,

HUKUM MEMBAKAR BAJU YANG SUDAH USANG

HUKUM MEMBAKAR BAJU YANG SUDAH USANG
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
HUKUM MEMBAKAR BAJU YANG SUDAH USANG
 
Asy Syeikh Bin Baaz rahimahullah ditanya: “Apakah boleh membakar baju yang sudah tidak bisa dipakai lagi, karena kami mendengar haram hukumnya yang demikian ini?”
 
Beliau rahimahullah menjawab:
 
• Tidak boleh dibakar karena itu namanya menyia nyiakan harta!
 
• Baju baju bekas ini bisa dijadikan bantal, alas tempat duduk, atau disedekahkan kepada fakir miskin.
 
• Adapun dibakar, maka tidak boleh, walaupun ada najisnya. Maka dicuci najis yang ada padanya. Kalau ada gambarnya, maka dijadikan bantal. Karena apabila digunakan untuk bantal pada sesautu yang rendah, maka tidak mengapa gambar digunakan untuk sesautu yang direndahkan.
 
 
 
 
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#hukum #bakarbajusudahusang #membakarpakaiansudahtua #hukummembakarbajusudahusang

, , , ,

BERMAJELIS DENGAN AHLI BIDAH DAN MENGATAKAN CUKUPLAH UMAT INI BERPECAH

BERMAJELIS DENGAN AHLI BIDAH DAN MENGATAKAN CUKUPLAH UMAT INI BERPECAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
BERMAJELIS DENGAN AHLI BIDAH DAN MENGATAKAN CUKUPLAH UMAT INI BERPECAH
 
Penanya:
 
طالب علم يجالس أهل السنة وأهل البدع، ويقول: كفى الأمة تفريقاً وأنا أجالس الجميع.
 
Seorang penuntut ilmu bermajelis kepada Ahlussunnah dan Ahli Bidah, dan ia mengatakan: “Cukuplah umat ini berpecah dan aku tetap bermajelis kepada semuanya.”
 
Jawaban Asy-Syaikh Al-Allamah Shaleh Bin Muhammad Al-Luhaidan hafizhahullah:
 
( هذا مبتدع )، من لم يفرق بين الحق والباطل ويدعي أن هذا لجمع الكلمة فهذا هو الابتداع، نسأل الله أن يهديه. نعم ).
 
“Orang ini Mubtadi. Barang siapa yang tidak membedakan antara Al-Haq dan Al-Bathil dan mengklaim bahwasanya ini untuk menyatukan kalimat, maka ini adalah bidah. Kita memohon kepada Allah memberikan kepadanya hidayah.” [Disadur dari kaset pelajaran bakda Shalat Fajar di Masjid Mabawi pada 23/10/1418 H]
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
 
#larangan #dilarang #bermajelisdenganahlulahlibidah #ahlulbidah #ahlibidah #bidah #mubtadi #alhaqalbathilbatil #harusbisabedakanalhaqkebenarandanalbathil #fatwaulama
, , ,

BERPINDAH DARI ENAM SIFAT KE ENAM SIFAT LAINNYA

BERPINDAH DARI ENAM SIFAT KE ENAM SIFAT LAINNYA
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
 
BERPINDAH DARI ENAM SIFAT KE ENAM SIFAT LAINNYA
>> Di antara keutamaan bermajelis dengan orang-orang saleh
 
Berkata al Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu:
Bermajelis dengan orang-orang saleh mengubahmu dari enam sifat kepada enam sifat yang lain:
1. Dari sifat keraguan kepada yakin.
2. Dari sifat riya kepada ikhlas.
3. Dari sifat lalai kepada zikir (ingat kepada Allah taala).
4. Dari sifat cinta dunia menjadi cinta Akhirat.
5. Dari sifat sombong kepada sifat tawadhu.
6. Dari sifat niat yang jelek kepada nasihat. [Ighatsatul Lahafan (1/136)]

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

#adabakhlak #akhlakmulia #keutamaan #fadhilah #dudukbersamaorangorangsaleh #bermajelisbersamaorangorangsaleh #shaleh #sholih #mengubahenamsifatkeenamsifatlainnya #merubah6sifatke6sifatlainnya

, ,

ORANG YANG RUTIN SHALAT LIMA WAKTU IBARAT ORANG YANG MANDI DI SUNGAI

Orang Yang Rutin Shalat Lima Waktu Ibarat Orang Yang Mandi Di Sungai
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
ORANG YANG RUTIN SHALAT LIMA WAKTU IBARAT ORANG YANG MANDI DI SUNGAI
 
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
 
أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ » . قَالُوا لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ « فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »
 
“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata, “Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu. Dengannya Allah menghapuskan dosa.” [HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667]
 
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu:
 
مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ ». قَالَ قَالَ الْحَسَنُ وَمَا يُبْقِى ذَلِكَ مِنَ الدَّرَنِ
 
“Permisalan shalat yang lima waktu itu seperti sebuah sungai yang mengalir melimpah di dekat pintu rumah salah seorang di antara kalian. Ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali.” Al Hasan berkata: “Tentu tidak tersisa kotoran sedikit pun (di badannya).” [HR. Muslim no. 668]
 
 
 

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

#rutinshalatlimawaktu #rutinshalat5waktu #sepertimandidisungaikali #ibaratmandidikalisungai #Allahhapuskandosanya #tidaktersisakotoransedikitpun #sifatsholatNabi #sholat #shalat #salat #solat

, , ,

JANGAN MALAS KAWAN

JANGAN MALAS KAWAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
 
JANGAN MALAS KAWAN
 
Berkata al-Allamah Abdurrahman bin Nashir as-Sadiy rahimahullah:
Kemalasan adalah sumber kegagalan dan kerugian. Maka orang yang malas tidak akan mendapatkan kebaikan dan tidak memperoleh kemuliaan, serta tidak mendapat bagian di Akhirat dan tidak pula bagian di dunia. [Bahjatu Qulubil Abror, hal 34]
 
 
 
#janganmalaskawan #janganmalassahabat #petuahulama #nasihatulama #kemalasanadalahsumberkegagalandankerugian
,

LENGAN WANITA TERMASUK AURAT

LENGAN WANITA TERMASUK AURAT
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
LENGAN WANITA TERMASUK AURAT
 
Allah taala berfirman:
 
. يَآأَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلاَبِيبِهِنَّ .
 
“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” [QS. Al Ahzab: 59]
 
Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallahu‘anha, beliau berkata:
 
. أَنَّ أَسْمَاءَ بِنْتَ أَبِي بَكْرٍ دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ رِقَاقٌ فَأَعْرَضَ عَنْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ .
 
Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah ﷺ dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah ﷺ pun berpaling darinya dan bersabda:
“Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haid (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini.” Beliau ﷺ menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. [HR. Abu Daud 4140, dalam Al Irwa (6/203) Al Albani berkata: “Hasan dengan keseluruhan jalannya”]
 
Az Zarqaani berkata: “Aurat wanita di depan lelaki Muslim Ajnabi adalah seluruh tubuh selain wajah dan telapak tangan.” [Syarh Mukhtashar Khalil, 176] . Sehingga dari sini kita ketahui, bahwa para ulama menyatakan lengan wanita termasuk aurat yang wajib ditutup. Karena yang masyhur diperselisihkan adalah wajah dan telapak tangan. Maka tidak dibenarkan sebagian Muslimah, walaupun sudah berjilbab, namun membiarkan lengannya terbuka.
 
Wallahu a’lam.

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

#hijabjilbab #batasanauratwanita #batasanauratperempuan #muslimah #lengantermasukauratwanita #lengantermasukauratperempuan #telapaktangandanwajah #auratwanitayangwajibditutup

, ,

STOP MERAYAKAN HARI VALENTINE

STOP MERAYAKAN HARI VALENTINE
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
STOP MERAYAKAN HARI VALENTINE
 
Ini dampak buruk bagi Muslim yang merayakannya:
 
1- Merayakan Valentine itu meniru orang kafir.
2- Merayakan dan menghadirinya bukan ciri orang beriman.
3- Merayakannya berarti mengagungkan tokoh Valentine yang merupakan seorang pendeta Nasrani. Padahal setiap orang akan dibangkitkan bersama orang yang ia cintai.
4- Ucapan selamat Valentine bisa terjerumus dalam syirik dan maksiat.
5- Yang ada hanyalah membuktikan cinta dengan zina atau melakukan perantara menuju zina. Jadi sejatinya bukan cinta hakiki.
6- Menghadiahkan coklat sebagai pembuktian cinta. Padahal ini perayaan yang haram dirayakan oleh Muslim.
Stop deh merayakan Valentine …
 
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
[RumayshoCom]

Baca artikel lengkapnya di RumayshoCom:

* Enam Kerusakan Hari Valentine
https://rumaysho.com/772-6-kerusakan-hari-valentine.html

* Valentine Benarkah Hari Kasih Sayang
https://rumaysho.com/10234-valentine-benarkah-hari-kasih-sayang.html

* Memadu Kasih pada Hari Valentine
https://rumaysho.com/843-memadu-kasih-di-hari-valentine.html

* Bolehkah Menerima Hadiah Coklat Valentine
https://rumaysho.com/6425-bolehkah-menerima-hadiah-coklat-valentine.html

* Hukum Menjual Coklat dan Kado Valentine
https://rumaysho.com/6529-hukum-menjual-coklat-dan-kado-valentine.html

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#saynotoValentine #ValentineNo #Pengantinyes #VengantenYes #zina #Valentinezamannow #ValentinesDaydalamIslam #hukum #hukummerayakanValentine #Palentine #perzinahanterselubung #atasnamakasihsayang #harikasihsayang #solusiorangjatuhcintanikah #nikah #menikah #pernikahan #jatuhcinta #kawin #perkawinan #stopmerayakanValentine #dampakburukmerayakanValentine #akibatburukmerayakanValentine

,

VALENTINE NO VENGANTEN YES

VALENTINE NO VENGANTEN YES
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
VALENTINE NO VENGANTEN YES
 
Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran. Kalau di masa Romawi sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat. Kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama. Maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktik zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.
 
Dalam semangat hari Valentine itu ada semacam kepercayaan, bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang. Na’udzu billah min dzalik.
 
Padahal mendekati zina saja haram, apalagi melakukannya. Allah taala berfirman:
 
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
 
“Dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [QS. Al Isro’ (17): 32]
 
 
 
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
 
 
 
#saynotoValentine #ValentineNo #Pengantinyes #VengantenYes #zina #Valentinezamannow #ValentinesDaydalamIslam #hukum #hukummerayakanValentine #Palentine #perzinahanterselubung #atasnamakasihsayang #harikasihsayang #solusiorangjatuhcintanikah #nikah #menikah #pernikahan #jatuhcinta #kawin #perkawinan
, ,

SUNGGUH TRAGIS, MAMPU MENJAGA DIRI DARI PERBUATAN KEJI DAN ZALIM TAPI …

SUNGGUH TRAGIS, MAMPU MENJAGA DIRI DARI PERBUATAN KEJI DAN ZALIM TAPI ...
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
SUNGGUH TRAGIS, MAMPU MENJAGA DIRI DARI PERBUATAN KEJI DAN ZALIM TAPI …
 
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
“Berapa banyak Anda lihat orang yang mampu menjaga dari perbuatan keji dan kezaliman, sementara itu lisannya mencela (menjatuhkan) kehormatan orang-orang yang masih hidup dan juga orang-orang yang telah mati, tanpa peduli sedikit pun tentang apa yang ia ucapkan.” [Ad-Da’ wa ad-Dawa’ halaman 191]
 
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat
 
#adabakhlak #akhlakmulia #jagalisan #mencelakehormatanoranghidupdanmati #akhlakburuk #janganmencelakehormatan #nasihatulama #petuahulama
 
, , ,

BENCI DENGAN POPULARITAS

BENCI DENGAN POPULARITAS
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ 
BENCI DENGAN POPULARITAS
 
Kebanyakan orang ingin kondang dan tenar. Keinginan ini sering kita temukan pada para artis. Namun orang yang tahu agama pun punya keinginan yang sama. Banyak yang selfie dan ngevlog dan menulis caption hadis-hadis nabi. Sungguh hal ini sangat berbeda dengan kelakukan ulama salaf yang selalu menyembunyikan diri mereka dan menasihatkan agar kita pun tidak usah mencari ketenaran.
 
Abu Ayub As Sikhtiyani mengatakan: “Seorang hamba sama sekali tidaklah jujur, jika keinginannya hanya ingin mencari ketenaran.” [Lihat Ta’thirul Anfas, hal. 276]
 
Ibnul Mubarok mengatakan, bahwa Sufyan Ats Tsauri pernah menulis surat padanya, “Hati-hatilah dengan ketenaran.” [Lihat Ta’thirul Anfas, hal. 277]
 
Daud Ath Tho’i mengatakan: “Menjauhlah engkau dari manusia, sebagaimana engkau menjauh dari singa.” [Lihat Ta’thirul Anfas, hal. 278) Maksudnya, tidak perlu kita mencari-cari ketenaran ketika beramal saleh.
 
Imam Ahmad mengatakan: “Beruntung sekali orang yang Allah buat ia tidak tenar.” Beliau juga pernah mengatakan: “Aku lebih senang jika aku berada pada tempat yang tidak ada siapa-siapa.” [Lihat Ta’thirul Anfas, hal. 278]
 
Al Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan: “Rahimahullahu ‘abdan akhmala dzikrohu (Semoga Allah merahmati seorang hamba yang tidak ingin dirinya dikenal/tenar)” [Lihat Ta’thirul Anfas, hal. 280]
 
Basyr bin Al Harits Al Hafiy mengatakan: “Aku tidak mengetahui ada seseorang yang ingin tenar kecuali berangsur-angsur agamanya pun akan hilang. Silakan jika ketenaran yang dicari. Orang yang ingin mencari ketenaran, sungguh ia kurang bertakwa pada Allah.” Suatu saat juga Basyr mengatakan: “Orang yang tidak mendapatkan kelezatan di Akhirat adalah orang yang ingin tenar.” [Lihat Ta’thirul Anfas, hal. 284]
 
Ibrahim bin Ad-ham mengatakan: “Tidaklah bertakwa pada Allah, orang yang ingin kebaikannya disebut-sebut orang.” [Lihat Ta’thirul Anfas, hal. 286]
 
Catatan penting yang perlu diperhatikan:
Imam Al Ghozali mengatakan: “Yang tercela adalah apabila seseorang mencari ketenaran. Namun jika ia tenar karena karunia Allah tanpa ia cari-cari, maka itu tidaklah tercela.”
 
 
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: http://nasihatsahabat.com/
Email: [email protected]
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

 

 

#bencidenganpopularitas #benciterkenal #populer #tenar #kondang #adabakhlak, #akhlakmulia #nasihatulama #nasehatulama #petuahulama #mutiarasalaf #ngetop