, penampilan, dalam bergaya, dan lainnya. Dalam hadis disebutkan dari Ibnu ‘Umar, Nabi ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.”[(HR. Ahmad dan Abu Daud]
 
Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami.” [HR. Tirmidzi]
 
Ibnu Taimiyah dalam kitab lainnya berkata:
“Sesungguhnya Tasyabbuh (meniru gaya) orang kafir secara lahiriyah mewariskan kecintaan dan kesetiaan dalam batin. Begitu pula kecintaan dalam batin mewariskan Tasyabbuh secara lahiriyah. Hal ini sudah terbukti secara inderawi atau eksperimen. Sampai-sampai jika ada dua orang yang dulunya berasal dari kampung yang sama, kemudian bertemu lagi di negeri asing, pasti ada kecintaan, kesetiaan dan saling berkasih sayang. Walau dulu di negerinya sendiri tidak saling kenal atau saling terpisah.” Bukankah banyak dari kita yang masih enggan meninggalkan budaya kaum kafir, setelah menirukan budaya tersebut sekali, dua kali, tiga kali, sehingga menjadi tradisi? Bukankah masih banyak yang masih terus melakukan budaya merayakan ulang tahun, Valentine’s Day, bahkan sampai mengucapkan selamat hari raya kaum kafir yang sangat terlarang bagi umat Muslim.
 
Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata:
“Patokan disebut Tasyabbuh adalah jika melakukan sesuatu yang menjadi kekhususan orang yang ditiru. Misalnya yang disebut Tasyabbuh pada kafir adalah seorang Muslim melakukan sesuatu yang menjadi kekhususan orang kafir. Adapun jika sesuatu sudah tersebar di tengah-tengah kaum Muslimin dan tidak jadi kekhasan atau pembeda dengan orang kafir, maka tidak lagi disebut Tasyabbuh. Seperti itu tidaklah dihukumi Tasyabbuh, namun bisa jadi dinilai haram dari sisi lain.” Semoga kita semua bisa menjauh dan meninggalkan budaya kaum kafir.
 
 
 
Sumber: www.khalidbasalamah.com
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
 
 
 
#muslimtidakmerayakanhariValentine #ValentinesDay #tasyabuh,#tasyabbuh #meniruorangkafir #bukanbagiankami #batasanmeniruorangkafir #ciritasyabuh #ciritasyabbuh #patokandisebuttasyabuh #perayaanValetine
2018-03-05T05:35:00+00:00 March 5th, 2018|Akidah & Tauhid, Manhaj|0 Comments

Leave A Comment

7 − two =