, ,

TIGA TUJUAN DAKWAH

TIGA TUJUAN DAKWAH
TIGA TUJUAN DAKWAH
>> Istiqamah di atas sunnah ketika berdakwah
 
Tujuan dakwah ada tiga:
a. Menjelaskan dalil kepada umat manusia
b. Mengharapkan manusia mendapatkan hidayah
c. Melepaskan tanggung jawab di hadapan Allah taala
 
 
 
#tigatujuandakwah, #3TujuanDakwah #adabberdakwah #dakwahsunnah #nasihatulama #SyaikhProf.DrIbrahimbinAmirArRuhaily
,

SEPULUH PERKARA TANDA HATI TELAH MATI

SEPULUH PERKARA TANDA HATI TELAH MATI
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
SEPULUH PERKARA TANDA HATI TELAH MATI
 
Suatu hari, Ibrahim bin Adham rahimahullah berlalu melewati pasar Bashrah, kota terbesar kedua di Irak, terletak sekitar 545 km dari Baghdad. Manusia pun berkumpul kepadanya seraya berkata:
“Wahai Abu Ishaq, sesungguhnya Allah berfirman dalam kitab-Nya:
‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-kabulkan bagi kalian’. Sudah sekian lama kami berdoa tapi tidak dikabulkan.”
 
Beliau menjawab:
 
يَا أَهْلَ الْبَصْرَةِ، مَاتَتْ قُلُوبُكُمْ فِي عَشَرَةِ أَشْيَاءَ، أَوَّلُهَا: عَرَفْتُمُ اللَّهَ ولَمْ تُؤَدُّوا حَقَّهُ، الثَّانِي: قَرَأْتُمْ كِتَابَ اللَّهِ ولَمْ تَعْمَلُوا بِهِ، وَالثَّالِثُ: ادَّعَيْتُمْ حُبَّ رَسُولِ اللَّهِ وَتَرَكْتُمْ سُنَّتَهَ، وَالرَّابِعُ: ادَّعَيْتُمْ عَدَاوَةَ الشَّيْطَانِ وَوَافَقْتُمُوهُ، وَالْخَامِسُ: قُلْتُمْ نُحِبُّ الْجَنَّةَ ولَمْ تَعْمَلُوا لَهَا، وَالسَّادِسُ: قُلْتُمْ نَخَافُ النَّارَ وَرَهَنْتُمْ أَنْفُسَكُمْ بِهَا، وَالسَّابِعُ: قُلْتُمْ إِنَّ الْمَوْتَ حَقٌّ وَلَمْ تَسْتَعِدُّوا لَهُ، وَالثَّامِنُ: اشْتَغَلْتُمْ بِعُيُوبِ إِخْوَانِكُمْ وَنَبَذْتُمْ عُيُوبَكُمْ، وَالتَّاسِعُ: أَكَلْتُمْ نِعْمَةَ رَبِّكُمْ ولَمْ تَشْكُرُوهَا، وَالْعَاشِرُ: دَفَنْتُمْ مَوْتَاكُمْ وَلَمْ تَعْتَبِرُوا بِهِمْ
 
“Wahai penduduk Bashrah, hati kalian telah mati pada sepuluh perkara:
Pertama, kalian mengenal Allah, tapi tidak menunaikan hak-Nya.
Kedua, kalian membaca Alquran, tapi kalian tidak mengamalkannya.
Ketiga, kalian mengaku mencintai Rasulullah ﷺ, tapi kalian meninggalkan Sunnahnya.
Keempat, kalian mengaku memusuhi setan, tapi kalian malah mematuhinya dan tidak menentangnya.
Kelima, mengakui bahwa Surga itu benar adanya, tapi kalian tidak beramal untuk (memasuki)nya. Keenam, kalian mengatakan bahwa kami takut dari Neraka, tapi kalian menggadai diri-diri kalian untuk Neraka.
Ketujuh, kalian mengatakan bahwa kematian adalah benar adanya, tapi kalian tidak bersiap untuknya. Kedelapan, kalian sibuk membicarakan aib-aib saudara-saudara kalian, sedang kalian mencampakkan aib-aib kalian sendiri.
Kesembilan, kalian memakan nikmat-nikmat Rabb kalian, tapi kalian tidak menunaikan kesyukuran kepada-Nya.
Kesepuluh, kalian telah mengubur orang-orang mati kalian, tapi kalian tidak mengambil pelajaran darinya.”
 
[Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilayatul Auliya’ 8/15-16. Disebutkan juga oleh Ibnu Abdil Barr dalam Jami’ Bayan Al-‘Ilm no. 1220, Asy-Syathibi dalam Al-I’tisham 1/149 (Tahqiq Masyhur Hasan), dan Al-Absyihy dalam Al-Mustathraf 2/329.]
 
 
Penulis: Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi hafizhahullah
 
———-
 
 
Dari riwayat tersebut nampak, bahwa hati yang mati rupanya akan menyebabkan doa kita tak dikabulkan oleh Allah ﷻ. Padahal kepada siapa lagi kita akan memohon doa kecuali kepada Sang Pemilik Hati, Allah, Rabbul aalamiin. Maka sepantasnya kita menginstrospeksi diri terhadap hati-hati kita. Adakah kita memiliki hati yang telah mati? Inginkah doa kita tidak dikabulkan oleh Allah? Tentu jawabnya tidak.
 
Hati yang mati pula akan menjadi sebab sulitnya seseorang untuk menerima kebenaran. Hidayah akan sulit untuk masuk ke dalam hatinya. Akan sulit baginya untuk melaksanakan perintah Allah ﷻ. Bahkan kemaksiatan yang ia lakukan menjadi sesuatu yang tak meresahkan hatinya. Dan masih banyak lagi keburukan dari perkara matinya hati seorang hamba.
 
Nasihat ini diperuntukkan bagi seluruh kaum Muslimin. Semoga Allah ﷻ menjauhkan kita dari hati yang mati, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibrahim bin Adham terhadap penduduk kota Bashrah. Semoga Allah memberikan kepada kita hati yang muthmainnah, hati yang tenang dan rida menerima perintah Allah dan senang untuk menjauhi apa yang menjadi larangan-Nya.
 
Aamiin yaa Robbal aalamin.

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#nasihatulama #nasehatulama #petuahulama #sepuluhperkaratandahatitelahmati #10perkaratandahatitelahmati #tandatanda #ciriciri #tandahatitelahmati #IbrahimbinAdham #AbuIshaq #karekteristik

, ,

PARA SAHABAT SALING MEMBERI SYAFAAT DI HARI KIAMAT

PARA SAHABAT SALING MEMBERI SYAFAAT DI HARI KIAMAT
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
PARA SAHABAT SALING MEMBERI SYAFAAT DI HARI KIAMAT
 
Sahabat yang saleh bisa memberikan syafaat kepada sahabat lainnya sehingga mereka akan ditarik ke Surga. Hasan Al- Bashri berkata:
 
استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
 
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman, karena mereka memiliki syafaat pada Hari Kiamat.” [Ma’alimut Tanzil 4/268]
 
Dalilnya adalah hadis, di mana mereka menyebut kebersamaan: pernah berpuasa, shalat dan haji BERSAMA.
 
Rasulullah ﷺ bersabda tentang syafaat di Hari Kiamat:
 
حتى إذا خلص المؤمنون من النار، فوالذي نفسي بيده، ما منكم من أحد بأشد مناشدة لله في استقصاء الحق من المؤمنين لله يوم القيامة لإخوانهم الذين في النار، يقولون: ربنا كانوا يصومون معنا ويصلون ويحجون، فيقال لهم: أخرجوا من عرفتم، فتحرم صورهم على النار، فيخرجون خلقا كثيرا قد أخذت النار إلى نصف ساقيه، وإلى ركبتيه، ثم يقولون: ربنا ما بقي فيها أحد ممن أمرتنا به، فيقول: ارجعوا فمن وجدتم في قلبه مثقال دينار من خير فأخرجوه، فيخرجون خلقا كثيرا، ثم يقولون: ربنا لم نذر فيها أحدا ممن أمرتنا…
 
Setelah orang-orang Mukmin itu dibebaskan dari Neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak saudara-saudaranya yang berada di dalam Neraka pada Hari Kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di Neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji.
 
Dijawab: ”Keluarkan (dari Neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api Neraka.
 
Para Mukminin ini pun MENGELUARKAN BANYAK SAUDARANYA yang telah dibakar di Neraka. Ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya.
 
Kemudian orang Mukmin itu lapor kepada Allah: ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari Neraka sudah tidak tersisa.”
 
Allah berfirman: ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat Dinar.”
 
Maka dikeluarkanlah orang Mukmin banyak sekali yang disiksa di Neraka. Kemudian mereka melapor: ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorang pun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas…” [HR. Muslim no. 183]
 
Penyusun: Raehanul Bahraen

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#perbanyaksahabatmukminmu, #sahabat, #shahabat, #kawan, #teman, #akrab, #syafaatdiHariKiamat #syafaatsahabat

, ,

SUNGGUH BAHAGIA, SUNGGUH CELAKA…

SUNGGUH BAHAGIA, SUNGGUH CELAKA...
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
SUNGGUH BAHAGIA, SUNGGUH CELAKA…
 
Nabi ﷺ bersabda:
“Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya, namun belum masuk iman itu ke dalam hatinya! Janganlah kalian mengghibah kaum Muslimin. Jangan pula kalian mencari-cari aib/kesalahan mereka. Karena, sesungguhnya orang yang mencari-cari aib mereka, niscaya Allah akan cari-cari aib yang ada pada dirinya. Dan barang siapa yang Allah cari-cari aibnya, maka Allah akan ungkap aibnya tersebut, meskipun dia ada di dalam rumahnya” [HR. Abu Daawud No. 4880]
 
Hal ini adalah yang harus dilakukan oleh seorang muhtasib dalam melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, yaitu menutupi aib orang yang berbuat maksiat, selama ia tidak melakukannya terang-terangan, dan tidak terdapat alasan yang syari untuk membukanya.
 
Sehingga tidak dibenarkan seorang muhtasib berdakwah kepada orang tertentu tanpa memperhatikan etika dalam berdakwah. Misalnya menasihati seseorang yang melakukan kesalahan secara sembunyi-sembunyi, dengan terang-terangan di depan umum. Karena hal ini akan menimbulkan kebencian pada diri orang yang didakwahi tersebut, sehingga ia menolak ajakannya, walaupun ia tahu, bahwa itu adalah ajakan yang benar.
 
Oleh karena itu Imam Syafii berkata:
“Barang siapa menasihati saudaranya dengan sembunyi-sembunyi, maka ia telah menasihati dan menghiasinya. Dan barang siapa menasihati saudaranya secara terang-terangan, maka ia telah mempermalukan dan menghinakannya.”
 
Alangkah baiknya jika seorang muhtasib benar-benar memahami masalah ini, sehingga ia tidak menasihati seseorang kecuali di tempat yang jauh dari pendengaran dan penglihatan orang lain. Jika hal ini dilaksanakan dengan baik dan ikhlas, insya Allah hati orang yang diajak akan mudah terbuka.
 
 
Kitab ‘Haqiqah Amar ma’ruf Nahi Mungkar’ DR. Muhammad Al-Ammar
 
 
Penyusun: Arinal Haq
 

Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke kerabat dan sahabat terdekat..!
www.nasihatsahabat.com

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#aib #ghibah #busybody #menasehati #menasihat #secaraterangterangan #diamdiam #muhtasib #adabakhlak, #adabberdakwah #menutupiaib, #orangyangberbuatmaksiat #mencaricariaib #sembunyisembunyi #menasihati #berimandenganlisannya

, ,

TIGA JENIS KESABARAN

TIGA JENIS KESABARAN

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

 

TIGA JENIS KESABARAN

Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata:

“Ada tiga macam kesabaran:
  • Engkau tidak menceritakan sakitmu,
  • Engkau tidak menceritakan musibah yang menimpamu, dan
  • Engkau tidak mentazkiyah (merekomendasi) dirimu sendiri.” [Tafsir ibnu Katsir]

 

Sumber: Shahih Fiqih

 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

 

#3jeniskesabaran #3macamkesabaran #tigajeniskesabaran #tigamacamkesabaran #sabar

, ,

AGAR TIDAK MUDAH TERSINGGUNG

AGAR TIDAK MUDAH TERSINGGUNG
AGAR TIDAK MUDAH TERSINGGUNG
 
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy rahimahullah berkata:
 
‏أذية الناس لا تضرك بل تضرهم، إلا إن أشغلت نفسك في الاهتمام بها، فعند ذلك تضرك كما ضرتهم، فإن أنت لم تضع لها بالاً لم تضرك شيئا.
 
“Perbuatan orang lain yang menyakitkan tidak akan merugikanmu, tetapi akan merugikan diri mereka sendiri. Kecuali jika engkau menyibukkan dirimu dengan memedulikannya, maka ketika itulah hal tersebut akan merugikanmu, sebagaimana merugikan mereka. Namun jika engkau tidak memedulikannya, maka hal itu tidak akan merugikan dirimu sama sekali.” [Al-Wasailul Mufidah, halaman 30]
 
#agartidakmudahtersinggung, #supayatidakmudahtersinggung, #baper #tersinggung, #kesinggung, #tidakgampangtersinggung, #cara, #tips, #rugidirisendiri, #merugikandirisendiri
,

JUJUR DAN YAKINLAH DALAM MELAKUKAN KEBAIKAN

JUJUR DAN YAKINLAH DALAM MELAKUKAN KEBAIKAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
JUJUR DAN YAKINLAH DALAM MELAKUKAN KEBAIKAN
 
Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
 
والحسنة الواحدة قد يقترن بها من الصدق واليقين ما يجعلها تكفر الكبائر.
 
“Satu kebaikan terkadang diiringi oleh kejujuran dan keyakinan, yang menjadikannya menghapus dosa-dosa besar.” [Al-Mustadrak Alal Fatawa, jilid 3 halaman 96]
 
 
#jujurdanyakin #dalammelakukankebaikan #menghapuskandosadosabesar #nasehatulama #petuahulama #nasihatulama #IbnuTaimiyyah
, ,

CIRI TENTARA IBLIS DI DUNIA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
CIRI TENTARA IBLIS DI DUNIA
 
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
 
نواب إبليس في الأرض : هم الذين يُثبطون الناس عن طلب العلم ، والتفقه في الدين.
 
“Para wakil Iblis di muka bumi adalah mereka yang menghalangi manusia dari menuntut ilmu dan mendalami ilmu agama.” [Miftah Daris sa’adah 1/160]
 
#ciriciri #tandatanda #ciritentaraiblis #wakiliblisdimukabumi #iblis #tentaraiblisIbnulQayyim #nasihatulama #nasehatulama #petuahulama #menghalangimanusi #menuntutilmusyari #tholabulilmi #thalabulilmimenuntutilmu #mendalamiilmuagama #ilmuagamasyari
, ,

DI ANTARA KEINDAHAN ISLAM SESEORANG

DI ANTARA KEINDAHAN ISLAM SESEORANG
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
DI ANTARA KEINDAHAN ISLAM SESEORANG
 
Syaikh Ubaid al-Jabiri hafizhahullah:
 
أنه من محاسن الإسلام وجميل خصال أهله: كف الأذى، وعدم الظلم في النفس والمال، وهجر السوء
 
“Bahwa di antara keindahan-keindahan Islam dan keelokan perilaku pemeluknya adalah:
  •  Tidak mengganggu,
  • Tidak menzalimi, baik terhadap jiwa maupun harta,
  • Dan menjauhi kejelekan.” [Imdad al-Muslim 1/387]
 
#adabakhlak #akhlakmulia #keindahanIslamseseorang #tidakmengganggu #tidakmenzalimi #menjauhikejelekan #indahnyaIslamseseorang
,

SUNGGUH SANGAT SINGKATNYA KEHIDUPAN DUNIA

SUNGGUH SANGAT SINGKATNYA KEHIDUPAN DUNIA
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
SUNGGUH SANGAT SINGKATNYA KEHIDUPAN DUNIA
 
Hasan al-Bashri rahimahullah:
 
“ما الدنيا كلها من أولها إلى آخرها إلا كرجل نام نومة رأى في منامه ما يحب ثم انتبه
 
“Tidaklah gambaran kehidupan dunia seluruhnya dari awal sampai akhirnya, kecuali seperti seorang yang tidur, dia melihat dalam tidurnya apa yang dia senangi, kemudian dia tersadar bangun.” [Al mujalasah wa jawahirul ilmi 227]
 
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#duniahina #kehidupanduniasangatsingkat #singkatnyadunia #sepertiorangtertidurbermimpiterbangun, #sepertiorangtidur, #sungguhsangatsingkatnyakehidupandunia