JALAN-JALAN BURUK BAGI ORANG YANG BINASA

/, Tazkiyatun Nufus/JALAN-JALAN BURUK BAGI ORANG YANG BINASA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

JALAN-JALAN BURUK BAGI ORANG YANG BINASA

Orang yang bernasib buruk akan diarahkan langkahnya menuju pintu-pintu keburukan. Jika memasuki pintu-pintu itu, ia akan terjerumus ke dalam kubang-kubang kebinasaan. Tak ada yang dapat menyelamatkannya, kecuali Allah ‘Azza wa Jalla.

Abu Mahfuzh Ma’ruf Al-Karkhiy Al-Baghdadiy (wafat pada 204 H) rahimahullah berkata:

إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبدٍ شَرّاً، أَغلَقَ عَنْهُ بَابَ العَمَلِ، وَفَتَحَ عَلَيْهِ بَابَ الجَدَلِ.

“Jika Allah menginginkan keburukan pada diri seorang hamba, maka Allah menutup pintu amal baginya, dan Allah membuka pintu debat baginya.” [Thabaqat Al-Hanabilah 1/384 karya Ibnu Abi Ya’la, Tarikh Al-Islam 13/401, dan Siyar A’lam An-Nubala` 9/340]

Orang yang celaka akan malas beramal dan lebih senang berdebat. Karena di dalam debat, jiwanya akan merasa puas dan senang. Ia akan merasa lebih pandai dan lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang ia debat. Oleh karena itu, hendaknya orang yang mendebat meluruskan niat dan mengikhlaskan tujuannya, bahwa ia mendebat orang lain bukan untuk mengalahkan, melainkan karena ia menginginkan kebaikan dan kasih bagi orang lain itu. Ia tak rela melihat orang lain jatuh ke dalam kekeliruan dan kesesatan.

Jika yang dimaksudkan dengan “debat” (الْجَدَلُ) di sini adalah ilmu kalam dan filsafat, maka ini merupakan peringatan keras agar waspada terhadap ilmu yang berbahaya ini. Ilmu yang telah menggelincir kaki para ulama besar dalam penyimpangan: Al-Ghazaliy, Asy-Syahrastaniy, Ar-Raziy, dan lainnya.

Ilmu kalam dan filsafat telah banyak membinasakan manusia, karena ilmu ini melahirkan keragu-raguan terhadap akidah dan prinsip agama yang selama ini seseorang yakini. Siapa saja yang mempelajari ilmu kalam pastilah sesat, kecuali bila Allah tabaraka wa ta’ala menjaganya. Namun kebanyakan orang-orang besar telah tumbang disebabkan oleh pengaruh buruk ilmu kalam ini.
Tiada kelompok sesat sepeninggal Nabi ﷺ, kecuali bahwa kelompok itu lahir dari dampak buruk ilmu kalam yang sial ini.

Penulis: Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.
Sumber: markazdakwah.or.id

 

══════

Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke kerabat dan sahabat terdekat..!
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: @NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

#jalanjalanburuk, #pintupintukebaikan, #pintupintukeburukan, #jalanbinasakan, #ilmukalam, #ilmufilsafat, #sesatdanmenyesatkan, #membukapintukebaikan, #menutuppintu keburukan, #menutuppintuamal, #orangyangbinasa

2017-10-16T04:05:03+00:00 October 16th, 2017|Nasihat Ulama, Tazkiyatun Nufus|0 Comments

Leave A Comment

17 − nine =