APA FAIDAH BERDOA SEMENTARA TAKDIR TIDAK MUNGKIN DITOLAK?

/, Fikih dan Muamalah/APA FAIDAH BERDOA SEMENTARA TAKDIR TIDAK MUNGKIN DITOLAK?

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

#DoaZikir

APA FAIDAH BERDOA SEMENTARA TAKDIR TIDAK MUNGKIN DITOLAK?

Pertanyaan ini telah dijawab oleh Imam Nawawi di dalam kitab Al Adzkar. Beliau menukilkan perkataan Imam Ghazali yang mengatakan:

‘Ketahuilah, sejatinya menolak musibah dengan doa adalah termasuk takdir Allah. Doa merupakan sebab untuk menolak musibah dan sekaligus sebab terwujudnya rahmat. Hal ini bagaikan perisai yang merupakan sebab untuk menangkis senjata, atau air yang merupakan sebab tumbuhnya tanaman dari dalam bumi. Sebagaimana perisai dan anak panah yang saling menyerang dan menahan, demikian pula halnya doa dan musibah. Dan dalam mengakui takdir, tidak disyaratkan untuk meninggalkan senjata saat perang. Allah ta’ala berfirman:

وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُم وَأَسْلِحَتِهِمْ

“Hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka.” (QS. An Nisaa:102)

Betul, Allah telah menakdirkan segala sesuatu. Namun Allah jualah yang telah menakdirkan sebab-sebabnya.

Berikutnya, yang juga termasuk faidah dari doa adalah hadirnya hati dan rasa butuh kepada Allah. Keduanya merupakan puncak akhir dari pengahambaan diri dan makrifat kepada Allah. Wallahu a’lam.” [Al Adzkar, hal: 354]

 

Sumber: https://muslim.or.id/19063-dzikir-dan-doa-mohon-perlindungan-dari-bahaya.html

2017-07-08T06:01:37+00:00 8 July 2017|Doa dan Dzikir, Fikih dan Muamalah|0 Comments

Leave A Comment

12 − two =