APA MAKNA RAUDHAH ADALAH TAMAN SURGA?

APA MAKNA RAUDHAH ADALAH TAMAN SURGA?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

#TanyaJawab

APA MAKNA RAUDHAH ADALAH TAMAN SURGA?

Pertanyaan:

Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Ustadz, apa makna dari hadis:

مَا بَيْنَ بَيْتِي وَ مِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ

“Antara rumahku dan mimbarku merupakan taman dari taman-taman Jannah”

[Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim serta yang lainnya, dari hadis Abdullah bin Zaid al-Mazini].

Tempat tersebut adalah yang umum disebut masyarakat dengan istilah “Raudhah” dan banyak orang yang antusias mendapatkan tempat tersebut untuk beribadah seperti berdoa, shalat, i’tikaf, dan lain-lain. Apakah tempat tersebut memang mustajabah untuk berdoa? Apakah batasan-batasan tentang kemuliaan tempat tersebut sesuai syariat?

Dijawab Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah:

Waalaikumussalam warahmatullaahi wabarokaatuh.

Ada beberapa penafsiran dari para Ulama tentang apakah yang dimaksud tempat tersebut sebagai taman Surga. Ada dua penafsiran utama:

  1. Tanah yang berada di antara rumah dan mimbar beliau ﷺ itu nantinya akan diletakkan di Surga.
  2. Beribadah di tempat itu bisa menghantarkan ke Surga.

Kedua penafsiran ini disebutkan oleh al-Imam an-Nawawiy dalam syarh Shahih Muslim.

Syaikh Bin Baz dalam salah satu fatwanya menjelaskan, bahwa jika seseorang masuk ke Masjid Nabawi, ia melakukan sholat dua rokaat (Tahiyyatul Masjid). Jika dilakukan di ar-Roudhoh asySyariifah, maka itu lebih utama (Majmu’ Fataawa Ibn Baaz (16/100)).

 يَزِيدُ بْنُ أَبِي عُبَيْدٍ قَالَ

كُنْتُ آتِي مَعَ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ فَيُصَلِّي عِنْدَ الْأُسْطُوَانَةِ الَّتِي عِنْدَ الْمُصْحَفِ فَقُلْتُ يَا أَبَا مُسْلِمٍ أَرَاكَ تَتَحَرَّى الصَّلَاةَ عِنْدَ هَذِهِ الْأُسْطُوَانَةِ قَالَ فَإِنِّي رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى الصَّلَاةَ عِنْدَهَا

Yazid bin Abu ‘Ubaid berkata: “Aku dan Salamah bin Al Akwa’ datang (ke Masjid), lalu dia shalat menghadap tiang yang dekat dengan tempat mushaf (arRoudhoh asy-Syariifah). Lalu aku tanyakan, ‘Wahai Abu Muslim, kenapa aku lihat kamu memilih tempat shalat dekat tiang ini? ‘ Dia menjawab: ‘Sungguh aku melihat Nabi ﷺ memilih untuk shalat di situ’.”(H.R alBukhari dan Muslim).

Wallaahu A’lam.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *