HUKUM MEMBANGUN TOILET KE ARAH KIBLAT MASJID

Hukum Membangun Toilet Ke Arah Kiblat Masjid

Hukum Membangun Toilet Ke Arah Kiblat Masjid

Pertanyaan:

Bolehkah membangun toilet ke arah Kiblat masjid? Sahkah sholat di masjid yang arah Kiblatnya ada toiletnya?

Jawab:

Tidak mengapa membangun toilet di arah Kiblat masjid, dengan syarat bangunannya TERPISAH dari bangunan masjid. Apabila bangunannya bersambung, maka makruh sholat di masjid tersebut, dan sholatnya sah.

Berkata Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu:

لا تصل إلى الحش ولا إلى الحمام ولا إلى المقبرة

“Jangan sholat menghadap tempat buang hajat, kamar mandi, dan kuburan.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf 3/372 no: 7651, cet. Maktabah Ar-Rusyd )

Berkata Al-Musayyib bin Raafi (wafat tahun 105 H) dan Khaitsamah bin Abdurrahman (wafat setelah tahun 80 H):

لا تصل إلى حائط حمام ولا وسط مقبرة

“Jangan sholat menghadap dinding kamar mandi dan tengah kuburan. ” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf 3/372 no:7653 )

Berkata Ibrahim An-Nakha’i (wafat tahun 196 H):

كانوا يكرهون ثلاث أبيات للقبلة الحش والمقبرة والحمام

“Para salaf membenci tiga tempat untuk Kiblat: Tempat buang hajat (toilet), Kuburan, dan Kamar mandi” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf 3/372 no:7656)

Berkata Syeikh Muhammad bin Ibrahim (Mufti Kerajaan Saudi sebelum Syeikh Bin Baz, meninggal tahun 1389 H):

فإِن أَمر هذه المغاسل لا يخلو من أَمرين: إِما أن تكون مفصولة عن المسجد بجدار مستقل بها منفصل عن جداره القبلي، وهذا لا محظور فيه ولا بأْس بالصلاة ولو كانت المغاسل في قبلة المسجد ما دامت مفصولة عنه بجدار غير جداره. وإِما أَن تكون متصلة به ليس بينها وبينه إِلا حائطه القبلي فهذا مما ذكر العلماء كراهة الصلاة إِليه،… ولا يكفي حائط المسجد، لكراهة السلف -رحمهم الله- الصلاة في مسجد في قبلته حُش. وعلى هذا فينبغي فصل هذه المغاسل عن جدار المسجد بحائط مستقل بها منفصل عن حائط المسجد المذكور

“Toilet ini tidak terlepas dari dua kemungkinan:

Pertama: Terpisah dari masjid dengan dinding yang terpisah dari dinding masjid yang terletak di arah Kiblat, maka ini tidak ada larangan dan tidak masalah sholat di dalamnya, meskipun toilet tersebut berada di arah Kiblat masjid, selama bangunannya TERPISAH dari dinding masjid.

Kedua: Tersambung dengan masjid, dan tidak ada pembatas kecuali dinding masjid yang berada di arah Kiblat, maka disebutkan oleh para ulama bahwa ini termasuk tempat yang MAKRUH sholat menghadapnya…dan tidak cukup hanya dinding masjid karena para salaf rahimahumullahu membenci sholat di dalam masjid yang di arah Kiblatnya ada tempat buang hajat. Oleh karena itu seyogyanya memisahkan toilet-toilet tersebut dari dinding masjid dengan dinding terpisah dari dinding masjid tersebut.” (Fatawa Wa Rasail Syeikh Muhammad bin Ibrahim no: 515)

Wallahu a’lam.

Ustadz Abdullah Roy, Lc.

Sumber: tanyajawabagamaislam.blogspot.com

 

https://konsultasisyariah.com/661-bolehkah-membangun-toilet-ke-arah-Kiblat.html

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *