, ,

APAKAH MUSAFIR MENGERJAKAN SHOLAT SUNNAH (*)?

APAKAH MUSAFIR MENGERJAKAN SHOLAT SUNNAH ?

Berkata Asy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah: “Seorang musafir mengerjakan sholat sunnah sebagaimana yang dikerjakan orang yang muqim. Maka dia (musafir) juga melakukan: Sholat Dhuha, Sholat Malam, Sholat Witir, dan Sholat sunnah lainnya. KECUALI sholat Rawatib (sebelum dan sesudah) Dzuhur, (sesudah) Maghrib dan Isya, maka yang sunnah adalah TIDAK mengerjakannya”. ***** Manasik Al Hajji wal ‘Umrah, […]

,

ENAM SYARAT AGAR SHOLAT  BISA MENYEJUKKAN PANDANGAN DAN MENENANGKAN HATI

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, bahwa terdapat enam hal yang mesti terkumpul pada diri seseorang agar sholat  yang dikerjakan mampu menjadi penyejuk pandangan dan penenang hati. Keenam hal tersebut adalah sebagai berikut: Ikhlas Bahwa faktor pendorong dan motif mendirikan sholat  adalah keinginan dan kecintaan hamba kepada Allah, mencari keridhaan-Nya, memperoleh kedekatan dengan diri-Nya, menunjukkan kecintaan kepada-Nya, […]

,

FATWA ULAMA: SEDANG SAKIT, BOLEHKAH TIDAK SHOLAT BERJAMAAH DI MASJID?

Fatwa Ulama: Sedang Sakit, Bolehkah Tidak Sholat Berjamaah Di Masjid?

Fatwa Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Wal Ifta’ Pertanyaan: Apakah orang yang sakit biasa itu sudah cukup menjadi udzur untuk tidak menghadiri sholat  berjamaah di masjid? Jawaban: Sakit yang bisa menjadi udzur bagi seseorang (lelaki Muslim) untuk tidak menghadiri sholat berjamaah di masjid adalah sakit yang menyebabkan kesulitan baginya untuk pergi ke masjid. Maksudnya […]

, ,

BAGAIMANA TATA CARA SHOLAT BAGI SESEORANG YANG SEDANG KOMA?

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Terdapat perbedaan pendapat di antara ulama dalam masalah hukum qadha sholat orang yang pingsan atau koma. Yang dirajihkan oleh Ibnu ‘Utsaimin dalam asy-Syarh al-Mumti’ (pada awal Kitab ash-Shalah) dan difatwakan al-Lajnah ad-Da’imah (diketuai oleh Ibnu Baz) adalah TIDAK ADA kewajiban qadha atasnya, lantaran ia bukan mukallaf […]

RINGKASAN TATA CARA SHOLAT GERHANA

RINGKASAN TATA CARA SHOLAT GERHANA

1) Berniat dalam hati untuk Sholat Gerhana karena Allah ta’ala. Melafadzkannya termasuk bid’ah (mengada-ada dalam agama) 2) Takbiratul ihram. 3) Membaca istiftah, ta’awwudz, dan Basmalah secara pelan. 4) Membaca Al-Fatihah dan surat lain secara keras, dan hendaklah memanjangkan bacaan, yaitu memlih surat yang panjang. 5) Bertakbir lalu ruku’ dan memanjangkan ruku’, yaitu membaca bacaan ruku’ […]