SEMUA BID’AH ADALAH SESAT, TIDAK ADA YANG HASANAH

SEMUA BID’AH ADALAH SESAT, TIDAK ADA YANG HASANAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
SEMUA BID’AH ADALAH SESAT, TIDAK ADA YANG HASANAH
 
Tidak diragukan lagi, bahwa berpegang teguh dengan Al-Kitab dan As-Sunnah adalah kunci keselamatan dari terjerumusnya kepada bid’ah dan kesesatan. Allah berfirman, artinya:
Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya”. [Al-An’am: 153]
 
Rasulullah ﷺ telah menjelaskan hal itu dalam suatu hadis yang diriwayatkan sahabat Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, berkata: Rasulullah ﷺ membuat satu garis untuk kita, lalu bersabda:
“Ini adalah jalan Allah.” Kemudian beliau ﷺ membuat garis-garis di sebelah kanannya dan disebelah kirinya, lalu bersabda:
“Dan ini adalah beberapa jalan, di atas setiap jalan tersebut ada setan yang senantiasa mengajak (manusia) kepada jalan tersebut”.
 
Definisi bid’ah secara istilah yang paling bagus adalah definisi yang dikemukakan oleh Al Imam Asy Syatibi dalam Al I’tishom. Beliau mengatakan, bahwa bid’ah adalah:
 
عِبَارَةٌ عَنْ طَرِيْقَةٍ فِي الدِّيْنِ مُخْتَرَعَةٍ تُضَاهِي الشَّرْعِيَّةَ يُقْصَدُ بِالسُّلُوْكِ عَلَيْهَا المُبَالَغَةُ فِي التَّعَبُدِ للهِ سُبْحَانَهُ
 
Suatu istilah untuk suatu jalan dalam agama yang dibuat-buat (tanpa ada dalil, pen), yang menyerupai syariat (ajaran Islam), yang dimaksudkan ketika menempuhnya adalah untuk berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah ta’ala.
 
Definisi di atas adalah untuk definisi bid’ah yang khusus ibadah dan TIDAK termasuk di dalamnya adat (tradisi).
 
Adapun yang memasukkan adat (tradisi) dalam makna bid’ah, mereka mendefinisikan bahwa bid’ah adalah:
 
طَرِيْقَةٌ فِي الدِّيْنِ مُخْتَرَعَةٍ تُضَاهِي الشَّرْعِيَّةَ يُقْصَدُ بِالسُّلُوْكِ عَلَيْهَا مَا يُقْصَدُ بِالطَّرِيْقَةِ الشَّرْعِيَّةِ
 
Suatu jalan dalam agama yang dibuat-buat (tanpa ada dalil, pen) dan menyerupai syariat (ajaran Islam), yang dimaksudkan ketika melakukan (adat tersebut), adalah sebagaimana niat ketika menjalani syariat (yaitu untuk mendekatkan diri pada Allah). [Al I’tishom, 1/26, Asy Syamilah]
 
Definisi yang tidak kalah bagusnya adalah dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau rahimahullah mengatakan:
 
وَالْبِدْعَةُ : مَا خَالَفَتْ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ أَوْ إجْمَاعَ سَلَفِ الْأُمَّةِ مِنْ الِاعْتِقَادَاتِ وَالْعِبَادَاتِ
 
“Bid’ah adalah i’tiqod (keyakinan) dan ibadah yang menyelishi Al Kitab dan As Sunnah atau ijma’ (kesepakatan) salaf.” (Majmu’ Al Fatawa, 18/346, Asy Syamilah)
 
Ringkasnya, pengertian bid’ah secara istilah adalah SUATU HAL YANG BARU DALAM MASALAH AGAMA, setelah agama tersebut sempurna. [Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Al Fairuz Abadiy dalam Basho’iru Dzawit Tamyiz, 2/231, yang dinukil dari Ilmu Ushul Bida’, hal. 26, Dar Ar Royah]
 
Setelah kita mengetahui definisi bid’ah dan mengetahui, bahwa setiap bid’ah adalah TERCELA dan amalannya TERTOLAK, masih ada suatu kerancuan di tengah-tengah masyarakat, bahwa berbagai kemajuan teknologi saat ini seperti mobil, komputer, HP dan pesawat dianggap sebagai bid’ah yang tercela. Di antara mereka mengatakan:
“Kalau memang bid’ah itu terlarang, kita seharusnya memakai unta saja sebagaimana di zaman Nabi ﷺ”. Perkataan ini muncul karena TIDAK memahami bid’ah dengan benar.
 
Perlu sekali ditegaskan, bahwa yang dimaksudkan dengan bid’ah yang tercela sehingga membuat amalannya tertolak adalah bid’ah dalam AGAMA, dan BUKANLAH perkara baru dalam urusan dunia, yang tidak ada contoh sebelumnya, seperti komputer dan pesawat.
Asy Syatibi juga mengatakan: “Perkara non-ibadah (‘adat) yang murni tidak ada unsur ibadah, maka dia bukanlah bid’ah. Namun jika perkara non-ibadah tersebut dijadikan ibadah, atau diposisikan sebagai ibadah, maka dia bisa termasuk dalam bid’ah.” [Al I’tishom, 1/348]
 
Nabi ﷺ bersabda:
“Apabila itu adalah perkara dunia kalian, kalian tentu lebih mengetahuinya. Namun, apabila itu adalah perkara agama kalian, kembalikanlah padaku.” [HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengomentari bahwa sanad hadis ini Hasan)
 
Sumber:
SalamDakwah
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
 
 
#posterdakwah #islamicquotes #sunnah #bidah, #bid’ah, #tidakadaidhhasanah, #setiapbidahadalahsesat, #setiapbidahadalahkessesatan, #amalantertolak, #arti, #definisi, #makna, #perkarabarudalamagama, #adatistiadat #kebudayaan

MUSIBAH PADA AGAMA ADALAH MUSIBAH PALING BESAR

MUSIBAH PADA AGAMA ADALAH MUSIBAH PALING BESAR
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
MUSIBAH PADA AGAMA ADALAH MUSIBAH PALING BESAR
 
Nabi Nuh berkata:
“Wahai anakku, naiklah bersamaku, dan janganlah kamu bersama orang-orang kafir”. Nabi Nuh TIDAK berkata:
Janganlah bersama orang-orang tenggelam.
 
Karena musibah agama adalah musibah paling besar.
 
“Ya Allah janganlah Engkau menimpakan musibah pada agama kami.”
 
Penulis: Ustadz Zainal Abidin Syamsuddin, Lc
_______________________________
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#posterdakwah #islamicquotes #muslim #muslimah #islam #taslim #tauhid #sunnah #ahlussunnah #salaf #salafi #mosque #hadits #hijrah #islamicpost #salwatv #akhirah #jannah #hadis #musibahagama #musibahterbesar #palingbesar #musibahagama, #musibahpadaagama, #musibahpalingbesar, #musibahterbesar

,

MAKNA LAKI-LAKI YANG HATINYA TERKAIT MASJID

MAKNA LAKI-LAKI YANG HATINYA TERKAIT MASJID
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
MAKNA LAKI-LAKI YANG HATINYA TERKAIT MASJID
 
Inilah mereka yang mendapatkan naungan pada Hari Kiamat. Yang dimaksudkan naungan di sini adalah naungan ‘Arsy Allah, sebagaimana dikuatkan riwayatnya oleh Ibnu Hajar dalam Fath Al-Bari (2: 144).
 
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi ﷺ bersabda:
 
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا
 
“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:
 
1. Pemimpin yang adil.
2. Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.
3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.
5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantic, lalu dia berkata: ‘Aku takut kepada Allah’.
6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Orang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.” [HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712]
 
Laki-laki Yang Hatinya Terpaut dengan Masjid
 
Sungguh Allah ta’ala telah memuji semua orang yang memakmurkan masjid secara umum di dalam firman-Nya:
 
في بيوت أذن الله أن ترفع ويذكر فيها اسمه يسبح له فيها بالغدو والآصال رجال لا تلهيهم تجارة ولا بيع عن ذكر الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة يخافون يوماً تتقلب فيه القلوب والأبصار ليجزيهم الله أحسن ما عملوا ويزيدهم من فضله والله يرزق من يشاء بغير حساب
 
“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang. Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari, yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” [QS. An-Nur: 36-38]
 
Terkaitnya hati dengan masjid hanya akan didapatkan oleh siapa saja yang menuntun jiwanya menuju ketaatan kepada Allah. Hal itu karena jiwa pada dasarnya cenderung memerintahkan sesuatu yang jelek. Sehingga jika dia meninggalkan semua ajakan dan seruan jiwa yang jelek itu dan lebih mendahulukan kecintaan kepada Allah, maka pantaslah dia mendapatkan pahala yang sangat besar.
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#MutiaraSunnah, #mutiarasunnah, #lakilaki, #lelaki, #akhi, #pria, #hatinyaterkaitmasjid, #mesjid, #masjid, #artinya, #maknanya, #definisinya #tujuhgolonganmanusia, #naungan Allah #7golonganmanusia #hatinyaterpautdenganmasjid
, ,

SUNNAH BERJABAT TANGAN BISA MENGGUGURKAN DOSA

SUNNAH BERJABAT TANGAN BISA MENGGUGURKAN DOSA
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
SUNNAH BERJABAT TANGAN BISA MENGGUGURKAN DOSA
 
Ada sunnah mulia yang bisa menggugurkan dosa antara dua orang, yaitu sunnah berjabat tangan.
 
Dari Al Bara’ bin ‘Azib, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidaklah dua Muslim itu bertemu lantas berjabat tangan melainkan akan diampuni dosa di antara keduanya sebelum berpisah.” [HR. Abu Daud no. 5212, Ibnu Majah no. 3703, Tirmidzi no. 2727. Al Hafizh Abu Thohir menyatakan bahwa sanad hadis ini Dhaif. Adapun Syaikh Al Albani menyatakan bahwa hadis ini Shahih]
 
Berjabat tangan yang dimaksud di sini adalah bagian dalam tangan seseorang diletakkan pada bagian dalam telapak tangan yang lainnya. Berjabat tangan ini dilakukan ketika bertemu setelah seseorang mengucapkan salam.
 
 
Sumber: Rumaysho.Com
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#sunnah, #adab,#adabakhlak, #jabattangan, #berjabattangan, #jabatan, #salaman, #gugurkan, #menggugurkan, #dosadosa #diampunidosa, #ampunandosa, #sebelumberpisah #sebelumpisah
, ,

BILA ALLAH MENGINKAN KEBAIKAN, DIA JADIKAN HAMBA-NYA BERAMAL SALEH SEBELUM MENINGGALNYA

BILA ALLAH MENGINKAN KEBAIKAN, DIA JADIKAN HAMBA-NYA BERAMAL SALEH SEBELUM MENINGGALNYA
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
BILA ALLAH MENGINKAN KEBAIKAN, DIA JADIKAN HAMBA-NYA BERAMAL SALEH SEBELUM MENINGGALNYA
 
Disebutkan dalam hadis yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan lainnya [Dishahihkan oleh Syaikh Al-AlBani dalam shahih Jami’ no 304], bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
 
إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يفتح له عملا صالحا بين يدي موته حتى يرضي عليه من حوله
 
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah jadikan ia beramal.” Lalu para sahabat bertanya: “Apa yang dimaksud dijadikan dia beramal?” Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “Dibukakan untuknya amalan saleh sebelum meninggalnya, sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya rida kepadanya.”
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#bilaAllahmenginginkankebaikan, #bilaAllahinginkankebaikan, #baik, #kebaikan, #Allahjadikaniaberamal #amalansaleh, #amalansholih, #amalanshaleh, #orangorangridhakepadanya #amalanshaleh, #orangorangridakepadanya, #ridha, #rida, #ridho #dibukakanuntuknyaamalansaleh, #sebelummeninggalnya, #sebelummatinya, #sebelumwafatnya
, ,

HATI-HATI SOMBONG DAN UTANG

HATI-HATI SOMBONG DAN UTANG
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
HATI-HATI SOMBONG DAN UTANG
 
Dari Tsauban radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
من فارق الروح جسده وهو بريء من ثلاث دخل الجنة: الكبر، والدَّين، والغلول
 
“Barang siapa yang ruhnya berpisah dari jasadnya (meninggal dunia) dan ia berlepas diri dari tiga perkara, niscaya masuk surga, yaitu:
1. Sombong
2. Utang, dan
3. Ghulul (mencuri harta rampasan perang sebelum dibagi)
 
[Shahih al-Jami’ ash-Shaghir no.2169]
 
Sumber: @IslamDiaries
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#mutiarasunnah, #berlepasdiri, #terlepasdari, #tigaperkara, #3perkara, #sombong, #utang,#hutang, #ghulul, #hartarampasanperang #masukSurga #mencurirampasanperang

BAHAYA HARTA HARAM

BAHAYA HARTA HARAM

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

BAHAYA HARTA HARAM
 
Sungguh akan datang kepada manusia suatu zaman, yang saat itu seseorang tidak peduli lagi dari mana dia mendapatkan harta, apakah dari jalan halal ataukah yang haram.’ [HR. al-Bukhari]
 
Rakus dan tamak terhadap dunia, mengekor kepada syahwat dan tamak akan rezeki, serta melupakan Hari Perhitungan, menjadikan manusia terbuai untuk memburu angan-angan gemerlap dan kelezatan dunia, tanpa memperhatikan sumber penghasilan dan usahanya.
 
Dari Khudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu anhu, Rasulullah ﷺ berdiri lalu berkata:
“Kemarilah kalian semua!’ Kemudian para shahabat beliau menghampiri dan duduk menghadap beliau ﷺ. Rasulullah ﷺ bersabda:
‘Ini ada utusan Allah malaikat Jibril. Ia membisikkan ke dalam benakku, bahwa satu jiwa tidak akan wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya, sekalipun rezekinya terlambat datang kepadanya. Karena itu hendaklah kamu bertakwa kepada Allah, dan lakukanlah usaha dengan cara yang baik! Janganlah kedatangan rezeki yang terlambat menyeretmu untuk bermaksiat kepada Allah ﷻ, karena apa yang ada di sisi Allah hanya bisa diraih dengan ketaatan kepada-Nya.” [HR. Bazzar dalam Musnadnya dengan sanad yang Shahih].
 
Kalimat أجملوا في الطلب (lakukanlah usaha dengan cara yang baik!) dalam hadis di atas maksudnya adalah usaha mencari rezeki agar memperoleh pendapatan dunia.
 
Pengaruh Makanan Haram
 
Adakalanya seorang Muslim bersungguh-sungguh dalam melakukan amal saleh, akan tetapi ia memandang remeh dan kurang peduli dengan masalah mengonsumsi harta yang haram. Padahal akibatnya sangat fatal. Orang seperti ini akan rugi di dunia dan di Akhirat. Amal ibadahnya tertolak, doanya tidak akan diijabahi (tidak dikabulkan oleh Allah ﷻ) dan harta serta usahanya tidak akan diberkahi.
 
Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata: “Rasulullah ﷺ bersabda:
“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah adalah baik dan Dia tidaklah akan menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kaum Mukminin, dengan apa yang telah diperintahkan kepada para Rasul:
يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
 
Wahai sekalian para Rasul, makanlah yang baik-baik dan beramal salehlah. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan [QS al-Mukminun:51]
 
Dan Allah ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ
 
“Wahai orang-orang yang beriman, makanlah makanan yang baik dari rezeki yang Kami berikan kepada kalian.” [QS Al Baqoroh:172]
 
Kemudian Nabi ﷺ menceritakan keadaan seseorang yang melakukan safar panjang, rambutnya kusut, mukanya berdoa, menengadahkan tangan ke langit dan berkata: Wahai Rabbku, wahai Rabbku. Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, diberi asupan gizi dari yang haram, maka bagaimana bisa diterima doanya?! [H.R Muslim]
 
Sumber: indonesiabertauhidofficial
 
 
 Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#suatuzaman, #seseorangtidak pedulilagi, #darimanadiamendapatkanharta, #darijalanhalal #haram #hartaharam #hartahalal #tidakpeduli #sesungguhnyaAllahadalahbaik #Diatidaklahakan menerimakecualiyan baik #makananyangbaik #safarpanjang, #rambutnyakusut #adabberdoa #bagaimanabisaditerimadoanya #AdabAkhlak, #akhlak mulia #masabodoh
, ,

APA JADINYA JIKA DAPUR TIDAK NGEBUL 40 HARI?

APA JADINYA JIKA DAPUR TIDAK NGEBUL 40 HARI

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

Bismillah
 
APA JADINYA JIKA DAPUR TIDAK NGEBUL 40 HARI?
 
Allah ta’ala berfirman dalam empat tempat di dalam Alquran:
 
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ
 
“Sesungguhnya dalam yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang bersabar dan bersyukur.“
 
Firman Allah ini terdapat dalam surat Ibrahim ayat 5, Luqman ayat 31, Saba’ ayat 19, dan Asy-Syuura ayat 33
 
Faidah:
 
Allah ta’ala menggandengakan penyebutan dan mengulang-ulang dua keadaan yang agung ini ,yaitu sabar tatakala menghadapi musibah, dan bersyukur tatakala memperoleh nikmat.
 
Demikianlah seharusnya seorang Mukmin. Apapun kondisi yang dialaminya, senantiasa dalam kebaikan dengan sabar dan syukur.
 
Nabi ﷺ bersabda:
 
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ !! إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ ؛ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ ،
 
وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
 
“Sungguh menakjubkan perkaranya orang Mukmin. Segala sesuatu yang terjadi padanya semua merupakan kebaikan. Ini terjadi hanya pada orang Mukmin. Jika mendapat sesuatu yang menyenangkan dia bersyukur, maka itu kebaikan baginya. Jika mendapat keburukan dia bersabar, maka itu juga kebaikan baginya.“ [H.R Muslim]
 
Seorang Mukmin dalam kondisi kesusahan akan mendapat kebaikan berupa pahala orang yang bersabar. Dan dalam kondisi lapang dan senang akan mendapat kebaikan berupa pahala orang yang bersyukur
 
 
 
Penulis: Ustadz dr Adika Mianoki
Sumber: indonesiabertauhidofficial
 
 kuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
#apajadinya, #dapur, #tidakngebul, #tidakngepul, #tidakmasak, #tidak berasap, #40 hari, #sunggu menakjubkan, #perkaranyaorangMukmin, #semu merupakankebaikan. #senangbersyukur, #musibahsabar, #syukur #bersyukur,  #sabar, #bersabar #perkara #urusan #orangmukmin #orangmumin

PENTINGNYA MENGETAHUI SEBAB KAUNIY DAN SEBAB SYARI

PENTINGNYA MENGETAHUI SEBAB KAUNIY DAN SEBAB SYARI

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

 

PENTINGNYA MENGETAHUI SEBAB KAUNIY DAN SEBAB SYARI
 
Dalam pelajaran TAUHID, sebab itu ada dua:
1. Sebab Kauniy
2. Sebab Syari
 
– Kalau sebab Kauniy, ini adalah hukum sebab-akibat alam, atau memang ada penelitian, bahwa itu adalah sebabnya. Misalnya:
 
a. Api kalau kena air ya padam. Kertas kena api terbakar dengan mudah.
b. Motor jalan dengan bahan bakar bensin bukan air (penelitian)
 
– Kalau sebab syari, yaitu sebab yang ditentukan oleh syariat menjadi penyebab sesuatu, MESKIPUN bukan penyebab secara Kauniy. Misalnya:
√ Jika ingin dipanjangkan umur (berkah) dan dimudahkan rezeki, maka silaturahmi. [1]
 
√ Minum air Zamzam saja bisa kenyang, sebagaimana kisah ulama yang kenyang dengan minum Zamzam saja selama sebulan. Atau kisah kesembuhan dengan air Zamzam karena ada hadisnya, bahwa Zamzam itu berkhasiat sesuai niat peminumnya. [2]
 
Padahal secara sebab Kauniy, tidak mungkin orang kenyang hanya minum air saja
 
– Nah, jika terjadi sesuatu diluar atau bukan karena sebab Kauniy maupun sebab syari, misalnya:
√ Orang bisa terbang
√ Kebal ditusuk senjata tajam
√ Bisa menggandakan uang
√ Menganggap angka sial itu angka 13
√ Anggapan benda keramat (keris atau batu) bisa memberi manfaat dan bahaya, padahal hanya benda biasa
Ini semua TIDAK DIBENARKAN SECARA SYARIAT
 
– Jika benar terjadi, misalnya bisa terbang atau menggandakan uang, ada beberapa kemungkinan:
 
1. Trik sulap untuk menipu
2. Sihir atau bantuan setan
3. Karumah
4. Mukjizat (Nabi)
 
– Perbedaan sihir dengan karumah (oleh wali Allah) sangat banyak. Tapi inti utamanya adalah karumah itu muncul insidental dan sesekali saja, sedangkan sihir itu bisa dimunculkan berkali-kali dan dijadikan tontonan.
Perbedaan lainnya sihir dilakukan oleh wali setan dan bisa jadi berpura-pura terlihat seperti ustadz atau kiayi.
 
 
Penyusun: Raehanul Bahraen
[Artikel www.muslimafiyah.com]
 
 
 
Catatan Kaki:
[1] Sebagaimana dalam hadis, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
ﻣَﻦْ ﺃَﺣَﺐَّ ﺃَﻥْ ﻳُﺒْﺴَﻂَ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﺭِﺯْﻗِﻪِ ﻭَﻳُﻨْﺴَﺄَ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﺃَﺛَﺮِﻩِ؛ ﻓَﻠْﻴَﺼِﻞْ ﺭَﺣِﻤَﻪُ
 
“Barang siapa menginginkan untuk diluaskan rezekinya serta diundur ajalnya, hendaklah ia bersilaturrahim”. [HR. Bukhari dan Muslim]
 
[2] Rasulullah ﷺ bersabda:
 
ﺯَﻣْﺰَﻡُ ﻟِﻤَﺎ ﺷُﺮِﺏَ ﻟَﻪُ
 
“Air Zamzam itu sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya.” [HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Irwaaul-Ghaliil, 4/320]
kuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

#pentingnyamengetahui, #sebabkauniy, #sebabsyari, #sebabsyar’i, #penyebabkauniy, #kauni, #kauny, #kauniy,tauhid, #tawheed, #sihir, #sulap, #bantuansetan, #bantuanjin, #wali, #karomah, #karamah, #mujizat, #mukzizat #karumah, #waliAllah, #triksulap, #menggandakanuang, #angkasial13

,

APA YANG TERJADI JIKA TIDAK SALING BERTEGUR SAPA SESAMA MUSLIM?

APA YANG TERJADI JIKA TIDAK SALING BERTEGUR SAPA SESAMA MUSLIM?
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
APA YANG TERJADI JIKA TIDAK SALING BERTEGUR SAPA SESAMA MUSLIM?
>> Ancaman Neraka Jika Belum Damai Sampai Mati
 
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثٍ، فَمَنْ هَجَرَ فَوْقَ ثَلَاثٍ فَمَاتَ دَخَلَ النَّارَ
“Tidak halal bagi seorang Muslim untuk memboikot saudaranya lebih dari tiga hari. Siapa yang memboikot saudaranya lebih dari tiga hari, kemudian dia meninggal, maka dia masuk Neraka.” [HR. Abu Daud 4914, dan dishahihkan Al-Albani]
 
Boikot Setahun Sama dengan Membunuhnya
 
Orang yang memboikot saudaranya tanpa alasan yang benar selama setahun, dosanya seperti menumpahkan darahnya. Dari Abu Khirasy As-Sulami radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
مَنْ هَجَرَ أَخَاهُ سَنَةً فَهُوَ كَسَفْكِ دَمِهِ
“Siapa yang memboikot saudaranya setahun, dia seperti menumpahkan darahnya.” [HR. Ahmad 17935, Abu Daud 4915, dan dishahihkan oleh Syuaib Al-Arnauth]
 
Sumber: https://konsultasisyariah.com/19941-tidak-bertegur-sapa-3-hari.html
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#mutiarasunnah, #tegursapa, #salingtegursapa, #bertegursapa, #sesamaMuslim, #ancamanneraka, #jikatidakberdamai, #musuhan, #saudara, #sodara, #sesamaMuslim, #saudarasesamaMuslim, #boikot, #memboikot, #samadenganmembunuh  #setahun, #satutahun,  #1tahun #menumpahkandarah #memboikotsaudaranyasetahun #damai #musuhan #jikabelumdamaisampaimati