DOA ANTARA TASYAHUD AKHIR DAN SALAM

DOA ANTARA TASYAHUD AKHIR DAN SALAM

Di Antara Doa Antara Tasyahud Akhir dan Salam

Terdapat berbagai macam doa antara Tasyahud Akhir dan Salam. Di antaranya adalah sebagai berikut:

a)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

ALLOHUMMA INNII ZHOLAMTU NAFSII ZHULMAN KATSIIROON, WA LAA YAGFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA, FAGH-FIRLII MAGHFIROTAN MIN ‘INDIKA, WARHAMNII INNAKA ANTAL GHOFUURUR ROHIIM.

Artinya:

Ya Alloh, sesungguhnya aku telah mendzholimi (menganiaya’) diriku sendiri dengan kedzholiman yang sangat banyak. Dan tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan pengampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang [HR Bukhari 92/265), Muslim (2705) dan selain keduanya].

b)

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

ALLAAHUMMAGHFIRLY MAA QADDAMTU WA MAA AKH-KHARTU WA MAA AS-RARTU WA MAA A’LANTU WA MAA ASRAFTU WA MAA ANTA A’LAMU BIHI MINNIY. ANTA AL-MUQADDIM WA ANTA AL-MUAKHKHIR, LAA ILAAHA ILLAA ANTA.

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah aku – terhadap – apa yang telah lalu dan yang akan datang. Dari masaku, apa yang aku rahasiakan dan apa yang aku tampakkan, serta apa yang aku lakukan dengan berlebihan. Den Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui daripada aku. Engkalu Yang Maha Akhir. Tiada Ilah yang berhak disembah kecuali Engkau [HR Muslim (771),  Abu Daud (760), At Tirmidzi (3417) dan An Nasa’I (2/130)].

  1. c) Juga, jangan lupa dalam tasyahud akhir sebelum salam, kita tambahkan doa ini:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL MA’ TSAMI WAL MAGHROM

Artinya:

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari berbuat dosa dan banyak utang [HR. Bukhari (no. 2397) dan Muslim (no. 589)].

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *