BENARKAH DALIL BOLEH UCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN ADA DI ALQURAN?

BENARKAH DALIL BOLEH UCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN ADA DI ALQURAN?

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

? ⚜ BENARKAH DALIL BOLEH UCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN ADA DI ALQURAN? ⚜?

 

✅Allah ta’ala berfirman:

وَالسَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا

“Dan keselamatan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa ‘alaihissalam), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” (QS. Maryam: 33)

Di antara penjelasan ahli tafsir mengenai ayat di atas adalah:

▶️Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan: “Dalam ayat ini ada penetapan Ubudiyah Isa kepada Allah, yaitu bahwa ia adalah makhluk Allah yang hidup dan bisa mati, dan beliau juga akan dibangkitkan kelak sebagaimana makhluk yang lain. Namun Allah memberikan keselamatan kepada beliau pada kondisi-kondisi tadi (dihidupkan, dimatikan, dibangkitkan), yang merupakan kondisi-kondisi paling sulit bagi para hamba. Semoga keselamatan senantiasa terlimpah kepada beliau” (Tafsir Al Qur’an Al Azhim, 5-230)

▶️As Sa’di rahimahullah menjelaskan: “Maksudnya, atas karunia dan kemuliaan Rabb-nya, beliau dilimpahkan keselamatan pada hari dilahirkan, pada hari diwafatkan, pada hari dibangkitkan dari kejelekan, dari gangguan setan dan dari dosa. Ini berkonsekuensi beliau juga selamat dari kepanikan menghadapi kematian, selamat dari sumber kemaksiatan, dan beliau termasuk dalam Daarus Salam. Ini adalah mu’jizat yang agung dan bukti yang jelas bahwa beliau adalah Rasul Allah, hamba Allah yang sejati” (Taisir Kariimirrahman, 1/492).

▶️Ath Thabari rahimahullah menjelaskan: “Maksudnya keamanan dari Allah terhadap gangguan setan dan tentaranya pada hari beliau dilahirkan, yang hal ini tidak didapatkan orang lain selain beliau. Juga keselamatan dari celaan terhadapnya selama hidupnya. Juga keselamatan dari rasa sakit ketika menghadapi kematian. Juga keselataman kepanikan dan kebingungan ketika dibangkitkan pada Hari Kiamat sementara orang-orang lain mengalami hal tersebut ketika melihat keadaan yang mengerikan pada hari itu” (Jami’ul Bayan Fi Ta’wilil Qur’an, 18/193)

Demikianlah di antara penjelasan para ahli tafsir, yang semuanya menjelaskan makna yang sama garis besarnya. TIDAK ADA dari mereka yang memahami ayat ini sebagai dalil dari bolehnya memeringati hari kelahiran (Ulang Tahun).

Oleh karena itu, kepada orang yang berdalil bolehnya ucapankan Selamat Ulang Tahun dengan ayat ini, berikut beberapa poin sanggahannya:

?Rasulullah ﷺ yang menerima ayat ini dari Allah tidak pernah memahami, bahwa ayat ini membolehkan ucapan Selamat Ulang Tahun atau merayakannya. Dan beliau ﷺ juga tidak pernah melakukannya.

?Para sahabat Nabi yang ada ketika Nabi ﷺ menerima ayat ini dari Allah pun tidak memahami demikian.

?Ayat ini bukti penetapan ubudiyah Isa ‘alaihis salam kepada Allah. Karena beliau hidup sebagaimana manusia biasa, bisa mati, dan akan dibangkitkan pula di Hari Kiamat sebagaimana makhluk yang lain. Dan beliau mengharap serta mendapat keselamatan semata-mata hanya dari Allah Ta’ala.

?Para ulama menafsirkan السَّلامُ (As Salaam) di sini maknanya adalah ‘Keselamatan dari Allah‘, bukan ucapan selamat.

?Baiklah. Katakan kita tafsirkan ayat ini dengan akal-akalan cetek kita. Kita terima bahwa السَّلامُ (As Salaam) di sini maknanya ucapan selamat. Lalu kepada siapa ucapan selamatnya? السَّلامُ عَلَيَّ ‘As Salaam alayya (kepadaku)’, berarti ucapan selamat seharusnya kepada Nabi Isa ‘alaihissalam, bukan kepada orang selainnya.

Pembahasan ini semata-mata dalam rangka nasihat kepada saudara sesama Muslim. Kita yakin, sebagai Muslim harus berakhlak mulia. Dan untuk berakhlak yang baik itu tidak harus dengan ikut-ikut mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada orang yang berulang tahun. Akhlak yang baik dengan berkata yang baik, lemah lembut, tidak menzhalimi mereka, tidak mengganggu mereka, menunaikan hak-hak tetangga jika mereka jadi tetangga kita, bermuamalah dengan profesional dalam pekerjaan, dll.

Wabillahi at taufiq was sadaad

 

Dinukil dari: https://kangaswad.wordpress.com/2012/12/25/dalil-selamat-natal-dalam-al-quran/

Dengan pengubahan redaksi seperlunya oleh tim Redaksi Nasihat Sahabat.

 

 

? Baca artikel lengkap di: ?  

┄┄┉┉✽̶»̶̥  ?? ? »̶̥✽̶┉┉┄┄
Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke sahabat terdekat..!
www.nasihatsahabat.com

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *