, ,

CIRI TENTARA IBLIS DI DUNIA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
CIRI TENTARA IBLIS DI DUNIA
 
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
 
نواب إبليس في الأرض : هم الذين يُثبطون الناس عن طلب العلم ، والتفقه في الدين.
 
“Para wakil Iblis di muka bumi adalah mereka yang menghalangi manusia dari menuntut ilmu dan mendalami ilmu agama.” [Miftah Daris sa’adah 1/160]
 
#ciriciri #tandatanda #ciritentaraiblis #wakiliblisdimukabumi #iblis #tentaraiblisIbnulQayyim #nasihatulama #nasehatulama #petuahulama #menghalangimanusi #menuntutilmusyari #tholabulilmi #thalabulilmimenuntutilmu #mendalamiilmuagama #ilmuagamasyari
, ,

KEDUDUKAN TINGGI DI SISI ALLAH

KEDUDUKAN TINGGI DI SISI ALLAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
KEDUDUKAN TINGGI DI SISI ALLAH
 
 
Jika Allah menakdirkan kita sebagai seorang hamba dengan kedudukan tinggi di sisi-Nya, tetapi ternyata amalan-amalan yang kita miliki tidak dapat mencapai derajat tersebut, maka Allah akan menguji kita dengan nikmat dan cobaan, sehingga kita senantiasa bersyukur dengan nikmat yang diberikan-Nya, serta pula sabar dan rida ketika mendapati suatu cobaan/musibah. Maka sesungguhnya, dengan itulah Allah mengangkat kedudukan kita sebagai seorang hamba.
 
إِذَا سَبَقَتْ لِلْعَبْدِ مِنْ اللَّهِ مَنْزِلَةٌ لَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلِهِ ابْتَلَاهُ اللَّهُ فِي جَسَدِهِ أَوْ فِي مَالِهِ أَوْ فِي وَلَدِهِ ثُمَّ صَبَّرَهُ حَتَّى يُبْلِغَهُ الْمَنْزِلَةَ الَّتِي سَبَقَتْ لَهُ مِنْهُ
 
“Jika seseorang hamba ditetapkan kedudukan mulia dari Allah, sementara ia belum mencapainya dengan amalannya, maka Allah akan memberinya musibah pada tubuhnya, atau hartanya, atau anaknya. Lalu Allah akan menjadikannya sabar (yakni, Allah memberi taufik kepadanya sehingga ia bersabar), sehingga kesabaran tersebut menghantarkanya hingga mencapai kedudukan mulia yang telah ditetapkan untuknya.” [HR. Ahmad Shahih, silsilah Al-Haadits Ash-shahihah 2599]
 
Mari kita renungkan …
Bukankah Allah taala akan menghapuskan dosa dari hamba-Nya yang bersabar dalam menghadapi ujian maupun cobaan? Dan juga bukankah Allah taala akan mengangkat derajat orang-orang yang bersabar?
 
Maka hendaklah kita selalu bersabar serta berharap balasan pahala yang terbaik, bahkan bisa lebih baik daripada apa yang kita duga dan dari apa yang kita upayakan..
 
وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
 
“Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl 96]
 
________________________________
 
Penulis: Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)
 
#kedudukantinggidisisiAllah #kedudukanmuliadisisiAllah #sabar, #bersabar,  #fitnah, #ujian, #musibah, #menggugurkandosadosa #pahalaorangbersabar
, ,

DI ANTARA KEINDAHAN ISLAM SESEORANG

DI ANTARA KEINDAHAN ISLAM SESEORANG
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
DI ANTARA KEINDAHAN ISLAM SESEORANG
 
Syaikh Ubaid al-Jabiri hafizhahullah:
 
أنه من محاسن الإسلام وجميل خصال أهله: كف الأذى، وعدم الظلم في النفس والمال، وهجر السوء
 
“Bahwa di antara keindahan-keindahan Islam dan keelokan perilaku pemeluknya adalah:
  •  Tidak mengganggu,
  • Tidak menzalimi, baik terhadap jiwa maupun harta,
  • Dan menjauhi kejelekan.” [Imdad al-Muslim 1/387]
 
#adabakhlak #akhlakmulia #keindahanIslamseseorang #tidakmengganggu #tidakmenzalimi #menjauhikejelekan #indahnyaIslamseseorang
,

SUNGGUH SANGAT SINGKATNYA KEHIDUPAN DUNIA

SUNGGUH SANGAT SINGKATNYA KEHIDUPAN DUNIA
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
SUNGGUH SANGAT SINGKATNYA KEHIDUPAN DUNIA
 
Hasan al-Bashri rahimahullah:
 
“ما الدنيا كلها من أولها إلى آخرها إلا كرجل نام نومة رأى في منامه ما يحب ثم انتبه
 
“Tidaklah gambaran kehidupan dunia seluruhnya dari awal sampai akhirnya, kecuali seperti seorang yang tidur, dia melihat dalam tidurnya apa yang dia senangi, kemudian dia tersadar bangun.” [Al mujalasah wa jawahirul ilmi 227]
 
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#duniahina #kehidupanduniasangatsingkat #singkatnyadunia #sepertiorangtertidurbermimpiterbangun, #sepertiorangtidur, #sungguhsangatsingkatnyakehidupandunia

, ,

PANDANGAN ADALAH ANAK PANAH YANG BERACUN

PANDANGAN ADALAH ANAK PANAH YANG BERACUN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
PANDANGAN ADALAH ANAK PANAH YANG BERACUN
 
etapa indah dan telah sempurnanya ajaran Rasulullah ﷺ. Segala hal yang akan mendatangkan kebaikan bagi umatnya telah beliau ﷺ sampaikan. Dan segala hal yang akan membahayakan bagi umatnya pun telah beliau ﷺ peringatkan. Sebagaimana yang beliau ﷺ sabdakan:
 
’Janganlah kalian duduk-duduk di pinggir jalan-jalan.’
 Para sahabat berkata: ‘Wahai Rasulullah, itu tempat kumpul kami. Kami tidak dapat meninggalkannya.’
 Nabi ﷺ menjawab: ‘Jika kalian harus melakukan hal itu, berikan kepada jalan itu haknya.’
 Para sahabat bertanya: ‘Apakah haknya?’
 Nabi ﷺ menjawab: ‘Menundukkan pandangan, menghilangkan gangguan, dan menjawab salam.’ [HR Al-Bukhari, no.6229; Muslim, no.2121]
 
Mengapa Rasulullah ﷺ memerintahkan para sahabat untuk menundukkan pandangan saat duduk-duduk di pinggir jalan? Hal ini tidak lain karena pandangan merupakan PANGKAL dari segala bencana yang menimpa manusia.
 
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah menjelaskan:
”Pandangan merupakan pangkal bencana yang menimpa manusia. Sesungguhnya pandangan akan melahirkan lintasan dalam hati. Kemudian lintasan hati akan melahirkan pikiran. Pikiran akan melahirkan syahwat. Syahwat membangkitkan keinginan.
Kemudian keinginan itu menjadi kuat, dan berubah menjadi tekad yang bulat. Maka apa yang tadinya melintas dalam pikiran menjadi kenyataan. Dan itu pasti akan terjadi selama tidak ada yang menghalanginya. Maka sungguh bagus suatu nasihat: Kesabaran dalam menundukkan pandangan masih lebih ringan daripada kesabaran dalam menanggung beban sakit setelahnya.”
 
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

#hakkepadajalan #tundukkanpandangan #pandanganadalahanakpanahyangberacun, #berawaldaripandangan, #menundukkanpandangan, #dudukdudukdipinggirjalan, #lintasanhati, #pikiran, #syahwat #pandanganmerupakanpangkaldarisegalabencana

PERBANYAKLAH MENGINGAT PEMUTUS KELEZATAN, YAITU KEMATIAN

PERBANYAKLAH MENGINGAT PEMUTUS KELEZATAN, YAITU KEMATIAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
PERBANYAKLAH MENGINGAT PEMUTUS KELEZATAN, YAITU KEMATIAN
>> Kita tak tahu kapan maut datang menjemput
 
Bagi yang masih hidup perbanyaklah mengingat mati, karena
 
Pertama:
Mengingat mati adalah ibadah yang sangat dianjurkan.
 
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ ». يَعْنِى الْمَوْتَ.
 
 
Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan: “Rasulullah ﷺ bersabda: “Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan”, yaitu kematian”. [HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Tirmidzi]
 
Kedua:
Maut kapan saja bisa menghampiri dan tidak akan pernah keliru dalam hitungannya. Maka jauhilah perbuatan dosa dari kesyirikan, bidah dan maksiat lainnya.
 
{وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ}
 
Artinya: “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu. Maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun, dan tidak dapat (pula) memajukannya.” [QS. Al A’raf: 34]
 
{وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا} [المنافقون : 11]
 
Artinya: “Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” [QS. Al Munafiqun: 11]
 
Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:
“Renungkanlah wahai manusia, (sebenarnya) kamu akan dapati dirimu dalam bahaya, karena kematian tidak ada batas waktu yang kita ketahui. Terkadang seorang manusia keluar dari rumahnya dan tidak kembali kepadanya (karena mati). Terkadang manusia duduk di atas kursi kantornya dan tidak bisa bangun lagi (karena mati). Terkadang seorang manusia tidur di atas kasurnya, akan tetapi dia malah dibawa dari kasurnya ke tempat pemandian mayatnya (karena mati). Hal ini merupakan sebuah perkara yang mewajibkan kita untuk menggunakan sebaiknya kesempatan umur, dengan tobat kepada Allah Azza wa Jalla. Dan sudah sepantasnya manusia selalu merasa dirinya bertobat, kembali menghadap kepada Allah sehingga datang ajalnya, dan dia dalam sebaik-baiknya keadaan yang diinginkan.” [Lihat Majmu’ fatawa wa Rasa-il Ibnu Utsaimin, 8/474]
 
Ketiga:
Maut tidak ada yang mengetahui kapan datangnya melainkan Allah taala semata. Tetapi dia pasti mendatangi setiap yang bernyawa. Maka jauhilah hal-hal yang tidak bermanfaat selama hidup.
 
( كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَما الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ) [آل عمران : 185]
 
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada Hari Kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke dalam Surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” [QS. Ali Imran: 185]
 
(إِنَّ اللَّهَ عِندَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ ) [لقمان: 34 ]
 
 Artinya: “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat. Dan Dia-lah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” [QS. Lukman: 34].
 
Keempat:
Siapa yang mati, mulai saat itulah Kiamatnya. Tidak ada lagi waktu untuk beramal.
 
عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ كَانَ الأَعْرَابُ إِذَا قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- سَأَلُوهُ عَنِ السَّاعَةِ مَتَى السَّاعَةُ فَنَظَرَ إِلَى أَحْدَثِ إِنْسَانٍ مِنْهُمْ فَقَالَ «إِنْ يَعِشْ هَذَا لَمْ يُدْرِكْهُ الْهَرَمُ قَامَتْ عَلَيْكُمْ سَاعَتُكُمْ»
 
Artinya: “Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Orang-orang kampung Arab jika datang menemui Rasulullah ﷺ, mereka bertanya tentang Hari Kiamat, kapan datangnya. Lalu Nabi Muhammad ﷺ melihat kepada seorang yang paling muda dari mereka, kemudian beliau ﷺ bersabda: “Jika hidup pemuda ini dan tidak mendapati kematian, maka mulai saat itulah Kiamat kalian datang.” [HR. Muslim]
 
المغيرة بن شعبة رضي الله عنه: أيها الناس إنكم تقولون: القيامة، القيامة؛ فإن من مات قامت قيامته.
 
Al Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Wahai manusia, sesungguhnya kalian mengucapkan: “Kiamat, Kiamat…maka ketahuilah, siapa yang mati mulai saat itulah dibangkitkan Kiamat dia.” [Lihat kitab Al Mustadrak ‘Ala majmu’ al Fatawa, 1/88].
 
Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: “Yang demikian itu, karena seorang manusia jika mati, maka dia masuk ke dalam Hari Kiamat. Oleh sebab itulah dikatakan: ‘Siapa yang mati, mulailah Kiamatnya. Setiap apa yang ada sesudah kematian, maka sesungguhnya hal itu termasuk dari Hari Akhir. Jadi alangkah dekatnya Hari Kiamat bagi kita. Tidak ada jaraknya antara kita dengannya, melainkan ketika sesesorang mati. Kemudian dia masuk ke kehidupan Akhirat. Tidak ada di dalamnya kecuali balasan atas amal perbuatan. Oleh sebab inilah, harus bagi kita untuk memperhatikan poin penting ini.” [Lihat Majmu’ fatawa wa Rasa-il Ibnu Utsaimin, 8/474]
 
Kelima:
Dengan mengingat mati, melapangkan dada, menambah ketinggian frekuensi ibadah
 
عن أنس بن مالك رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “أكثروا ذكر هاذم اللذات: الموت، فإنه لم يذكره في ضيق من العيش إلا وسعه عليه، ولا ذكره في سعة إلا ضيقها”
 
 
Artinya: “Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: ‘Rasulullah ﷺ bersabda: “Perbanyaklah mengingat pemutuskan kelezatan, yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya ketika dalam keadaan kesempitan hidup, melainkan dia akan melapangkannya. Dan tidaklah seseorang mengingatnya ketika dalam keadaan lapang, melainkan dia akan menyempitkannya.” [HR. Ibnu HIbban dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami]
 
Ad Daqqaq rahimahullah berkata:
 
“من أكثر ذكر الموت أكرم بثلاثة: تعجيل التوبة، وقناعة القلب، ونشاط العبادة، ومن نسى الموت عوجل بثلاثة: تسويف التوبة، وترك الرضا بالكفاف، والتكاسل في العبادة” تذكرة القرطبي : ص 9
 
 Artinya: “Barang siapa yang banyak mengingat kematian, maka dimuliakan dengan tiga hal:
• “Bersegera tobat,
• Puas hati dan
• Semangat ibadah.
Dan barangsiapa yang lupa kematian, diberikan hukuman dengan tiga hal:
• Menunda tobat,
• Tidak rida dengan keadaan dan
• Malas ibadah.” [Lihat kitab At Tadzkirah fi Ahwal Al Mauta wa Umur Al Akhirah, karya Al Qurthuby]
 
Keenam:
Dengan mengingat mati, seseorang akan menjadi Mukmin yang cerdas berakal. Mari perhatikan riwayat berikut:
 
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما أَنَّهُ قَالَ: كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ: «أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا» قَالَ فَأَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ: «أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ»
 
Artinya: “Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma bercerita: “Aku pernah bersama Rasulullah ﷺ, lalu datang seorang lelaki dari kaum Anshar mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad ﷺ lalu bertanya: “Wahai Rasulullah, orang beriman manakah yang paling terbaik?” Beliau ﷺ menjawab: “Yang paling baik akhlaknya.” Orang ini bertanya lagi: “Lalu orang beriman manakah yang paling berakal (cerdas)?” Beliau ﷺ menjawab: “Yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya setelah kematian. Merekalah yang berakal”. [HR. Ibnu Majah dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Ibnu Majah]
 
Ketujuh:
Hari ini yang ada hanya beramal, tidak hitungan. besok sebaliknya.
Ali bin Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:
 
ارْتَحَلَتِ الدُّنْيَا مُدْبِرَةً، وَارْتَحَلَتِ الآخِرَةُ مُقْبِلَةً، وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بَنُونَ، فَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الآخِرَةِ، وَلاَ تَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الدُّنْيَا، فَإِنَّ الْيَوْمَ عَمَلٌ وَلاَ حِسَابَ، وَغَدًا حِسَابٌ وَلاَ عَمَلَ.
 
Artinya: “Dunia sudah pergi meninggalkan, dan Akhirat datang menghampiri. Dan setiap dari keduanya ada pengekornya. Maka jadilah kalian dari orang-orang yang mendambakan kehidupan Akhirat, dan jangan kalian menjadi orang-orang yang mendambakan dunia. Karena sesungguhnya hari ini (di dunia), yang ada hanya amal perbuatan, dan tidak ada hitungan. Dan besok (di Akhirat), yang ada hanya hitungan, tidak ada amal.” [Lihat kitab Shahih Bukhari]
 
 
 
Penulis: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#mutiarasunnah, #perbanyakmengingat #ingat, #pemutuskelezatan, #kematian, #mati, #fadhilah #keutamaan #keutamaanmengingatkematian #maut #ajal #datangmenjemput #kapansaja

, ,

TENTARA TERKUAT YANG TAK TERKALAHKAN

TENTARA TERKUAT YANG TAK TERKALAHKAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
TENTARA TERKUAT YANG TAK TERKALAHKAN
 
Ibnu Taimiyyah rahimahullahu taala berkata:
 
قلوب المسلمين الصادقة ، وأدعيتهم الصالحة هي العسكر الذي لا يغلب ، والجند الذي لا يخذل.
 
“Hati-hati kaum Muslimin yang penuh dengan kejujuran dan doa. Doa mereka yang baik itu adalah tentara yang tak terkalahkan serta pasukan yang tak akan pernah terabaikan.” [Majmu’ Fatawa 28/644]
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#tentarakuattidakterkalahkan #kejujurandandoa, #doaadalahsenjatakaummuslimin, #kekuatandoa, #pasukanyangtakakanpernahterabaikan
, ,

WASPADALAH DENGAN TIPUAN SETAN INI

WASPADALAH DENGAN TIPUAN SETAN INI
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
WASPADALAH DENGAN TIPUAN SETAN INI
 
Ibnu Hubairoh rahimahullah berkata:
 
مِن مكَـايد الشّيطـان تَـنفيرُه عبَـادَ اللهِ ‏من تَدبّـر القـرآن لعلمِه أن الهُدى واقــعٌ عنــد التدبُّر
“Termasuk tipu daya setan adalah dengan membuat lari para hamba Allah dari upaya untuk menadabburi Alquran, karena setan mengetahui, bahwa hidayah itu akan diperoleh dengan menadabburinya.” [Thobaqat Hanabilah 1/111]
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

#tipudayasetan #setan #syaithon #syaithan #syaiton #hidayah #mentadaburyAlquran, #tadabur #tadabbur #Alquran #menadaburi, #menadabburi, #hidayahakandiperoleh

, , ,

JIKA BENAR MENJADI GHIBAH, JIKA SALAH MENJADI FITNAH

JIKA BENAR MENJADI GHIBAH, JIKA SALAH MENJADI FITNAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
JIKA BENAR MENJADI GHIBAH, JIKA SALAH MENJADI FITNAH
>> Mari kita biasakan menjaga adab yuk
 
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
. ( أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ). قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ ( ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ). قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ ( إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ )
“Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata: “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ﷺ ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi ﷺ: “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” [HR. Muslim no. 2589]
 
 
Sumber: [ShahihFiqih.Com]

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#ghibah #namimah #adudomba #masalah #fitnah #saksipalsu #kesaksianpalsu #fitnah #penyakithati #tuduhan #korupsi #lisan #bahayalisan #surga #neraka #akhlakburuk #jika benar menjadi ghibah #jikasalahmenjadifitnah

, ,

HARTA BUKANLAH LAMBANG DARI KEMULIAAN

HARTA BUKANLAH LAMBANG DARI KEMULIAAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
HARTA BUKANLAH LAMBANG DARI KEMULIAAN
 
Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
 
الله تعالى يعطي المال من يحب ومن لا يحب ويضيق على من يحب ومن لا يحب وإنما المدار في ذلك على طاعة الله في كل من الحالين إذا كان غنيا بأن يشكر الله على ذلك وإذا كان فقيرا بأن يصبر
 
“Sesungguhnya Allah taala memberikan harta kepada orang yang Dia cintai dan kepada orang yang tidak Dia cintai. Dia pun menyempitkan rezeki kepada orang yang Dia cintai dan kepada orang yang tidak Dia cintai.
 
Barometer dalam permasalahan ini tiada lain adalah “KETAATAN” kepada Allah taala dalam dua kondisi tersebut. Apabila seseorang diberi kekayaan, maka hendaknya ia bersyukur kepada Allah atas hal tersebut. Namun jika ia berada dalam kemiskinan, maka hendaknya ia bersabar.” [Tafsir ibnu Katsir 8/388]
 
 
#hartabukanlahlambangkekayaan #bersabar #bersyukur #kaya #miskin #taatkepadaAllah #ketaatankepadaAllah #sabar #syukur #kekayaan #kemiskinan #barometer