,

JADILAH ANAK-ANAK AKHIRAT

JADILAH ANAK-ANAK AKHIRAT
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
JADILAH ANAK-ANAK AKHIRAT
 
“Dunia itu membelakangi/membokongi kita, sedangkan Akhirat itu menghadap kepada kita. Para ulama mengatakan, alangkah anehnya orang yang menghadap kepada sesuatu yang membelakangi dia, dan membelakangi sesuatu yang menghadap kepadanya.
 
Aneh, seharusnya kita menghadap kepada sesuatu yang menghadap kepada kita, dan membelakangi kepada sesuatu yang membelakangi kita. Manusia tertipu dunia, dunia memberikan belakangnya. Masing-masing dunia dan Akhirat memiliki anak-anak.
 
Jadilah kamu anak-anak Akhirat , dan janganlah kamu menjadi anak-anak dunia. Karena pada hari ini adalah tempat untuk beramal, kita tidak dihisab di dunia ini. Dan besok ketika kita mati dan berada di Akhirat, akan ada hisab dan tidak ada amal.”
 
[Ustaadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafidzhahullahu]

Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke kerabat dan sahabat terdekat..!
www.nasihatsahabat.com

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

 

#jadilahanakanakAkhirat, #larangan, #dilarang, #jadianakanakdunia, #duniainihina, #duniapenjarabagiorangmukmin, #duniaSurgabagiorangkafir

,

SEPULUH PERKARA TANDA HATI TELAH MATI

SEPULUH PERKARA TANDA HATI TELAH MATI
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
SEPULUH PERKARA TANDA HATI TELAH MATI
 
Suatu hari, Ibrahim bin Adham rahimahullah berlalu melewati pasar Bashrah, kota terbesar kedua di Irak, terletak sekitar 545 km dari Baghdad. Manusia pun berkumpul kepadanya seraya berkata:
“Wahai Abu Ishaq, sesungguhnya Allah berfirman dalam kitab-Nya:
‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-kabulkan bagi kalian’. Sudah sekian lama kami berdoa tapi tidak dikabulkan.”
 
Beliau menjawab:
 
يَا أَهْلَ الْبَصْرَةِ، مَاتَتْ قُلُوبُكُمْ فِي عَشَرَةِ أَشْيَاءَ، أَوَّلُهَا: عَرَفْتُمُ اللَّهَ ولَمْ تُؤَدُّوا حَقَّهُ، الثَّانِي: قَرَأْتُمْ كِتَابَ اللَّهِ ولَمْ تَعْمَلُوا بِهِ، وَالثَّالِثُ: ادَّعَيْتُمْ حُبَّ رَسُولِ اللَّهِ وَتَرَكْتُمْ سُنَّتَهَ، وَالرَّابِعُ: ادَّعَيْتُمْ عَدَاوَةَ الشَّيْطَانِ وَوَافَقْتُمُوهُ، وَالْخَامِسُ: قُلْتُمْ نُحِبُّ الْجَنَّةَ ولَمْ تَعْمَلُوا لَهَا، وَالسَّادِسُ: قُلْتُمْ نَخَافُ النَّارَ وَرَهَنْتُمْ أَنْفُسَكُمْ بِهَا، وَالسَّابِعُ: قُلْتُمْ إِنَّ الْمَوْتَ حَقٌّ وَلَمْ تَسْتَعِدُّوا لَهُ، وَالثَّامِنُ: اشْتَغَلْتُمْ بِعُيُوبِ إِخْوَانِكُمْ وَنَبَذْتُمْ عُيُوبَكُمْ، وَالتَّاسِعُ: أَكَلْتُمْ نِعْمَةَ رَبِّكُمْ ولَمْ تَشْكُرُوهَا، وَالْعَاشِرُ: دَفَنْتُمْ مَوْتَاكُمْ وَلَمْ تَعْتَبِرُوا بِهِمْ
 
“Wahai penduduk Bashrah, hati kalian telah mati pada sepuluh perkara:
Pertama, kalian mengenal Allah, tapi tidak menunaikan hak-Nya.
Kedua, kalian membaca Alquran, tapi kalian tidak mengamalkannya.
Ketiga, kalian mengaku mencintai Rasulullah ﷺ, tapi kalian meninggalkan Sunnahnya.
Keempat, kalian mengaku memusuhi setan, tapi kalian malah mematuhinya dan tidak menentangnya.
Kelima, mengakui bahwa Surga itu benar adanya, tapi kalian tidak beramal untuk (memasuki)nya. Keenam, kalian mengatakan bahwa kami takut dari Neraka, tapi kalian menggadai diri-diri kalian untuk Neraka.
Ketujuh, kalian mengatakan bahwa kematian adalah benar adanya, tapi kalian tidak bersiap untuknya. Kedelapan, kalian sibuk membicarakan aib-aib saudara-saudara kalian, sedang kalian mencampakkan aib-aib kalian sendiri.
Kesembilan, kalian memakan nikmat-nikmat Rabb kalian, tapi kalian tidak menunaikan kesyukuran kepada-Nya.
Kesepuluh, kalian telah mengubur orang-orang mati kalian, tapi kalian tidak mengambil pelajaran darinya.”
 
[Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilayatul Auliya’ 8/15-16. Disebutkan juga oleh Ibnu Abdil Barr dalam Jami’ Bayan Al-‘Ilm no. 1220, Asy-Syathibi dalam Al-I’tisham 1/149 (Tahqiq Masyhur Hasan), dan Al-Absyihy dalam Al-Mustathraf 2/329.]
 
 
Penulis: Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi hafizhahullah
 
———-
 
 
Dari riwayat tersebut nampak, bahwa hati yang mati rupanya akan menyebabkan doa kita tak dikabulkan oleh Allah ﷻ. Padahal kepada siapa lagi kita akan memohon doa kecuali kepada Sang Pemilik Hati, Allah, Rabbul aalamiin. Maka sepantasnya kita menginstrospeksi diri terhadap hati-hati kita. Adakah kita memiliki hati yang telah mati? Inginkah doa kita tidak dikabulkan oleh Allah? Tentu jawabnya tidak.
 
Hati yang mati pula akan menjadi sebab sulitnya seseorang untuk menerima kebenaran. Hidayah akan sulit untuk masuk ke dalam hatinya. Akan sulit baginya untuk melaksanakan perintah Allah ﷻ. Bahkan kemaksiatan yang ia lakukan menjadi sesuatu yang tak meresahkan hatinya. Dan masih banyak lagi keburukan dari perkara matinya hati seorang hamba.
 
Nasihat ini diperuntukkan bagi seluruh kaum Muslimin. Semoga Allah ﷻ menjauhkan kita dari hati yang mati, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibrahim bin Adham terhadap penduduk kota Bashrah. Semoga Allah memberikan kepada kita hati yang muthmainnah, hati yang tenang dan rida menerima perintah Allah dan senang untuk menjauhi apa yang menjadi larangan-Nya.
 
Aamiin yaa Robbal aalamin.

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#nasihatulama #nasehatulama #petuahulama #sepuluhperkaratandahatitelahmati #10perkaratandahatitelahmati #tandatanda #ciriciri #tandahatitelahmati #IbrahimbinAdham #AbuIshaq #karekteristik

,

INGATLAH ALLAH DI SAAT SENANG MAUPUN SEDIHMU

INGATLAH ALLAH DI SAAT SENANG MAUPUN SEDIHMU
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
 
INGATLAH ALLAH DI SAAT SENANG MAUPUN SEDIHMU
 
Rasulullah ﷺ bersabda:
 
تَعَرَّفْ إِلَى اللهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ
 
“Kenalilah Allah di masa lapang (senang), niscaya Allah akan mengenalimu di masa engkau menghadapi kesulitan.” [Shahihul Jaami’ 2961]
 
Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullahu ta’ala berkata:
 
يعنـي قـم بحـق الله عـزّ وجل فـي حـال الرخـاء ، وفـي حـال الصحـة ، وفـي حـال الغـنى ؛ يَعـرِفكَ فـي الشّـدةِ. إذا زالـت عـنك الصحـة ، وزال عـنك الغنـى ، واشتـدت حاجتـك: عـرفك بـما سبـق لـك ، أو بـما سـبق فعـل الخـير الـذي تعرفـت بـه إلـى الله عـزّ وجـل
 
“Yaitu tunaikanlah hak Allah dalam keadaan lapang, dalam keadaan sehat, dan dalam keadaan berkecukupan, pasti Allah akan mengenalimu dalam keadaan susah. Apabila engkau sakit, engkau tertimpa kemiskinan dan kebutuhanmu meningkat, pasti Allah akan mengenalimu dengan apa yang telah engkau berikan, atau dengan kebaikan yang telah engkau kerjakan, dari kebaikan yang dengannya engkau mengenal Allah Azza wa Jalla.” [Syarah Arbain an-Nawawiyyah 202]
 
Oleh karenanya Nabi ﷺ mengabarkan:
 
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَسْتَجِيبَ اللَّهُ لَهُ عِنْدَ الشَّدَائِدِ وَالْكَرْبِ فَلْيُكْثِرْ الدُّعَاءَ فِي الرَّخَاءِ
 
“Barang siapa yang senang Allah kabulkan doanya di masa kesulitan dan di masa genting, hendaknya memperbanyak doa (ketika) di masa lapang.” [HR. At-Tirmidzi, shohih oleh Adz Dzahabi, hasan oleh Al-Albani, silsilah Ash Shahihah 595]
 
Allah taala berfirman:
 
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ
 
“Maka ingatlah Aku, niscaya Aku akan mengingat kalian.” [QS. Al-Baqarah 152]
 
Apabila kita selalu berusaha menunaikan hak Allah di saat lapang waktu kita, maka niscaya Allah akan menolong kita di saat kita menghadapi kesempitan atau kesusahan. Karena balasan yang didapat sesuai dengan amal perbuatan.
 
 
 
Penyusun | Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#ingatlahAllah #diwaktusenangdansedih #diwaktulapangdansempit #tunaikanlahhakAllahdalamkeadaanlapang #ingatlahAkuniscayaAkuakanmengingatkalian #ingindoanyadikabulkandimasakesulitan #perbanyakdoaketikadimasalapang

,

CARILAH HIDAYAHMU, WAHAI SAUDARAKU

CARILAH HIDAYAHMU, WAHAI SAUDARAKU
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
 
CARILAH HIDAYAHMU, WAHAI SAUDARAKU
 
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Hendaklah kalian beramal! Setiap orang akan dimudahkan sesuai dengan tujuan dia diciptakan. Barang siapa yang tergolong orang-orang yang berbahagia [Yaitu penduduk Surga], maka ia akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang yang berbahagia tersebut. Barang siapa yang yang tergolong orang-orang yang sengsara [Yaitu penduduk Neraka], maka ia akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang yang sengsara itu.”
 
Allah ﷻ berfirman:
“Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” [QS. Al-Lail: 7]
 
Allah taalalah yang Maha Membolak-Balikkan hati hamba-Nya. Jika Allah taala telah menghendaki petunjuk bagi seorang hamba, Dia akan memudahkan semua jalan untuk beramal dengan amalan Ahli Surga, sampai hamba tersebut diwafatkan.
 
Sahabat, marilah kita meminta kepada Allah taala agar menguatkan kita dalam istiqamah beramal sesuai perintah-Nya. Aamiin!

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#carilahhidayahmu #amalanahliSurga #Allahmudahkan #amalanAhliNeraka #husnulkhatimah #husnulkhotimah #suulkhatimah #suulkhotimah

, ,

KEAJAIBAN ISTIGHFAR

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
KEAJAIBAN ISTIGHFAR
 
Syaikh Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As-Syinqity pernah mengatakan:
Tidaklah hati seorang hamba selalu beristigfar, melainkan akan disucikan.
  • Bila ia lemah, maka akan dikuatkan
  • Bila ia sakit, maka akan disembuhkan
  • Bila ia diuji, maka akan diangkat ujian itu darinya.
  • Bila ia kalut, maka akan diberi petunjuk
  • Dan bila ia galau, maka akan diberi ketenangan.
Sepeninggal Rasulullah ﷺ, istighfar merupakan satu-satunya benteng aman yang tersisa untuk kita (dari azab Allah).
 
”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” [QS. Al-Anfal: 33]
 
Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
Barang siapa yang menghiasi dirinya dengan amalan ini, yaitu memperbanyak istigfar, maka Allah akan mempermudah rezekinya, memudahkan urusannya dan menjaga kekuatan jiwa dan raganya.
 
Maka apa lagi yang kau tunggu…?
(Perbanyaklah istigfar….)
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,:
“Bila engkau ingin berdoa, sementara waktu yang kau miliki begitu sempit, padahal dadamu dipenuhi oleh begitu banyak keinginan, maka jadikan seluruh isi doamu istigfar, agar Allah memaafkanmu. Karena bila Dia memaafkanmu, maka semua keperluanmu akan dipenuhi oleh-Nya tanpa engkau memintanya. .
 
Ya Allah.. Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, mencintai kemaafan, maka ampunilah kami.
 
Beginilah lafal doanya:
لَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ
تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII
 
 
Penulis: Ustadz Aan Chandra Thalib حفظه الله تعالى
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

 

#doazikir #doamohonampun, #keajaibanistighfar #istighfar #keutamaan #fadhilah #memohonampunan #tazkiyatunnufus

, ,

FUTUR LAGI, FUTUR LAGI

FUTUR LAGI, FUTUR LAGI

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

 

FUTUR LAGI, FUTUR LAGI

Memang …
Tak selamanya iman itu naik …
Kadang di hari ini semangat beramal …
Esoknya menjadi lemah …
Hari ini terasa khusyu membaca Alquran …
Lusa dihantui oleh futur …
Duh …
Tapi semua itu akan selalu ada …
 
Dalam sebuah hadis:
 
لكل عمل شرة ولكل شرة فترة فمن كانت فترته إلى السنة فقد اهتدى ومن كانت فترته إلى غير ذلك فقد هلك
Ingatlah, setiap amal itu pasti ada masa semangatnya. Dan setiap masa semangat itu pasti ada masa futur (malasnya). Barang siapa yang kemalasannya masih dalam koridor sunnah (petunjuk) Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, maka dia berada dalam petunjuk. Namun barang siapa yang keluar dari petunjuk tersebut, maka ia binasa.”
 
Futur menuju sunnah …
Berpindah dari satu amal kepada amal lain …
Di saat futur untuk membaca Alquran..
Beralih kepada zikir …
Di saat futur untuk berinfak …
Beralih kepada shaum …
 
Tapi di saat futur untuk menuntut ilmu …
Payah …
Karena ilmu itu pondasi amal …
Bagaimana bisa beramal Sunnah …
Sementara pondasi telah rapuh …
 
Futur …
Adalah parasit bagi pencari Surga …
 
Silakan disebarkan. Mudah-mudah Anda mendapatkan bagian dari pahalanya.
 
Barakallah fikum.
Ditulis oleh: Ustadz Badru Salam, Lc. حفظه الله تعالى
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#adabakhlak #tazkiyatunnufus #malas #futur #koridorSunnah #futurlagifuturlagi #semangat #bersemangat

, ,

BUKAN JUMLAH PERTEMANANNYA

BUKAN JUMLAH PERTEMANANNYA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

 

BUKAN JUMLAH PERTEMANANNYA

 

Persahabatan yang sedikit tetapi peduli akan Akhiratmu itu amat jauh lebih baik dibandingkan persahabatan yang banyak jumlahnya, tetapi tidak ada yang memedulikan Akhiratmu. Allah taala berfirman:

‎اَلْاَخِلَّاۤءُ يَوْمَئِذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ

“Teman-teman karib pada hari itu (Kiamat) nanti saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.” [QS. Az-Zukhruf 67]

 

Sumber: https://shahihfiqih.com/tazkiyatun-nafz/lihatlah-sejenak-hubungan-pertemanan-kalian/

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#persahabatan #pertemanan #perkawanan #sahabat #shahabat #kawan #teman #kekalabadi #hinggaHariAkhirat #HariKiamat #cintakarenaAllah #salingbermusuhan #kekalselamanya #persahabatankarenaAllah #bukanjumlahpertemanannya #sedikitteman #banyakteman

, ,

TIGA JENIS KESABARAN

TIGA JENIS KESABARAN

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

 

TIGA JENIS KESABARAN

Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata:

“Ada tiga macam kesabaran:
  • Engkau tidak menceritakan sakitmu,
  • Engkau tidak menceritakan musibah yang menimpamu, dan
  • Engkau tidak mentazkiyah (merekomendasi) dirimu sendiri.” [Tafsir ibnu Katsir]

 

Sumber: Shahih Fiqih

 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

 

#3jeniskesabaran #3macamkesabaran #tigajeniskesabaran #tigamacamkesabaran #sabar

, ,

AGAR TIDAK MUDAH TERSINGGUNG

AGAR TIDAK MUDAH TERSINGGUNG
AGAR TIDAK MUDAH TERSINGGUNG
 
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy rahimahullah berkata:
 
‏أذية الناس لا تضرك بل تضرهم، إلا إن أشغلت نفسك في الاهتمام بها، فعند ذلك تضرك كما ضرتهم، فإن أنت لم تضع لها بالاً لم تضرك شيئا.
 
“Perbuatan orang lain yang menyakitkan tidak akan merugikanmu, tetapi akan merugikan diri mereka sendiri. Kecuali jika engkau menyibukkan dirimu dengan memedulikannya, maka ketika itulah hal tersebut akan merugikanmu, sebagaimana merugikan mereka. Namun jika engkau tidak memedulikannya, maka hal itu tidak akan merugikan dirimu sama sekali.” [Al-Wasailul Mufidah, halaman 30]
 
#agartidakmudahtersinggung, #supayatidakmudahtersinggung, #baper #tersinggung, #kesinggung, #tidakgampangtersinggung, #cara, #tips, #rugidirisendiri, #merugikandirisendiri
,

JUJUR DAN YAKINLAH DALAM MELAKUKAN KEBAIKAN

JUJUR DAN YAKINLAH DALAM MELAKUKAN KEBAIKAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
JUJUR DAN YAKINLAH DALAM MELAKUKAN KEBAIKAN
 
Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
 
والحسنة الواحدة قد يقترن بها من الصدق واليقين ما يجعلها تكفر الكبائر.
 
“Satu kebaikan terkadang diiringi oleh kejujuran dan keyakinan, yang menjadikannya menghapus dosa-dosa besar.” [Al-Mustadrak Alal Fatawa, jilid 3 halaman 96]
 
 
#jujurdanyakin #dalammelakukankebaikan #menghapuskandosadosabesar #nasehatulama #petuahulama #nasihatulama #IbnuTaimiyyah